
Menjelang persalinan, Mommils tentu ingin mempersiapkan tubuh sebaik mungkin agar proses melahirkan, terutama persalinan normal, bisa berjalan lebih lancar dan nyaman. Selain latihan pernapasan dan persiapan mental, ada satu cara sederhana yang bisa membantu tubuh lebih siap menghadapi persalinan, yaitu pijat perineum.
Meski terlihat sederhana, ada beberapa hal penting yang sebaiknya Mommils perhatikan agar pijat perineum tetap dilakukan dengan aman dan nyaman. Melalui penjelasan berikut, Mommils bisa memahami pijat perineum sebagai bagian dari persiapan tubuh menjelang persalinan.
Apa itu pijat perineum?
Pijat perineum merupakan teknik pemijatan lembut pada bagian perineum (jaringan yang terletak di antara vagina dan anus). Jaringan perineum terhubung dengan otot-otot dasar panggul dan membantu menopang organ-organ di dalam panggul.
Saat melahirkan normal, diperkirakan terjadi robekan jalan lahir hingga 85%, dan dua pertiga dari robekan ini membutuhkan jahitan. Teknik memijat perineum dipercaya dapat membantu meningkatkan elastisitas area perineum, sehingga risiko robekan saat persalinan normal bisa berkurang.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pijatan perineum dapat mengurangi kemungkinan episiotomi (tindakan pemotongan perineum untuk membuka jalan lahir) dan kejadian robekan jalan lahir yang membutuhkan jahitan.
Dengan beberapa kali latihan yang tepat, jaringan perineum akan lebih elastis. Pemijatan ini akan membantu mengurangi tekanan yang dirasakan selama persalinan terutama saat kepala bayi keluar. Pijat perineum dilakukan dengan lembut dan menyesuaikan kenyamanan tubuh ibu hamil.
Manfaat melakukan pijat perineum
Pijat perineum yang dilakukan secara rutin memiliki banyak manfaat untuk membantu Mommils lebih siap menghadapi persalinan, di antaranya:
- Melembutkan dan meregangkan perineum secara bertahap agar siap untuk melahirkan
- Mengurangi risiko robekan perineum yang biasanya membutuhkan tindakan jahitan
- Hal ini membantu Mommils lebih mengenal tubuh sendiri, mempersiapkan diri menghadapi rasa tekanan dan peregangan saat kepala bayi keluar
- Membuat tubuh lebih rileks dan Mommils merasa lebih terkendali selama persalinan.
Dengan berbagai manfaat ini, pijat perineum bisa menjadi salah satu persiapan sederhana namun efektif untuk mendukung proses persalinan yang lebih nyaman dan lancar.
Cara melakukan pijat perineum

cara melakukan pijat perineum
Pijat perineum dapat dilakukan sendiri oleh Mommils atau bersama pasangan. Teknik ini cukup sederhana dan dipercaya dapat membantu meningkatkan elastisitas jaringan perineum, mempersiapkan otot dasar panggul, meningkatkan aliran darah, serta menjaga kesehatan kulit dan jaringan di sekitarnya.
Berikut langkah-langkah yang bisa Mommils lakukan
- Carilah waktu yang aman dan nyaman
Mommils bisa melakukan pijat perineum setelah mandi, ketika pembuluh darah di perineum melebar sehingga lebih lembut dan nyaman untuk disentuh. - Posisikan tubuh dengan nyaman
Mommils bisa menyandarkan punggung dengan bantal atau duduk dengan lutut terbuka. Pastikan posisi tubuh nyaman dan rileks. - Siapkan cermin dan minyak tanpa aroma
Gunakan cermin kecil untuk melihat area perineum. Mommils juga bisa meminta bantuan pasangan untuk memijat, sehingga proses lebih nyaman. Agar pemijatan lebih nyaman, gunakan minyak tanpa aroma yang organik seperti minyak zaitun. - Pastikan kuku tidak panjang dan tangan sudah bersih dan steril
Cuci tangan sebelum melakukan pemijatan dan potong kuku jika masih panjang agar tangan tidak melukai perineum saat melakukan pemijatan. - Mulai pemijatan
Masukkan ibu jari atau satu jari sekitar 3–5 cm ke dalam jalan lahir, lalu regangkan jaringan secara perlahan ke arah samping, seperti posisi jam 3. - Gerakkan secara perlahan
Sambil tetap memberi tekanan lembut, geser jari ke bawah menuju posisi jam 6, lalu ke samping ke arah jam 9. Gerakan ini seharusnya terasa ringan dan nyaman, bukan sakit. Jika muncul sensasi perih atau terbakar, hentikan sejenak karena peregangan mungkin terlalu kuat. Fokuskan pijatan pada area perineum, yaitu jaringan di bawah jalan lahir. - Variasi teknik
Mommils juga bisa mencoba teknik lain dengan memasukkan ibu jari atau 1–2 jari sedalam 3–5 cm, kemudian digerakkan perlahan ke arah bawah dan samping. - Tingkatkan secara bertahap
Seiring waktu, tingkatkan intensitas dan durasi pijatan secara bertahap hingga total sekitar 4–5 menit, selalu menyesuaikan dengan kenyamanan tubuh Mommils.
Selain teknik memijat yang tepat, Mommils juga perlu memperhatikan waktu pemijatan yang disarankan serta kondisi kesehatan tertentu agar pijat perineum tetap aman dilakukan.
Kapan Pijat Perineum Tidak Dianjurkan?
Pijat perineum sebaiknya tidak dilakukan pada kondisi tertentu demi menjaga keamanan Mommils dan bayi, yaitu jika :
- Usia kehamilan belum mencapai 34 minggu
- Memiliki plasenta previa atau perdarahan dari jalan lahir pada paruh kedua kehamilan
- Mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan
- Sedang mengalami infeksi pada area kewanitaan, seperti herpes atau infeksi jamur
- Ketuban sudah pecah atau dirasa sudah merembes
Jika Mommils memiliki kondisi tertentu atau ragu untuk memulai pijat perineum, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan agar tetap aman.
Waktu terbaik melakukan pijat perineum untuk ibu hamil
Memasuki 4–6 minggu terakhir kehamilan, tubuh Mommils secara alami memproduksi hormon seperti relaksin yang membantu melunakkan dan membuat jaringan tubuh lebih lentur menjelang persalinan. Inilah waktu yang tepat untuk mulai melatih elastisitas area perineum agar lebih siap menghadapi peregangan saat bayi bergerak menuju jalan lahir.
Mommils disarankan mulai melakukan pijat perineum sekitar usia kehamilan 34 minggu, dengan durasi sekitar 5 menit sebanyak 3–4 kali seminggu. Pada awalnya, mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman, namun seiring waktu dan latihan rutin, sensasi tersebut biasanya akan berkurang dan tubuh menjadi lebih terbiasa.n
Selain itu, mempersiapkan diri dengan pijat perineum bisa lebih optimal jika dilakukan di lingkungan yang mendukung persalinan normal. Di KS Women and Children Clinic, Mommils bisa mendapatkan dukungan fasilitas dan tenaga profesional yang ramah untuk membantu pengalaman persalinan normal lebih nyaman dan tenang.









0 Comments