Setelah menikah sebagian besar pasangan suami istri ingin segera mempunyai buah hati. Atau, ingin menambah momongan setelah si kakak sudah waktunya punya adik. Namun Beberapa pasangan mungkin bisa cepat hamil sementara yang lain butuh waktu lebih lama dan usaha yang lebih gigih. Jika Anda salah satunya, jangan langsung berkecil hati. Yuk, intip tips ampuh berikut ini agar program hamil Anda bisa berjalan optimal.

  1. Memperhatikan makanan

Hal paling pertama yang perlu dilakukan ketika memutuskan untuk hamil adalah menjaga asupan makanan. Hindari makanan atau minuman yang tidak sehat dan gantilah dengan yang lebih bergizi seperti makanan organik, bebas hormon, dan bebas transgenik. Beberapa makanan yang dipercaya mampu meningkatkan kualitas sel telur diantaranya sayur dan buah, karbohidrat kompleks seperti gandung jagung, dan umbi-umbian, lemak nabati seperti almond, kacang-kacangan dan buah alpukat, serta minum susu.

 

  1. Stop KB dan Alat Kontrasepsi Lainnya

Cara program hamil tentunya dimulai dengan menghentikan penggunaan alat kontrasepsi apa pun, seperti kondom, pil KB, suntik KB, spiral, atau implan, beberapa bulan sebelum Anda dan suami memulai program hamil. Untuk wanita yang telah mengonsumsi kontrasepsi oral beberapa lama, maka tubuh membutuhkan waktu hingga beberapa kali siklus menstruasi agar bisa mulai berovulasi secara teratur lagi dan siap untuk hamil.

 

  1. Cek Kondisi Kesehatan Anda dan Pasangan

Sebelum Anda dan pasangan memulai program hamil, sebaiknya cek kondisi kesehatan masing-masing terlebih dahulu. Tes kesehatan untuk program hamil yang biasa dianjurkan dokter meliputi tes darah, kadar gula darah, fungsi tiroid, pap smear, dan lain sebagainya. Pemeriksaan ini penting dilakukan supaya dokter mengetahui ada tidaknya kelainan atau masalah kesehatan yang dimiliki Anda dan pasangan. Jangan lupa tanyakan juga pada dokter mengenai obat atau vitamin yang aman dikonsumsi untuk persiapan kehamilan.

  1. Deteksi Masa Subur

Tidak peduli seberapa sering Anda dan pasangan berhubungan intim, jika Anda tidak melakukannya pada masa subur, Anda tetap sulit untuk hamil. Jika sel telur yang dilepaskan saat masa subur wanita ini berhasil dibuahi oleh sperma, maka wanita akan berpotensi hamil. Namun, jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma, sel telur akan mati dan menstruasi pun terjadi.

Untuk menghitung masa subur, Anda harus mengetahui dulu waktu-waktu kapan terjadi menstruasi. Buat dan catat pada kalender menstruasi untuk mengetahui masa perkiraan dan menghitung masa subur. Atau bisa juga menggunakan alat prediksi ovulasi. Alat ini bekerja dengan mendeteksi peningkatan luteinizing hormone (LH) dalam urine, yang mana peristiwa tersebut terjadi sekitar 36 sampai 48 jam sebelum Anda berovulasi.

 

  1. Lakukan Seks di Waktu yang Tepat

Setelah mengetahui kapan masa subur, lakukanlah hubungan intim bersama pasangan. Anda bisa melakukan hubungan seksual 1 atau 3 hari sebelum sel telur dilepaskan.

Anda juga bisa berhubungan seksual 12 sampai 24 jam setelah ovulasi terjadi. Berhubungan intim pada waktu-waktu tersebut dipercaya sebagai cara cepat hamil yang cukup efektif, bahkan peluang keberhasilan proses pembuahan pun akan lebih besar.

  1. Tentukan Posisi Seks yang Nyaman

Posisi hubungan seksual apa pun yang berhasil membawa sperma mendekati leher rahim (atau bahkan vagina) dapat membuat Anda hamil. Tetapi, ada posisi tertentu yang diduga bekerja menentang gravitasi, sehingga bisa mencegah kemulusan sperma berenang ke hulu. Diantaranya posisi yang menguntungkan untuk promil yaitu misionaris, doggy style, atau woman-on-top. Pada dasarnya, semua posisi seks itu baik, asalkan Anda dan pasangan merasa nyaman ketika melakukannya.

  1. Sering Berhubungan Seks

Tips sukses program hamil lainnya adalah sering-sering berhubungan seks. Namun ingat, sebaiknya tidak melakukan hubungan intim secara berlebihan. Berlebihan di sini adalah ketika Anda dan pasangan terlalu memforsir diri masing-masing untuk berhubungan seks. Alih-alih ingin cepat punya momongan, hal tersebut justru membuat tubuh Anda dan pasangan jadi kelelahan dan stres. Jika sudah begini, aktivitas seks jadi tidak berjalan secara optimal. Idealnya, lakukanlah hubungan intim dua sampai tiga kali dalam seminggu.

  1. Rutin Olahraga dan Berhenti Merokok

Kebugaran tubuh juga penting untuk diperhatikan karena hal tersebut juga sangat menentukan peluang keberhasilan program hamil. Tak melalu harus olahraga dengan intensitas tinggi, Anda bisa melakukan olahraga apapun yang Anda sukai. Kuncinya satu, buatlah diri Anda bergerak setiap hari.

Selain itu apabila Anda ingin program hamil ini berjalan sukses, baiknya mulailah berhenti merokok. Merokok dapat menjadi penyebab ketidaksuburan dan bahkan mandul. Kalahkan ego Anda dan bulatkan tekad untuk berhenti merokok sekarang juga.

Sekian tips yang bisa Anda dan pasangan lakukan supaya progam hamil berhasil. Jangan lupa untuk selalu mengecek sperma dan memeriksakan kondisi rahim secara berkala demi berhasilnya program kehamilan. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Source :
Hello Sehat
Instagram Kehamilan Sehat