Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Inilah Keluhan Ibu Hamil di Trimester 3 dan Cara Mengatasinya

keluhan yang dirasakan ibu hamil

Selama menjalani masa kehamilan, tubuh wanita akan mengalami banyak perubahan. Perubahan ini dapat berupa keluhan yang dirasakan ibu hamil, ternyata ada banyak keluhan ibu hamil trimester 3 yang paling umum terjadi dan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, hanya saja keluhan yang dirasakan ibu hamil ini dapat mengganggu aktivitas Mommil.

Hampir semua Mommil di trimester 3 mengalami keluhan yang dirasakan ibu hamil. Apa saja keluhan-keluhan trimester 3? Simak juga cara mengatasinya di bawah ini : 

Keluhan Ibu Hamil Trimester 3

keluhan ibu hamil trimester 3

1. Stretch Marks

Stretch marks merupakan garis-garis di permukaan kulit berwarna merah keunguan yang umumnya muncul di perut, payudara, pinggul, paha, bokong atau bagian tubuh Mommil lainnya yang mulai membesar karena kehamilan. Keluhan ibu hamil trimester 3 berupa stretch marks ini tidak menimbulkan rasa sakit dan juga tidak berbahaya namun kerap dapat membuat Mommil tidak percaya diri.

Mengingat stretch marks pada ibu hamil tidak berbahaya, maka keluhan yang dirasakan ibu hamil ini tidak memerlukan pengobatan. Stretch marks dapat memudar seiring waktu.

2. Sering Buang Air Kecil

Keluhan ibu hamil trimester 3 yang kedua adalah sering buang air kecil. Semakin membesarnya ukuran rahim dan perkembangan janin, pergerakannya yang turun ke area panggul akan memberikan tekanan pada kandung kemih Mommil sehingga menyebabkan meningkatnya frekuensi buang air kecil saat hamil.

Untuk mengatasi keluhan ibu hamil trimester 3 yang satu ini, Mom perlu hindari mengonsumsi minuman berkafein, hindari minum sebelum tidur, dan jangan menahan pipis.

 

3. Sembelit

Mommil akan mengalami peningkatan hormon estrogen dan progesteron secara drastis lebih dari biasanya. Salah satu penyebab dari sembelit yakni perubahan hormon saat hamil. Akibat peningkatan hormon progesteron saat hamil dapat menyebabkan usus bergerak lebih lambat sehingga berpengaruh pada lambatnya pencernaan juga, dan terjadilah sembelit.

Cara mengatasi sembelit saat hamil bisa dengan beberapa cara, antara lain : 

  • Konsumsi lebih banyak makanan berserat seperti sayuran hijau, buah, kacang-kacangan dan serealia.
  • Cukupi kebutuhan air putih
  • Rutin olahraga ringan

4. Kaki Bengkak

Keluhan ibu hamil trimester 3 selanjutnya adalah kaki bengkak. Kaki bengkak saat hamil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dialami oleh ibu hamil. Namun ternyata pembengkakan dapat terjadi bukan hanya di kaki loh Mom, melainkan dapat terjadi di tangan bahkan wajah Mommil. Pembengkakan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni penumpukan cairan, perubahan hormon, dan aliran darah terhambat karena pertumbuhan janin.

Meskipun tidak berbahaya, kaki bengkak saat hamil tentu dapat mengganggu aktivitas Mommil. Mom dapat mengatasinya dengan cara posisikan kaki lebih tinggi dari jantung ketika berbaring guna memperlancar aliran darah, kenakan sepatu yang terbuka dan nyaman, hindari makanan yang mengandung garam atau natrium dan perbanyak minum air putih.

5. Sesak Napas

Sesak napas menjadi keluhan ibu hamil trimester 3 yang normal terjadi pada Mommil. Hal ini dikarenakan ukuran rahim dan janin yang semakin membesar sehingga hanya ada sedikit ruang bagi paru-paru untuk mengembang sempurna. 

Jika Mommil mengalami sesak napas, cobalah untuk meninggikan posisi kepala saat berbaring dan rutin olahraga ringan diharapkan dapat mengatasi keluhan yang dirasakan ibu hamil yang satu ini. 

6. Heartburn

Heartburn adalah kondisi dimana Mommil mengalami perasaan seperti terbakar di bagian dada yang menjalar ke bagian kerongkongan. Heartburn saat hamil juga memberikan rasa pahit di mulut. 

Keluhan ibu hamil trimester 3 ini salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan bayi yang semakin besar sehingga memberi tekanan pada perut dan sfingter esofagus bagian bawah. Akibatnya, asam lambung naik ke kerongkongan.

Untuk mengatasi heartburn pada ibu hamil, Mommil disarankan untuk : 

  • Makan dalam porsi yang sedikit tetapi sering
  • Hindari mengonsumsi makanan yang memicu asam lambung, seperti bercita rasa asam dan pedas, makanan berlemak, minuman bersoda dan berkafein
  • Tidak langsung berbaring setelah makan

7. Sakit Punggung

Nyeri punggung menjadi keluhan ibu hamil trimester 3 yang paling umum terjadi. Kondisi ini ternyata pertanda bagus, karena berarti bahwa janin sudah berkembang semakin besar.

Punggung Mommil harus menopang bobot tubuh yang lebih berat.

Sakit punggung saat hamil dapat diatasi dengan cara : 

  • Kompres punggung dengan handuk hangat.
  • Lakukan olahraga ringan seperti senam kegel atau ikuti kelas senam hamil
  • Minta suami untuk memijat bagian punggung Mom
  • Biasakan duduk dengan posisi tegak

8. Keputihan

Keputihan merupakan salah satu hal normal yang terjadi selama kehamilan, terutama di trimester 3. Perubahan hormon wanita akan menyebabkan tubuh mengeluarkan cairan yang berlebih untuk mencegah infeksi pada organ reproduksi Mommil. Keputihan saat trimester terakhir bisa jadi tanda melahirkan sudah dekat. 

Hal yang perlu Mom lakukan jika mengalami keputihan saat hamil tua, konsumsilah makanan yang sehat dan hindari makanan mengandung tinggi gula karena dapat mendorong pertumbuhan jamur, dan kenakan panty liner untuk menyerap keputihan berlebih.

9. Sulit Cari Posisi Tidur

Keluhan ibu hamil trimester 3 yang paling sering dialami Mommil selanjutnya adalah sulit cari posisi tidur. Selain karena semakin membesarnya perut yang membatasi pergerakan Mommil, adanya larangan beberapa posisi tidur saat hamil juga menambah keluhan yang dirasakan ibu hamil untuk menemukan posisi tidur yang nyaman bagi ibu hamil.

Untuk membantu Mommil tidur lebih nyenyak, Mom dapat menggunakan bantal khusus ibu hamil atau minta bantuan ayah untuk meletakkan beberapa bantal di punggung Mom.

Baca juga : Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil

10. Kontraksi Palsu

Kontraksi palsu merupakan persiapan rahim untuk menghadapi persalinan dan akan muncul lebih sering sebagai tanda melahirkan semakin dekat. 

Kebanyakan Mommil kesulitan membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi asli. Untuk membedakan kontraksi asli dan palsu bisa dilihat dari waktu terjadinya, rasanya, serta frekuensi terjadinya. 

Kontraksi palsu biasanya akan menghilang sendiri. Namun jika Mommil merasa tidak nyaman, Mom bisa mengubah posisi misalnya dari duduk menjadi berdiri atau sebaliknya. Minum air juga dapat dilakukan guna meminimalkan rasa tidak nyaman saat terjadi kontraksi palsu.

Kapan Harus Ke Dokter?

Beberapa keluhan keluhan yang dirasakan ibu hamil yang sudah disebut di atas merupakan kondisi normal dan tidak memerlukan pengobatan khusus, namun Mommil tetap perlu waspada ketika keluhan-keluhan tersebut disertai gejala lain.

Segeralah kunjungi dokter kandungan jika keluhan ibu hamil trimester 3 ini benar-benar mengganggu aktivitas Mommil. Supaya Mommil tetap up-to-date dengan perkembangan janin dari minggu ke minggu, Mommil bisa menggunakan aplikasi Ruangmom untuk melacak pertumbuhan janin dan kebutuhannya.


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/14/2022

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/14/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Cara Menghitung Gerakan Janin

Cara Menghitung Gerakan Janin

Selama mengandung 9 bulan, Mom biasanya akan merasakan gerakan seperti saat janin memutar, menendang hingga menangis di dalam rahim. Ketika sudah mulai merasakan gerakan janin, perasaan haru dan bahagia pun akan dirasakan oleh Mom dan Ayah.  Untuk memastikan bahwa...

read more
Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Memiliki berat badan berlebih sebelum hamil atau setelah menikah itu ternyata berbahaya saat Mom dinyatakan positif hamil loh. Ketika Mom sudah dinyatakan positif hamil, Mom sudah mulai memperhatikan berat badan agar tidak terlalu kelebihan berat badan ya. Karena saat...

read more
Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Setelah Mom melakukan operasi caesar di kehamilan pertama, biasanya beberapa tahun lagi Mom ataupun Ayah akan mulai bertanya "kapan boleh berhubungan setelah operasi caesar". Ketika Mom melakukan persalinan dengan operasi caesar, maka itu termasuk kedalam tindakan...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares