Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Cara Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir untuk Kesehatan si Kecil

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir

Tali pusat adalah struktur melingkar yang dapat bergerak dengan fleksibel di dalamnya terdapat oksigen dan nutrisi bagi janin saat hamil. Setelah lahir bayi tidak lagi membutuhkan tali pusat sehingga tenaga medis memotongnya dan bagaimana cara merawat tali pusat bayi baru lahir? Sisa tali pusat di dalam tunggul akan lepas sendiri dalam tiga minggu, maka dari itu pastikan untuk menjaga tunggul tetap bersih dan kering, ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. 

Apa Itu Tali Pusat?

Tali pusat merupakan penghubung penting antara janin dan plasenta, tali pusat akan berkembang seiring waktu, maka dari itu ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. Tali pusat biasanya akan berubah pada waktu 3 minggu dengan pembentukan batang penghubung. Di minggu ke 7 tali pusat terbentuk sepenuhnya mulai dari batang penghubung, saluran vitelin dan pembuluh darah tali pusat yang mengelilingi selaput amnion, ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. 

Pembuluh darah pada tali pusat akan mengalirkan darah janin ke plasenta. Pembuluh darah pada tali pusat vena membawa darah yang kaya oksigen dan nutrisi dari plasenta ke janin, sedangkan arteri di tali pusat membawa darah yang kekurangan oksigen dan membawa limbah dari janin ke plasenta, maka dari itu ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. 

Pada trimester pertama akhir bagian kecil dari tubuh bayi mulai berkembang sehingga terbentuk tali pusat sehingga Mom harus mengetahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. Tali pusat terdiri dari dua pembuluh darah yang disebut arteri dan vena keduanya dilapisi dengan jelly wharton. 

Pada trimester kedua tali pusat bayi memanjang dengan panjang 50-60 cm dengan lebar 2 cm, maka dari itu ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. Jika terjadi masalah dengan tali pusat maka bisa berbahaya pada kesehatan bayi di dalam kandungan dan meningkatkan masalah kesehatan hingga kematian ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. 

Fungsi Tali Pusat?

Plasenta dan tali pusat memiliki fungsi untuk memastikan janin mendapatkan darah yang dibutuhkan selama kehamilan berlangsung. Plasenta memiliki fungsi seperti paru-paru, jantung, dan sistem pencernaan untuk janin, sementara tali pusat menghubungkan janin dengan plasenta, maka dari itu ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir. 

ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir, karena tali pusat memiliki berfungsi secara dua arah, di sisi satu darah memiliki oksigen dan mengalirkan nutrisi dari plasenta ke janin sehingga bayi bisa tumbuh. Di sisi lainnya darah yang kekurangan oksigen kembali ke plasenta untuk dibersihkan oleh tubuh Mom. 

Proses ini akan berlangsung selama kehamilan hingga bayi lahir. Setelah bayi lahir di dunia ia tidak butuh lagi plasenta dan ketahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir karena organ dapat berfungsi dengan baik. 

Berapa Lama Tali Pusat Terlepas

Pasti Mom bertanya tanya berapa lama tali pusat terlepas? Tunggul tali pusat pada si Kecil bisanya akan terlepas dalam waktu satu hingga dua minggu setelah bayi lahir. Pada hari pertama tunggul memiliki warna kuning dan memiliki tekstur yang agak basah. Ketika mulai mengering maka akan berubah warna menjadi coklat atau hitam dan akan menyusut dengan sendirinya. 

Perubahan ini pasti membuat Mom merasa cemas, namun tenang saja Mom hal ini normal. Saat tunggul terlepas maka akan ada darah sedikit atau cairan namun ini bukan masalah yang besar. Mom dapat menunggu beberapa hari lagi sampai tunggul mengering dengan sempurna. 

Bagaimana Cara Merawat Tali Pusat?

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir akan diberikan edukasi oleh dokter dan perawat akan memberitahu cara merawat tali pusat bayi setelah pulang ke rumah. Penting untuk diketahui bahwa tali pusat harus tetap kering dan bersih hal ini untuk mengurangi risiko infeksi, berikut cara yang perlu diketahui: 

1. Mandi dengan Spons

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir yaitu Mom dapat memandikan si Kecil dengan spons hingga tunggulnya terlepas dengan sendirinya. Gunakan waslap dengan sabun untuk membersihkan tubuh si Kecil, jangan merendam bayi di dalam bak. Biarkan tunggul mengering dengan sendirinya kemudian tunggu beberapa hari agar bayi bisa dimandikan seperti biasa. 

2. Lipat Popok ke Bawah

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir yaitu saat mengganti popok si Kecil lipat bagian depan popok ke bawah di bawah tali pusat dan ke arah perut bayi. Hal ini untuk mencegah kotoran dan air mani mengenai tali pusat. Namun Mom tidak perlu khawatir ada popok yang sudah dirancang khusus dengan potongan tali pusat. 

3. Bersihkan Secukupnya

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir yaitu jika tali pusat terkena kotoran atau air mani maka Mom bisa bersihkan dengan kain yang lembab dan biarkan kering dengan sendirinya. 

4. Tunggu Tunggul Lepas Sendiri

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir yaitu Mom jangan khawatir tunggul dapat terlepas dengan sendirinya jadi Mom jangan menariknya. Menarik tunggul bisa menyebabkan pendarahan sehingga hal ini bisa berbahaya untuk si Kecil.

5. Waspada Tanda Infeksi

Jika terlihat kemerahan, bengkak, keluar cairan, memiliki bau busuk hingga pendarahan maka segera konsultasi dengan dokter kandungan. 

Tanda-tanda Masalah Pada Tali Pusat

Tali pusat lepas dengan sendirinya tanpa memiliki masalah. Namun sebagian Mom memiliki masalah tali pusat yang terinfeksi atau tali pusat yang tidak terlepas dengan sendirinya, hubungi dokter anak ketika mengalami hal ini:

  1. Memiliki tanda infeksi seperti kulit yang kemerahan di sekitar pangkal tunggul atau memiliki cairan busuk. 
  2. Si kecil menangis saat areanya tersentuh. 
  3. Tali pusat berdarah.
  4. Tunggul tali pusat tidak lepas dalam waktu 3-4 minggu. 

Kini Mom telah mengetahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir, jika Mom mengalami masalah pada tali pusat maka dapat konsultasi dengan dokter kandungan di KS Women and Children Clinic.

Penulis

Penulis

Tanggal

02/28/2025

Penulis

Penulis

Tanggal

02/28/2025

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares