Setelah melahirkan dengan metode operasi caesar, tubuh Mom tentu membutuhkan waktu untuk pemulihan, terutama pada area luka jahitan. Rasa perih, tidak nyaman, hingga kekhawatiran akan infeksi sering kali membuat Mom jadi lebih waspada saat beraktivitas.
Padahal, dengan perawatan yang tepat, luka jahitan caesar bisa cepat kering dan sembuh dengan baik. Mom tidak perlu khawatir, karena perawatan luka jahitan caesar tidak terlalu sulit dan bisa dilakukan sendiri di rumah.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, luka jahitan caesar bisa lebih cepat kering dan risiko infeksi pun dapat diminimalkan. Yuk, simak langkah-langkah mudah yang bisa Mom lakukan di rumah agar proses pemulihan berjalan lebih nyaman.
Artikel lainnya : Ciri-Ciri Luka Caesar Infeksi dan Cara Merawat Luka Operasi Caesar
Proses penyembuhan luka jahitan caesar
Setelah persalinan caesar, luka jahitan akan melalui beberapa tahap penyembuhan secara bertahap. Pada hari-hari awal, Mom mungkin masih merasakan nyeri, perih, atau sedikit bengkak di area luka, yang merupakan hal normal selama tidak disertai tanda infeksi. Luka juga bisa terasa kaku saat bergerak atau berubah posisi, terutama ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring.
Memasuki minggu pertama hingga kedua, luka jahitan biasanya mulai mengering dan rasa nyeri perlahan berkurang. Warna luka dapat berubah menjadi lebih pucat atau kecoklatan sebagai bagian dari proses penyembuhan alami. Pada tahap ini, penting bagi Mom untuk tetap menjaga kebersihan luka, menghindari aktivitas berat, serta memastikan area luka tetap kering dan tidak lembap. Dengan perawatan yang tepat dan kontrol rutin sesuai anjuran dokter, proses penyembuhan luka jahitan caesar dapat berjalan lebih optimal dan nyaman bagi Mom.
Panduan perawatan luka bekas caesar di rumah
Perawatan luka jahitan caesar yang tepat sangat penting agar cepat kering dan terhindar dari infeksi. Dengan langkah sederhana dan konsisten, Mom bisa merawat luka sendiri di rumah dengan aman. Berikut beberapa cara merawat luka jahitan caesar yang bisa Mom lakukan di rumah:
- Ganti perban luka minimal sekali sehari atau segera ganti jika perban basah atau kotor
- Ikuti anjuran dari dokter atau tenaga kesehatan mengenai kapan sebaiknya luka sudah boleh dibiarkan terbuka tanpa perban
- Bersihkan area luka menggunakan sabun lembut dan air bersih tanpa menggosok luka
- Saat mandi, cukup biarkan air mengalir perlahan di atas luka
- Mom boleh mandi tanpa perban jika luka ditutup dengan jahitan, staples atau lem khusus
- Hindari berendam, berenang, atau menggunakan kolam air panas hingga dokter mengizinkan (biasanya sekitar 3 minggu setelah operasi)
- Keringkan area luka dengan menepuk perlahan menggunakan kasa steril
- Kenakan pakaian berbahan katun dan longgar agar Mom tetap nyaman
- Jika bekas jahitan terasa nyeri, konsultasikan dengan dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat pereda nyeri.
- Waspadai tanda-tanda infeksi
Dengan menerapkan langkah-langkah perawatan di atas secara rutin, Mom dapat membantu luka jahitan caesar lebih cepat kering dan sembuh lebih cepat.
Hal yang perlu dihindari agar luka tidak infeksi
Untuk mencegah infeksi, ada beberapa hal yang sebaiknya Mom hindari selama masa penyembuhan luka jahitan caesar:
- Menyentuh luka dengan tangan yang belum bersih
- Menggaruk, menggosok, atau menekan area luka
- Berendam di bak mandi, kolam air panas, atau berenang sebelum diizinkan dokter
- Menggunakan salep, bedak, atau bahan herbal tanpa anjuran dokter dan tenaga kesehatan
- Mengenakan pakaian ketat yang membuat area luka lembap
- Melakukan aktivitas berat yang berisiko menarik jahitan
Dengan menghindari hal-hal tersebut, risiko infeksi dapat diminimalkan dan luka jahitan bisa sembuh lebih optimal.
Tanda luka jahitan caesar mengalami infeksi
Penting bagi Mom untuk mengenali tanda-tanda infeksi pada luka jahitan caesar sejak dini, agar bisa segera ditangani:
- Luka tampak merah, bengkak, atau terasa hangat
- Nyeri bertambah dan tidak kunjung membaik
- Keluar cairan bernanah atau berbau tidak sedap
- Luka sulit kering atau jahitan terbuka
- Demam, menggigil, atau tubuh terasa lemas
Jika satu atau beberapa tanda di atas muncul, sebaiknya Mom tidak menunda untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kapan harus ke dokter?
Meski sebagian keluhan masih tergolong normal, ada kondisi tertentu yang mengharuskan Mom segera memeriksakan diri ke dokter:
- Nyeri pada luka semakin hebat
- Muncul tanda-tanda infeksi pada luka jahitan
- Demam tinggi atau demam tidak kunjung turun
- Perdarahan dari area jahitan
- Jahitan terbuka atau luka tampak memburuk
Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan memastikan proses pemulihan luka jahitan caesar berjalan dengan aman dan nyaman.
Oleh karena itu, perawatan dan pemeriksaan kondisi Mom pasca persalinan perlu dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal. Konsultasi dengan dokter obgyn profesional di KS Women and Children Clinic dapat membantu memantau proses pemulihan, memastikan luka jahitan sembuh dengan baik, serta memberikan saran perawatan yang sesuai dengan kondisi Mom.









0 Comments