KB IUD memang dikenal sebagai salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif. Namun, kemungkinan hamil tetap bisa terjadi meskipun risikonya sangat kecil. Situasi ini sering menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika muncul keluhan atau perubahan tubuh yang mirip dengan tanda kehamilan.
Jika Mom sedang menggunakan IUD dan mulai merasakan gejala yang tidak biasa, penting untuk memahami ciri-ciri yang perlu diwaspadai serta cara memastikan apakah kehamilan benar terjadi. Dengan mengetahui 10 ciri-ciri hamil saat KB IUD, Mom dapat mengambil langkah yang lebih tepat dan aman.
1. Tidak menstruasi
KB IUD spiral atau IUD tembaga biasanya tidak akan membuat telat menstruasi. Justru, pada awal pemakaian KB IUD spiral menyebabkan perdarahan menstruasi sedikit lebih banyak dari biasanya.
Jika Mom sebelumnya memiliki siklus haid yang teratur, lalu tiba-tiba tidak mengalami menstruasi selama lebih dari satu siklus, sebaiknya segera waspada. Tidak menstruasi merupakan tanda yang paling umum dari sebuah kehamilan. Sebaiknya Mom segera lakukan pemeriksaan tespack untuk memastikan kondisi sedang hamil atau tidak.
2. Mual dan muntah
Kondisi mual dan muntah bisa terjadi karena berbagai sebab, misalnya terlambat makan, kelelahan, stress atau perubahan hormon pada tubuh. Tidak menutup kemungkinan keluhan ini terjadi karena kondisi kehamilan atau biasa dikenal sebagai morning sickness.
Jika Mom mengalami mual dan muntah tanpa sebab yang jelas, terutama bisa disertai dengan terlambat menstruasi, maka sebaiknya Mom melakukan pemeriksaan awal kehamilan. Pemeriksaan ini membantu memastikan apakah keluhan yang Mom rasakan memang terkait dengan kehamilan atau ada penyebab lain yang perlu ditangani.
3. Perubahan bentuk payudara
Kehamilan membuat perubahan hormon dalam tubuh Mom, sehingga mempengaruhi kondisi tubuh yang tidak seperti biasanya. Saat hamil, biasanya payudara akan terasa lebih keras, sedikit membesar, dan lebih sensitif. Warna puting dan areola akan menjadi lebih gelap karena ada hiperpigmentasi saat hamil.
4. Mudah lelah
Saat hamil, Mom jadi lebih mudah lelah dari biasanya meskipun sedang tidak melakukan aktivitas yang berat. Merasa cepat lelah atau lesu bisa menjadi salah satu tanda kehamilan. Hal ini dikarenakan, tubuh perlu beradaptasi dengan adanya janin di dalam rahim. Perubahan hormonal selama kehamilan juga bisa menjadi salah satu penyebab Mom jadi mudah lelah.
5. Mood swing
Kehamilan juga bisa ditandai dengan adanya perubahan suasana hati atau biasa disebut mood swing. Adanya peningkatan hormon di awal kehamilan bisa membuat emosi menjadi tidak stabil. Terkadang Mom jadi lebih mudah sedih, marah, atau mudah tersinggung tanpa alasan.
6. Sering buang air kecil
Peningkatan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) saat hamil menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal. Hal ini menyebabkan ginjal lebih aktif untuk membuang sisa metabolisme tubuh sehingga volume urine meningkat dan menyebabkan sering buang air kecil.
Jika Mom sering merasa ingin buang air kecil terus menerus, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan karena ini bisa menjadi salah satu tanda-tanda kehamilan.
7. Kram perut ringan atau nyeri panggul
Rasa kram ringan di perut atau nyeri di panggul biasa terjadi setelah pemasangan KB IUD. Namun, kondisi ini tidak menutup kemungkinan adanya tanda kehamilan. Kram dan nyeri panggul juga bisa terjadi karena adanya proses pembuahan.
Jadi, kalau Mom sedang pakai KB IUD dan merasakan ada kram ringan di perut dan nyeri panggul disertai dengan terlambat haid sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Untuk memastikan kondisi Mom sedang hamil atau tidak.
8. Perubahan cairan keputihan vagina
Muncul keputihan merupakan hal yang normal dan bisa terjadi pada setiap wanita. Namun, jika keputihan yang keluar lebih banyak dari biasanya bisa menjadi salah satu tanda terjadi kehamilan.
Saat hamil, terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesterone sehingga cairan keputihan akan muncul lebih banyak. Jika Mom merasakan tanda tersebut disertai dengan terlambat menstruasi lebih dari satu siklus sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kehamilan.
9. Keluarnya darah atau spotting dari vagina
Kehamilan bisa ditandai dengan keluarnya darah berupa bercak berwarna merah muda atau kecoklatan. Berbeda dengan darah menstruasi, keluar darah karena kehamilan biasanya volumenya hanya sedikit atau biasa disebut perdarahan implantasi. Biasanya, perdarahan implantasi hanya berlangsung 1-2 hari saja.
10. Hasil testpack yang positif
Kondisi tanda-tanda di atas tidak selamanya merupakan tanda kehamilan. Bisa jadi karena kondisi kesehatan Mom sedang menurun, atau adanya perubahan hormon akibat faktor lain seperti stres, kurang tidur, atau pola makan yang tidak teratur.
Oleh karena itu, jika Mom merasakan beberapa gejala sekaligus dan berlangsung terus menerus sebaiknya lakukan pemeriksaan awal kehamilan atau konsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan penyebabnya secara lebih akurat.
Untuk memastikan kondisi Mom dan mendapatkan pemeriksaan yang tepat, segera jadwalkan konsultasi di KS Women and Children Clinic. Tim dokter kami siap membantu Mom dengan pemeriksaan menyeluruh dan layanan yang nyaman.









0 Comments