Memberikan ASI perah (ASIP) sering menjadi solusi praktis bagi ibu menyusui terutama ibu bekerja. Meskipun terlihat sederhana, cara penyimpanan dan penggunaan ASIP tidak bisa dilakukan sembarangan. Oleh karena itu, Momsui wajib memahami batas waktu penyimpanan ASI perah agar kualitas nutrisi ASI tetap terjaga.
Artikel lainnya : Power Pumping : Teknik untuk Memperlancar ASI
Lama Penyimpanan ASI Perah Berdasarkan Jenis ASI dan Suhu Tempat Penyimpanan
Penyimpanan ASI perah alias ASIP berbeda-beda tergantung jenis dan penanganan setelah ASI dipompa. Misalnya ASI segar atau ASI yang baru saja diperah, ASIP beku yang dicairkan tapi belum dihangatkan, ASIP yang sudah dicairkan dengan air hangat, dan ASIP yang sudah diminum oleh bayi pada botol yang sama.
Setiap jenis ASIP tersebut memiliki batas waktu dan aturan penggunaan yang berbeda. Faktor seperti suhu dan lama atau batas waktu penyimpanan sangat mempengaruhi keamanan dan kualitas ASI.
Agar Momsui tidak keliru dalam menyimpan dan memberikan ASIP, berikut panduan lengkap penyimpanan ASI perah berdasarkan jenis ASI dan kondisi penyimpanannya.
ASI segar
ASI perah atau ASI yang baru saja dipompa memiliki ketahanan yang berbeda tergantung tempat dan suhu penyimpanannya. Sebaiknya, Momsui menyimpan ASIP sesuai dengan kondisi yang direkomendasikan agar kualitas nutrisi tetap terjaga dan ASI aman diberikan kepada bayi.
Cara menyimpan ASIP segar yang baru dipompa berdasarkan suhu dan tempat penyimpanan yaitu :
| Tempat Penyimpanan | Waktu dan Suhu Penyimpanan |
| Suhu Ruangan |
|
| Cooler Bag + Es Batu | 24 jam |
| Chiller Kulkas Satu Pintu | 3-8 hari suhu 0-4°C |
| Freezer Kulkas Satu Pintu | 2 minggu -15°C |
| Freezer Kulkas Dua Pintu | 3-4 bulan -18°C |
| Freezer Tunggal | 6-12 bulan |
Mengutip dari Asosiasi Menyusui Indonesia, ASI matang atau ASI segar bisa bertahan hingga 24 jam dalam suhu 15°C. Pada suhu 19-22°C bisa bertahan hingga 10 jam dan pada suhu ruang 25°C bisa bertahan sekitar 4 sampai 6 jam.
Untuk Momsui yang bekerja dan menyimpan ASIP di dalam cooler bag, ASI bisa bertahan hingga 24 jam dengan penyimpanan ditambah dengan es batu agar kualitasnya tetap terjaga.
Penyimpanan ASI segar di kulkas bawah atau chiller pada kulkas satu pintu, ASI bisa bertahan 3-8 hari dengan suhu 0-4°C. Sebaiknya ASI tidak disimpan di bagian pintu. Simpan di bagian paling belakang kulkas karena merupakan tempat paling dingin dan tidak terpengaruh perubahan suhu.
Pada freezer kulkas satu pintu, ASI dapat disimpan hingga maksimal 2 minggu dengan suhu -15°C. Dan pada freezer kulkas dua pintu, Momsui dapat menyimpan ASIP dari 3-4 bulan dengan suhu -18°C.
Jika Momsui memiliki kulkas khusus atau kulkas tunggal untuk ASIP, maka batas penyimpanannya lebih lama. ASIP bisa disimpan di freezer tunggal dari 6-12 bulan. Pada 6 bulan penyimpanan kondisi ASIP masih baik, pada pada bulan ke 12 ASIP masih bisa diterima.
ASIP beku yang dicairkan dalam kulkas tapi belum dihangatkan
Setelah ASIP disimpan di freezer, ada kalanya ASI perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum diminum oleh bayi. Salah satu cara yang paling aman adalah mencairkan ASIP secara perlahan di dalam kulkas.
Namun, ASIP yang sudah dicairkan dengan cara ini memiliki aturan penyimpanan dan batas waktu konsumsi yang perlu dipahami. Penyimpanan ASIP beku yang dicairkan dalam kulkas tapi belum dihangatkan yaitu :
- Pada suhu ruang : ASIP beku yang sudah dicairkan sebaiknya disimpan tidak lebih dari 4 jam
- Tidak disarankan untuk disimpan di cooler bag
- Pada chiller kulkas satu suhu 0-4°C maksimal 24 jam
- ASIP beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali di dalam freezer
Artikel lainnya : Foremilk vs Hindmilk : Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting untuk Bayi?
ASIP yang sudah dicairkan dengan air hangat
Selain dicarikan di dalam kulkas, ASIP juga sering dicairkan atau dihangatkan dengan air hangat agar suhunya nyaman untuk diminum bayi. Namun, ASIP yang sudah melalui proses ini memiliki ketahanan yang lebih dibandingkan ASI segar.
ASIP yang sudah dihangatkan hanya boleh diminum sekaligus atau sampai habis jika penempatannya di suhu ruang. Jika Momsui ingin simpan ASIP di dalam kulkas sebaiknya tidak lebih dari 4 jam atau sampai jadwal minum ASIP selanjutnya. ASIP yang sudah dihangatkan juga tidak boleh dibekukan atau dimasukkan ke dalam freezer.
Proses pembekuan dan pencairan pada ASI dapat menyebabkan perubahan struktur kandungannya. Karena ASIP beku yang sudah mencair memiliki risiko kontaminasi yang lebih tinggi, sebaiknya segera dihabiskan jika sudah keluar dari freezer atau kulkas.
ASIP yang sudah diminum oleh bayi dari botol yang sama
ASIP yang sudah diminum oleh bayi dari botol yang sama sebaiknya segera dihabiskan. Hal ini karena ASI yang telah diminum sudah bercampur dengan air liur, sehingga berisiko terkontaminasi oleh bakteri.
Oleh sebab itu, ASIP jenis ini tidak boleh disimpan kembali di kulkas atau freezer. Sebaiknya segera dihabiskan dalam waktu singkat sesuai anjuran. Jika ASI tidak habis diminum, sisa ASIP perlu dibuang demi menjaga keamanan dan kesehatan si Kecil.
Apabila Momsui masih ragu mengenai cara menyimpan, menghangatkan atau menentukan ASIP mana yang masih aman dikonsumsi, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan konselor laktasi profesional di KS Women and Children Clinic. Momsui akan mendapatkan pengalaman dan pendampingan terbaik agar proses pemberian ASI tetap aman, nyaman dan optimal.
Ditinjau oleh : dr. Fathtiara Inayati, CBS









0 Comments