Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Apa itu Kolostrum: Pengertian, Manfaat, dan Kapan Keluar Setelah Melahirkan

apa itu kolostrum

Setelah melahirkan, tubuh Momsui secara alami akan menghasilkan cairan ASI pertama yang sangat istimewa untuk si kecil, yaitu kolostrum. Meski jumlahnya sedikit, kolostrum menyimpan nutrisi, antibodi, dan perlindungan penting yang dibutuhkan bayi di awal kehidupannya. Oleh karena itulah, penting bagi Momsui untuk memahami apa itu kolostrum, manfaat luar biasanya, serta kapan kolostrum mulai keluar setelah persalinan.

Apa itu kolostrum? 

Kolostrum adalah ASI yang pertama kali keluar setelah melahirkan. Jumlah kolostrum cenderung sedikit namun memiliki kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi baru lahir. 

Kandungan kolostrum pada ASI sangat istimewa karena terdapat berbagai nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin, mineral dan antibodi yang baik untuk membangun sistem kekebalan tubuh si Kecil. Dibandingkan dengan ASI matang, kolostrum lebih tinggi protein, rendah gula dan rendah lemak. 

Karena warna kekuningannya yang khas dan manfaatnya yang luar biasa, kolostrum sering dijuluki sebagai “emas cair” (liquid gold) bagi si kecil. Semakin lama, kolostrum akan berubah secara alami menjadi ASI yang matang dalam waktu sekitar beberapa hari setelah bayi lahir. 

ASI kolostrum merupakan bagian dari tahapan ASI yang mulai keluar sejak Momsui melahirkan. Kolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi tubuh, lalu secara bertahap akan berubah menjadi ASI transisi dan selanjutnya menjadi ASI matang. Proses alami ini terjadi untuk menyesuaikan kandungan nutrisi ASI dengan kebutuhan bayi yang terus berkembang seiring bertambahnya usia.

Tahapan ASI Setelah Melahirkan

Breast Milk Transition

Kolostrum

Merupakan ASI pertama yang kaya antibodi dan berfungsi sebagai perlindungan awal bagi bayi baru lahir dari infeksi. 

ASI Transisi 

Pada tahap ini, kolostrum mulai bercampur dengan ASI yang jumlahnya semakin banyak. Kandungan lemak dan kalori meningkat untuk mendukung pertumbuhan bayi.

ASI Matang 

ASI matang diproduksi dalam jumlah lebih banyak dan mengandung nutrisi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang bayi secara optimal hingga usia 6 bulan dan seterusnya.

Setiap tahapan ASI memiliki peran penting, sehingga menyusui sejak awal sangat membantu bayi mendapatkan manfaat nutrisi dan perlindungan terbaik dari tubuh Momsui.

Kandungan nutrisi pada kolostrum 

Kolostrum mengandung tinggi protein 8.5%, sedikit karbohidrat 3.5%, lemak 2.5%, garam dan mineral 0.4%, air 85.1% dan vitamin yang larut lemak. Kandungan protein pada kolostrum lebih tinggi, sedangkan kandungan laktosa lebih rendah dari ASI matang. 

Kolostrum juga rendah lemak dan gula, sehingga sangat sesuai dengan kebutuhan pencernaan bayi yang masih sangat kecil. Di dalam kolostrum terdapat sel darah putih yang berperan menghasilkan antibodi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi dan melindunginya dari infeksi. 

Meski jumlahnya sedikit, kolostrum sangat terkonsentrasi dan kaya nutrisi, sehingga bayi tetap mendapatkan manfaat optimal tanpa perlu mengonsumsi banyak ASI di awal kehidupannya.

Komposisi kolostrum memiliki manfaat dan peran penting untuk tumbuh kembang bayi, seperti : 

  • Imunoglobulin A (IgA)
  • Laktoferin protein yang membantu mencegah infeksi 
  • Sel darah putih (leukosit)
  • Protein untuk pertumbuhan sel 

Warna kolostrum berasal dari karotenoid atau antioksidan dan vitamin A. Vitamin A sangat baik untuk penglihatan, kesehatan kulit dan sistem kekebalan tubuh si Kecil. Kolostrum juga kaya akan magnesium yang baik untuk kesehatan jantung dan tulang.

Manfaat kolostrum

Momsui, kolostrum bukan hanya ASI pertama bagi bayi, tetapi juga menjadi perlindungan alami di awal kehidupannya. Kandungan nutrisi dan antibodi di dalam kolostrum memberikan banyak manfaat penting untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan si kecil. Berikut ini berbagai manfaat kolostrum yang perlu Momsui ketahui:

  • Menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah penyerapan bakteri jahat 
  • Mengandung nutrisi ideal untuk bayi 
  • Membantu bayi dapat BAB dengan lancar 
  • Mencegah risiko penyakit kuning pada bayi baru lahir atau hiperbilirubin 
  • Mudah dicerna 
  • Membantu mencegah hipoglikemia atau kadar gula darah yang rendah 

Keluarnya kolostrum dari puting cenderung lambat, sehingga membantu bayi untuk belajar menyusu. Proses menyusui memang membutuhkan waktu dan latihan, baik untuk ibu maupun bayi. Bayi yang baru lahir tidak hanya belajar menghisap dan menelan, tetapi juga menyesuaikan diri untuk bernapas secara bersamaan saat menyusu.

Kapan kolostrum keluar setelah melahirkan? 

Tubuh ibu mulai memproduksi kolostrum sejak usia kehamilan sekitar minggu ke-12 hingga ke-18. Setelah melahirkan, sebagian besar ibu akan menghasilkan sekitar 7,4 sendok teh atau 36,23 mL per hari. Jumlah ini menyesuaikan kebutuhan bayi baru lahir dan kapasitas lambung untuk mencerna ASI. 

Pada hari pertama lahir, kapasitas perut bayi ≈ 5-7 mL (atau sebesar kelereng kecil), pada hari kedua ≈ 12-13 mL, dan pada hari ketiga ≈ 22- 27 mL (atau sebesar kelereng besar/gundu). Oleh karena itu, meskipun jumlah kolostrum sedikit tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi baru lahir. 

Pada hari-hari pertama, Momsui bisa menyusui bayi sekitar delapan hingga sepuluh kali sehari atau secara on demand sesuai kemauan bayi. 

Tubuh ibu menyusui akan terus memproduksi kolostrum hingga sekitar tujuh hari setelah bayi lahir. Setelah itu, kolostrum secara alami berubah menjadi ASI transisi, lalu berkembang menjadi ASI matang dalam waktu sekitar 14 hari. Meski demikian, jejak kolostrum masih dapat ditemukan dalam ASI hingga kurang lebih enam minggu, sehingga bayi tetap mendapatkan manfaat perlindungan alaminya di awal kehidupan.

Seiring waktu, kebutuhan bayi akan kolostrum dan ASI transisi akan meningkat secara bertahap mengikuti perkembangan ukuran perutnya. Saat tubuh Momsui mulai memproduksi ASI matang, jumlah ASI pun akan menyesuaikan secara alami dengan kebutuhan bayi yang semakin besar.

Mengingat pentingnya kolostrum dan keistimewaannya, Momsui jangan ragu untuk memberikan ASI kolostrum sejak bayi lahir. Pemberian ASI sedini mungkin akan mendukung tumbuh kembang bayi dan pemberian ASI eksklusif lebih optimal. 

Agar proses meng-ASI-hi si Kecil lebih maksimal, Momsui dapat berkonsultasi langsung dengan dokter konselor laktasi di KS Women and Children Clinic. Dengan pendampingan yang tepat, Momsui bisa mendapatkan panduan menyusui sesuai kondisi ibu dan bayi, mengatasi tantangan menyusui sejak dini, mengetahui lebih jelas apa itu kolostrum serta memastikan si Kecil mendapatkan manfaat ASI secara optimal sejak hari pertama kehidupannya.

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

01/28/2026

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

01/28/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Penyebab Anak Kecanduan Gadget dan Cara Mengatasinya

Penyebab Anak Kecanduan Gadget dan Cara Mengatasinya

  Saat ini, gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk anak-anak. Mulai dari aktivitas belajar, menonton, bermain game semua bisa dilakukan lewat layar gadget. Penggunaan gadget memang bisa memudahkan aktivitas, namun jika berlebihan dan tanpa...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares