Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Apa Saja Cek Darah untuk Ibu Hamil?

cek darah untuk ibu hamil

Kondisi ibu hamil akan lebih rentan daripada orang yang tidak hamil. Itulah mengapa Mommil perlu melakukan beberapa pemeriksaan selama kehamilan. Pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu pemeriksaan penunjang yang wajib dilakukan saat hamil. Ada beberapa jenis pemeriksaan lab, salah satunya adalah cek darah untuk ibu hamil. 

Dengan melakukan pemeriksaan lab saat hamil, dokter akan dapat mendeteksi ada atau tidaknya masalah kehamilan pada Mommil. Sehingga masalah kehamilan ini diharapkan dapat teratasi dengan cepat dan tepat.

https://kehamilansehat.com/id/form-artikel/

Dengan begitu, Mommil dapat menjalani kehamilan dengan lancar dan janin dalam kandungan tetap sehat hingga persalinan tiba. Ketahui lebih jelas apa tujuan cek darah saat hamil dan apa saja macam-macam cek darah untuk ibu hamil, simak selengkapnya di bawah ini

Apa Tujuan Cek Darah?

Tidak hanya pemeriksaan USG yang penting dilakukan oleh ibu hamil, cek darah untuk ibu hamil juga harus dilakukan sesuai anjuran dokter. Pada dasarnya, tujuan cek darah untuk ibu hamil adalah untuk mengidentifikasi penyakit tertentu, seperti infeksi atau kurang darah, serta untuk mendeteksi kelainan pada janin. 

Melalui pemeriksaan laboratorium seperti cek darah untuk ibu hamil, dokter kandungan dapat melakukan upaya pencegahan atau pengobatan sebelum kondisi Mommil terlanjur parah.

Jenis Cek Darah untuk Ibu Hamil

Demi menjaga kesehatan Mommil dan juga janin dalam kandungan, Mommil perlu melakukan beberapa rangkaian cek darah untuk ibu hamil, sebagai berikut : 

Hematologi

Cek darah saat hamil ini merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil. Tes hematologi merupakan pemeriksaan darah lengkap yang meliputi sel darah putih, sel darah merah, dan platelet.

Pemeriksaan hematologi bertujuan untuk menghitung kadar sel darah putih, yaitu sel yang berperan dalam memerangi infeksi serta proses alergi dan peradangan. Lalu, menghitung jumlah sel darah merah, yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Lalu yang terakhir adalah menghitung platelet alias trombosit yang berperan dalam proses pembekuan darah.

Tes Hemoglobin (Hb)

Tes hemoglobin pada saat hamil dianjurkan minimal 2 kali selama kehamilan yaitu saat trimester pertama dan trimester ketiga. Melakukan pemeriksaan hb bertujuan untuk mengetahui kadar Hb (sel darah merah) pada ibu hamil.

Jika kadar Hb rendah maka tandanya Mommil mengalami anemia yang dimana kondisi ini rentan dialami oleh ibu hamil. Ketika Mommil didiagnosa anemia, dokter akan menyarankan Mommil untuk mengonsumsi makanan yang mengandung  lebih banyak zat besi. Atau dokter akan memberikan suplemen yang Mommil butuhkan untuk mengatasi anemia pada ibu hamil.

Gula Darah

Tes gula darah ini termasuk cek darah untuk ibu hamil yang bertujuan untuk mengukur kadar glukosa, atau gula, dalam darah Mommil. Kadar gula darah yang tinggi dapat menjadi tanda diabetes gestasional, yang dapat menyebabkan masalah selama kehamilan. Tes gula darah pada ibu hamil biasanya dilakukan di trimester 2 kehamilan.

Golongan Darah

Tes golongan darah saat hamil juga penting dilakukan untuk mengetahui tipe golongan darah Mommil, tujuannya untuk kondisi ketika Mommil perlu diberi darah akibat pendarahan hebat saat kehamilan atau persalinan.

Selain untuk mengetahui tipe golongan darah Mommil, tes golongan darah ini juga bertujuan untuk mengetahui rhesus darah. Jika Mommil memiliki Rh negatif dan janin memiliki Rh positif, tubuh Mommil dapat membuat antibodi untuk melawan faktor Rh. Antibodi ini dapat merusak sel darah merah janin. 

Pada kehamilan pertama biasanya hal ini tidak menimbulkan masalah, karena tubuh Mommil hanya membuat sejumlah kecil antibodi. Namun hal ini dapat menyebabkan masalah serius pada kehamilan Mommil selanjutnya, termasuk lahir mati.

HBsAg

Tes HBsAg saat hamil bertujuan untuk melihat apakah Mommil berpotensi menularkan virus hepatitis B atau tidak. Hepatitis B termasuk penyakit menular yang perlu diwaspadai karena dapat ditularkan ke bayi selama kehamilan dan melahirkan. Tes ini perlu dilakukan sedini mungkin pada kehamilan, idealnya pada minggu ke 10. 

Dengan melakukan tes ini, dokter akan lebih mudah menentukan pengobatan dan perawatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penularan infeksi ke bayi.

Tes HIV

Melakukan tes HIV bertujuan untuk mengetahui apakah Mommil mengidap HIV atau tidak. Jika hasilnya positif, dokter akan melakukan upaya untuk mengurangi risiko penularan HIV kepada bayi dan mencegah berkembangnya infeksi HIV menjadi lebih berat. HIV dapat menular ke bayi selama kehamilan, kelahiran, atau menyusui jika tidak diobati.

Sifilis

Sama seperti hepatitis B dan HIV, Sifilis juga termasuk penyakit menular yang perlu diwaspadai selama kehamilan. Oleh karenanya, jika hasil tes darah Mommil menunjukkan positif terhadap sifilis, dokter kandungan akan memberikan pengobatan yang aman bagi Mommil dan bayi yang belum lahir. Sifilis yang tidak ditangani dapat menyebabkan cacat berat pada bayi, bahkan pada kasus yang lebih fatal, bayi bisa lahir dalam keadaan meninggal (stillbirth).

Tes TORCH

Tes TORCH adalah skrining kumpulan infeksi yang disebabkan oleh Toxoplasma, Rubella, Citomegalovirus (CMV), dan Herpes Simplex Virus (HSV). Mommil yang terinfeksi virus tersebut sangat infeksi mengalami keguguran, berat bayi lahir rendah (BBLR). Infeksi virus ini juga akan berdampak pada bayi seperti kondisi hidrosefalus, kebutaan, kelainan saraf, hingga keterbelakangan mental.

 

Itulah pentingnya melakukan cek darah saat hamil dan apa saja cek darah yang perlu Mommil lakukan selama kehamilan. Konsultasikan pada dokter mengenai cek lab ibu hamil sejak awal kehamilan Mommil supaya kemungkinan masalah kehamilan dapat dicegah dan ditangani secara dini sebelum terlalu parah.

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/15/2023

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/15/2023

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares