Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Vaksin Hepatitis B pada Bayi: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

vaksin hepatitis B pada bayii

Salah satu jenis vaksin yang diwajibkan dari program pemerintah dan disarankan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) adalah vaksin Hepatitis B. Vaksin ini diberikan pada bayi baru lahir sebagai perlindungan dan pencegahan dari infeksi Hepatitis B. Apa saja manfaat dan kapan sebaiknya vaksin Hepatitis B diberikan? Simak penjelasan lengkap serta efek samping dari vaksin Hepatitis B. Sehingga Mom & Dad dapat memastikan pentingnya imunisasi dan memastikan si Kecil mendapatkan perlindungan yang optimal sejak dini. 

Apa itu vaksin Hepatitis B?

Vaksin Hepatitis B adalah imunisasi yang diberikan untuk melindungi tubuh dari infeksi virus Hepatitis B, yaitu virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan peradangan, sirosis, bahkan kanker hati jika tidak ditangani. 

Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi. Sehingga jika tubuh terpapar virus di kemudian hari, bayi sudah memiliki perlindungan. Vaksin Hepatitis B termasuk dalam program imunisasi rutin bayi yang disarankan oleh IDAI. Pemberian vaksin ini wajib diberikan sejak bayi baru lahir, untuk memastikan perlindungan sejak awal kehidupan.

Vaksin Hepatitis B tersedia dalam formulasi antigen tunggal dan dalam kombinasi dengan vaksin lain. Pada bayi baru lahir diberikan vaksin Hepatitis B monovalen atau vaksin tunggal. Sedangkan untuk vaksin Hepatitis B kombinasi diberikan pada dosis lanjutan sesuai jadwal imunisasi yang sudah ditentukan oleh dokter.  

Manfaat vaksin Hepatitis B 

Memberikan vaksin Hepatitis B pada bayi sejak lahir memiliki berbagai manfaat penting untuk kesehatan dan imunitas dalam jangka panjang si kecil. Berikut beberapa manfaat dari pemberian imunisasi Hepatitis B : 

Melindungi bayi dari infeksi Hepatitis B

Vaksin ini membantu tubuh bayi membentuk antibodi untuk melawan virus Hepatitis B, sehingga mencegah infeksi sejak dini. Jika diberikan dalam 24 jam pertama setelah lahir, vaksin ini dapat mencegah penularan Hepatitis B pada bayi hingga 95%, sehingga sangat penting untuk diberikan tepat waktu.

Mencegah komplikasi serius

Dengan perlindungan dari vaksin, risiko bayi mengalami penyakit hati kronis, sirosis, atau kanker hati di kemudian hari dapat diminimalkan.

Memberikan perlindungan jangka panjang

Vaksin Hepatitis B tidak hanya melindungi bayi di masa bayi, tetapi juga membantu membentuk imunitas tubuh yang bertahan hingga dewasa.

Mencegah penularan dari ibu ke anak

Bayi yang lahir dari ibu pembawa virus Hepatitis B memiliki risiko tinggi tertular; vaksin membantu mengurangi kemungkinan penularan tersebut. Dengan memberikan vaksin Hepatitis B sesuai jadwal yang dianjurkan, Mom & Dad dapat memastikan si kecil mendapatkan perlindungan optimal sejak awal kehidupan, sehingga tumbuh sehat dan aman dari risiko penyakit hati.

Kapan pemberian vaksin Hepatitis B pada bayi?

Vaksin Hepatitis B pertama kali diberikan melalui suntikan di otot paha bayi segera setelah lahir, idealnya sebelum berusia 24 jam. Untuk memberikan perlindungan dini terhadap infeksi Hepatitis B. Pemberian vaksin ini biasanya dilakukan setelah penyuntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya.

Adapun jadwal pemberian vaksin Hepatitis B menurut rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) adalah sebagai berikut:

  • Dosis 0 : Diberikan dalam 24 jam pertama setelah lahir, biasanya saat bayi masih berada di rumah sakit.
  • Dosis 1: Diberikan pada usia 2 bulan.
  • Untuk dosis 2: dapat diberikan pada usia 3 bulan.
  • Dosis 3: Diberikan pada usia 4 bulan.
  • Dosis 4 (booster): Diberikan pada usia 18 bulan untuk memperkuat dan mempertahankan kekebalan jangka panjang.

Untuk bayi dengan berat lahir kurang dari 2.000 gram, imunisasi Hepatitis B sebaiknya ditunda hingga bayi berusia 1 bulan atau saat pulang dari rumah sakit. Kecuali jika bayi lahir dari ibu HBsAg positif (positif Hepatitis B) maka vaksin tetap diberikan segera setelah lahir dan bayi dalam kondisi bugar.

Bagi bayi dari ibu HBsAg positif, selain vaksin Hepatitis B, diberikan juga Hepatitis B Immunoglobulin (HBIg) pada paha yang berbeda. Dalam 24 jam pertama setelah lahir. Jika pemberian HBIg setelah 48 jam, maka akan menurunkan efektivitas. Akan tetapi masih bisa diberikan hingga 7 hari setelah kelahiran.

Setelah serangkaian vaksinasi selesai, bayi perlu dilakukan pemeriksaan anti-HBs pada usia 9–12 bulan untuk memastikan terbentuknya kekebalan. Jika ada keterlambatan dosis terakhir, pemeriksaan dapat dilakukan 1–2 bulan setelah dosis terakhir.

Efek samping imunisasi Hepatitis B pada bayi?

Imunisasi Hepatitis B umumnya aman untuk bayi dan efek samping yang muncul biasanya ringan dan sementara. Beberapa reaksi yang paling sering terjadi meliputi nyeri, kemerahan, atau bengkak di area suntikan, serta demam ringan. 

Pada kasus yang sangat jarang, bayi dapat mengalami reaksi alergi serius. Seperti sulit bernapas atau pembengkakan parah, terutama pada bayi yang memiliki alergi terhadap komponen vaksin, misalnya ragi. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dan bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan pemantauan yang baik setelah imunisasi dan mengikuti jadwal vaksin yang dianjurkan si Kecil tetap akan mendapatkan perlindungan optimal dari Hepatitis B, sementara risiko efek samping dapat diminimalkan.

Agar pemberian vaksinasi pada si Kecil lebih optimal, Mom & Dad dapat memilih layanan imunisasi di KS Women and Children Clinic. Dengan dampingan dokter spesialis anak yang berpengalaman dan fasilitas yang ramah anak. Proses imunisasi dilakukan secara aman, nyaman, dan sesuai jadwal, sehingga tumbuh kembang si Kecil dapat terlindungi sejak dini dengan lebih optimal.

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/11/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/11/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares