Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Kenapa Ibu Hamil Harus Cek Gula Darah? Ini Manfaat dan Risikonya Jika Diabaikan

cek gula darah ibu hamil

Saat hamil, tubuh Mommils akan mengalami banyak perubahan, termasuk cara tubuh mengatur kadar gula darah. Meski seringkali tidak menimbulkan gejala, kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat berdampak serius bagi kesehatan ibu dan janin. Inilah sebabnya mengapa pemeriksaan gula darah menjadi salah satu bagian penting dalam pemeriksaan kehamilan yang tidak boleh dilewatkan. 

Dengan melakukan cek gula darah secara rutin, Mommils dapat mendeteksi lebih dini risiko komplikasi kehamilan maupun persalinan. Lalu, sebenarnya kenapa ibu hamil harus cek gula darah dan apa saja manfaat dan risikonya jika pemeriksaan ini diabaikan? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini. 

Artikel lainnya : Cek Urine Ibu Hamil untuk Apa? Ini Jenis Pemeriksaan Lab yang Perlu Mommils Ketahui

Pentingnya cek gula darah saat hamil 

Cek gula darah saat hamil sangat penting untuk memastikan kadar gula darah (glukosa) tetap dalam batas normal selama kehamilan. Perubahan hormon dapat mempengaruhi kerja insulin sehingga meningkatkan risiko terjadinya diabetes gestasional yang seringkali tidak menimbulkan gejala.

Dengan pemeriksaan gula darah secara rutin, gangguan ini dapat terdeteksi lebih dini sehingga dapat segera ditangani melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik, atau terapi medis. Pemantauan gula darah yang baik membantu menurunkan risiko komplikasi pada ibu, seperti preeklamsia, serta mendukung tumbuh kembang janin agar tetap optimal. 

Manfaat cek gula darah pada ibu hamil 

Pemeriksaan gula darah saat hamil dapat memberikan beberapa manfaat terutama pada kondisi kesehatan ibu dan janin. Sehingga, penting untuk Mommils melakukan pemeriksaan ini karena memiliki beberapa manfaat seperti : 

  • Membantu mendeteksi peningkatan kadar gula darah sejak dini, termasuk risiko diabetes gestasional 
  • Mengurangi risiko komplikasi kehamilan, seperti bayi lahir dengan berat badan yang berlebih
  • Membantu dokter dan tenaga kesehatan menentukan pemantauan dan penanganan yang tepat pada kondisi kehamilan Mommils 
  • Mendukung proses persalinan yang lebih aman dan terencana 
  • Membantu menjaga kesehatan ibu pascapersalinan serta menurunkan risiko gangguan gula darah di kemudian hari

Dengan melakukan cek gula darah secara rutin sesuai anjuran dokter dan tenaga kesehatan, Mommils dapat menjaga kondisi kehamilan dengan lebih optimal dan memberikan perlindungan terbaik bagi tumbuh kembang janin hingga waktu persalinan tiba. 

Kapan harus cek gula darah saat hamil? 

Pemeriksaan gula darah saat hamil umumnya dilakukan sejak awal kehamilan sebagai bagian dari pemeriksaan antenatal (ANC), terutama bagi ibu hamil dengan faktor risiko tertentu.

Namun, pemeriksaan rutin biasanya dianjurkan pada trimester kedua, untuk mendeteksi kemungkinan diabetes gestasional. Pada ibu hamil yang memiliki riwayat diabetes, obesitas, atau hasil pemeriksaan sebelumnya menunjukkan kadar gula darah tinggi, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lebih awal dan lebih sering. 

Waktu dan frekuensi pemeriksaan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu hamil berdasarkan rekomendasi dari dokter dan bidan. 

Persiapan sebelum cek gula darah saat hamil

Sebelum melakukan pemeriksaan gula darah, ada beberapa hal yang perlu Mommils perhatikan agar hasil yang didapatkan lebih akurat. Dokter biasanya akan memberikan arahan apakah pemeriksaan perlu dilakukan dalam kondisi puasa atau tidak, tergantung jenis tes yang dijalani. Jika diminta berpuasa, pastikan Mommils tidak mengonsumsi makanan atau minuman manis selama 8–10 jam sebelum pemeriksaan, kecuali air putih.

Selain itu, penting untuk tetap beristirahat cukup dan menghindari aktivitas berat sebelum pemeriksaan. Sampaikan juga kepada tenaga medis jika Mommils sedang mengonsumsi obat tertentu atau memiliki riwayat kesehatan khusus. Dengan persiapan yang tepat, hasil cek gula darah dapat menjadi acuan yang lebih akurat bagi dokter dalam memantau kondisi kehamilan dan menentukan langkah perawatan yang sesuai.

Risiko jika ibu hamil tidak memantau gula darah 

Tidak memantau kadar gula darah selama kehamilan dapat membawa dampak serius bagi kesehatan ibu dan janin. Perubahan hormon selama hamil dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat tanpa disadari, sehingga risiko komplikasi bisa muncul jika tidak terdeteksi sejak dini. Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi jika ibu hamil tidak memantau gula darah secara rutin : 

  • Risiko diabetes gestasional tidak terdeteksi sejak awal
  • Bayi lahir dengan berat badan berlebih yang dapat menyulitkan persalinan 
  • Meningkatkan risiko persalinan prematur dan operasi caesar 
  • Mommils berisiko mengalami tekanan darah tinggi dan preeklampsia 
  • Bayi dapat mengalami gangguan kadar gula darah setelah lahir 

Pemantauan gula darah secara teratur sesuai anjuran tenaga medis, risiko-risiko tersebut dapat diminimalisir sehingga kehamilan dapat berjalan lebih aman dan sehat hingga persalinan. 

Oleh karena itu, cek gula darah saat hamil menjadi pemeriksaan penunjang yang wajib dilakukan. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan cek gula darah di klinik terpercaya seperti KS Women and Children Clinic. Mommils bisa mendapatkan fasilitas pemeriksaan yang lengkap dengan layanan tenaga kesehatan yang profesional. Dengan begitu, Mommils dapat memantau kondisi kehamilan dengan lebih optimal serta penanganan yang tepat dan akurat. Untuk menjaga kehamilan tetap sehat sampai hari persalinan.

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/17/2026

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/17/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares