Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Apa Itu Pijat Oksitosin? Teknik Alami untuk Melancarkan ASI

pijat oksitosin

ASI yang sulit keluar bisa membuat Momsui merasa cemas dan lelah. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa adanya gangguan produksi atau pengeluaran ASI. Hal ini bisa terjadi karena Momsui sedang kelelahan, stres dan kondisi tubuh yang kurang rileks. 

Disinilah pijat oksitosin berperan sebagai teknik alami yang membantu memicu pengeluaran ASI dengan cara sederhana dan aman. Lalu apa sebenarnya pijat oksitosin dan bagaimana cara melakukannya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Apa itu pijat oksitosin ?

Pijat oksitosin merupakan salah satu cara yang efektif untuk membantu mempercepat dan melancarkan produksi serta pengeluaran ASI. Pijat ini dilakukan dengan memijat area punggung atau tulang belakang (vertebrae) sampai tulang rusuk bagian atas (costae kelima atau keenam). 

Pemijatan tersebut membantu tubuh Momsui menjadi lebih nyaman dan rileks setelah melahirkan. Saat merasa tenang, tubuh akan menghasilkan hormon prolaktin dan oksitosin dengan lebih optimal. Kedua hormon tersebut bekerja untuk memproduksi dan mengeluarkan ASI. Sehingga dengan pijat oksitosin produksi ASI menjadi lebih lancar. 

Apa bedanya pijat oksitosin dengan pijat laktasi 

Meskipun sama-sama bertujuan untuk membantu kelancaran ASI, pijat oksitosin dan pijat laktasi memiliki fokus dan cara kerja yang berbeda. 

Pijat oksitosin berfokus pada pemijatan area punggung, terutama sepanjang tulang belakang hingga bahu. Tujuannya adalah merangsang hormon oksitosin agar Momsui merasa lebih rileks dan membantu ASI lebih mudah keluar (refleks let down). 

Sementara itu, pijat laktasi bertujuan membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mengatasi payudara bengkak dan saluran ASI yang tersumbat. Area pemijatan pada pijat laktasi lebih luas yaitu mulai dari kepala, leher, bahu, punggung hingga payudara.

Jadi, beda antara pijat oksitosin dan pijat laktasi yaitu pijat oksitosin fokus pada pengeluaran ASI dan relaksasi, sedangkan pijat laktasi fokus pada produksi ASI dan kesehatan payudara. 

Manfaat pijat oksitosin untuk ibu menyusui 

Pemijatan oksitosin memiliki berbagai manfaat dari segi produksi ASI hingga manfaat secara emosional untuk ibu menyusui, seperti : 

  • Melancarkan keluarnya ASI dari payudara 
  • Meningkatkan produksi kuantitas ASI 
  • Mencegah bendungan saluran ASI 
  • Membuat ibu lebih tenang dan rileks selama menyusui 
  • Mengurangi stress pada Momsui 
  • Meningkatkan rasa percaya diri Momsui untuk terus menyusui bayinya 
  • Membantu Momsui agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya 
  • Meningkatkan bonding atau ikatan emosional antara Momsui dengan bayinya

Berbagai manfaat tersebut menjadikan pijat ini sebagai salah satu cara alami yang aman untuk membantu Momsui menjalani masa mengASIhi dengan tenang dan percaya diri. 

Teknik dan cara melakukan pijat oksitosin 

Pemijatan oksitosin dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan bahkan suami dan anggota keluarga dari ibu menyusui. Sebelum melakukan pemijatan, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu. Setelah itu, keringkan dan lumuri telapak tangan dengan baby oil atau minyak khusus untuk memijat. 

Lepaskan baju Momsui, atau gunakan pakaian yang longgar dan mudah dibuka agar area punggung dan bahu dapat dipijat dengan leluasa. Langkah dan teknik pemijatan oksitosin : 

  • Momsui mengambil posisi duduk menghadap tembok, meja atau sandaran kursi. Gunakan bantal untuk menopang bagian depan tubuh agar posisi lebih nyaman 
  • Mulai titik pemijatan dari bagian leher dan tulang belakang 
  • Pijat menggunakan ibu jari dengan gerakan melingkar hingga turun ke pangkal tulang belakang, lakukan selama 1 menit 
  • Usap bagian tubuh yang telah dipijat dengan gerakan ke luar secara perlahan 
  • Lakukan pijatan yang sama di pangkal tulang belakang setara baru, hingga turun ke tulang belikat 
  • Pijat bagian punggung dengan ibu jari secara memutar sepanjang poros tulang belakang dari atas ke bawah. Ulangi dari arah sebaliknya, yaitu atas ke bawah
  • Kepalkan tangan untuk memijat seluruh punggung dengan tekanan yang lembut. Lakukan sampai ibu merasa lebih rileks.
  • Setelah rileks, usap seluruh bagian punggung dengan bagian yang sentuhan yang membuat nyaman 

Lakukan pijat oksitosin selama 3-5 menit. Jika Momsui belum merasa rileks, durasi waktu pemijatan oksitosin dapat diperpanjang. Setelah pijat ini dilakukan, bersihkan bagian punggung Momsui dengan handuk hangat atau tisu basah. 

Kapan sebaiknya melakukan pemijatan oksitosin? 

Pijat oksitosin dapat dilakukan segera setelah melahirkan, terutama pada masa awal menyusui ketika tubuh ibu masih beradaptasi dengan produksi ASI. Pijat ini dianjurkan dilakukan 1 kali sehari, terutama pada ibu yang baru melahirkan pada hari ke-1 hingga ke-3, karena pada periode ini ASI mulai diproduksi dan refleks pengeluaran ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi hormon dan faktor emosional ibu menyusui. 

Agar manfaat pemijatan oksitosin dapat dirasakan secara optimal dan aman, Momsui disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau konselor laktasi di KS Women and Children Clinic. Momsui juga dapat melakukan pemeriksaan dan mendapat pendampingan serta panduan lengkap pijat oksitosin sesuai kondisi tubuh dan kebutuhan menyusui. 

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

01/05/2026

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

01/05/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares