Banyak Momsui yang merasa khawatir bayinya tidak kenyang minum ASI saat menyusui langsung alias Direct Breastfeeding (DBF). Menyusui secara DBF memang tidak bisa menakar langsung jumlah ASI yang diminum bayi seperti saat minum ASI perah dari botol dot. Oleh karena itu, Momsui perlu mengenali tanda kapan bayi sudah kenyang minum ASI saat DBF. Tujuannya agar asupan nutrisi yang diserap bayi dari ASI dapat memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.
Mengapa penting memastikan bayi sudah kenyang ASI?
Bayi yang minum ASI sampai kenyang, akan memiliki tumbuh kembang yang baik. Sebaliknya, jika bayi kekurangan ASI maka bisa berdampak ke pertumbuhan dan perkembangan yang tidak sesuai dengan usianya.
Dampak bayi yang kurang minum ASI :
- Bayi rewel dan tidur tidak pulas
- Berat badan tidak naik bahkan turun dari kurva pertumbuhan
- Frekuensi BAK dan BAB berkurang
- Bayi terlihat lesu
- Payudara masih keras dan tidak melunak
Oleh karena itu, Momsui perlu mengenali tanda-tanda kapan bayi sudah kenyang minum ASI saat menyusui langsung.
Tanda-tanda bayi sudah kenyang minum ASI saat DBF
Ada beberapa respon dan gerak tubuh bayi yang menjadi tanda bayi sudah kenyang minum ASI saat menyusu. Berikut 10 tanda bayi sudah merasa cukup dan kenyang saat menyusu :
Hisapan bayi mulai melambat
Saat lapar, bayi akan menyusu dengan hisapan yang kuat. Jika sudah mulai kenyang, bayi akan memperlambat hisapan ASI. Tanda ini biasanya terlihat saat menyusu, pipi bayi yang semula tampak cekung, lama kelamaan terlihat lebih penuh atau membulat. Frekuensi hisapan juga jadi lebih stabil dan pelan menandakan bayi sudah merasa puas saat menyusu.
Bayi tampak mudah teralihkan perhatiannya
Bayi yang masih lapar biasanya akan lebih fokus dan tenang saat menyusu. Jika sudah kenyang, biasanya penglihatan dan pendengaran bayi mulai mudah teralihkan. Jadi, kalau tiba-tiba fokus bayi teralihkan saat mendengar atau melihat sesuatu, biasanya karena bayi sudah kenyang dan cukup ASI.
Tangan yang semula mengepal menjadi lebih rileks dan terbuka
Tangan bayi akan mengepal saat menyusu ketika kelaparan. Jika sudah kenyang, kepalan tangan bayi mulai terbuka dan lebih rileks. Ini bisa menjadi tanda bahwa bayi sudah merasa cukup dengan ASI.
Bayi mulai melepas hisapan dan menjauhkan kepalanya dari payudara
Ketika sudah kenyang, bayi secara mandiri akan menjauhkan mulutnya dari payudara Momsui. Ia akan mengalihkan pandangannya dan menjauhkan kepalanya dari payudara.
Bayi tiba-tiba menutup mulut
Bayi akan menutup mulutnya secara tiba-tiba jika sudah merasa kenyang dan cukup ASI. Meskipun Momsui mencoba mendekatkan payudara ke arah mulut bayi, jika sudah kenyang bayi akan otomatis menolaknya dengan menutup mulut dan memalingkan kepalanya.
Bayi menangis saat sesi menyusu
Bayi yang menangis saat menyusu bisa jadi karena sudah kenyang dan mulai mengantuk. Sehingga Momsui bisa mengakhiri sesi menyusui dan menidurkannya.
Bayi mulai tertidur
Bayi yang tiba-tiba tertidur saat sedang menyusu juga menandakan bahwa ia sudah kenyang dan cukup ASI. Biasanya, bayi akan perlahan melepaskan hisapannya dan membuka mulutnya.
Oleh karena itu, Momsui juga perlu memperhatikannya. Karena jika ASI masih terus keluar namun sudah tidak dihisap khawatirnya akan masuk ke hidung dan saluran napas si kecil.
Tubuh bayi terlihat lebih nyaman
Ketika lapar, tubuh bayi akan lebih tegang dan posisinya terlihat tidak rileks. Jika sudah kenyang, perlahan tubuh bayi memposisikan diri lebih nyaman.
Bayi gumoh dan sedikit bersendawa
ASI yang sudah memenuhi lambung bayi biasanya akan keluar kembali secara natural dengan gumoh. Oleh karena itu, jika bayi sudah terlihat kenyang sebaiknya Momsui posisikan bayi tegak sambil digendong dan menepuk pelan punggungnya sampai sendawa.
Bayi cegukan
Cegukan pada bayi bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah minum ASI terlalu cepat dan terlalu kenyang. Saat bayi menyusu terlalu cepat, aliran udara bisa ikut tertelan sehingga bayi cegukan untuk mengeluarkan udara tersebut.
Sebaiknya Momsui segera gendong si kecil sambil memposisikan bayi untuk disendawakan.
Cara memastikan bayi sudah cukup ASI
Selain mengenali tanda bayi sudah kenyang minum ASI, Momsui juga perlu memastikan ASI yang diminum si kecil cukup dan berkualitas. Momsui dapat mengevaluasi tumbuh kembang si kecil dari kecukupan ASI-nya.
Tanda bayi sudah cukup ASI dan kenyang minum ASI yaitu :
- Bayi tampak puas setelah menyusu
- Bayi terlihat aktif dan responsif
- Berat badan bayi naik sesuai kurva pertumbuhan
- Frekuensi BAK >6 kali sehari dengan urine berwarna jernih
- Frekuensi BAB >4 kali sehari dengan volume sebanyak 1 sendok makan
Bayi yang cukup ASI akan memiliki tumbuh kembang yang sehat dan sesuai dengan tahapan usianya. Penting untuk memastikan ASI yang diproduksi memiliki kualitas dan kuantitas yang baik.
Momsui dapat berkonsultasi dengan dokter konselor laktasi di KS Women and Children Clinic. Sehingga Momsui bisa mendapatkan panduan dan masukan yang lebih lengkap terkait pemberian ASI yang optimal untuk si kecil.









0 Comments