Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Haruskah Mengulang Lagi Saat Imunisasi PCV Terlambat?

dampak jika imunisasi pcv terlambat

Sejak baru lahir, si Kecil harus diberikan imunisasi. Mulai dari Hepatitis B, BCG, Polio 1 dan seterusnya. Namun ada salah satu imunisasi yang seharusnya sudah diberikan kepada si Kecil sejak usianya 2 bulan, yaitu imunisasi PCV. 

Mom harus lebih perhatikan lagi pemberian imunisasi kepada si Kecil ya. Jika imunisasi terlambat 1 minggu, si Kecil berpotensi tertular penyakit dari luar. Itu dikarenakan sistem imunnya masih belum matang dan juga belum bisa melawan infeksi. 

artikel banner

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja jika imunisasi PCV terlambat dan juga berbagai jenis imunisasi . 

Tujuan Imunisasi?

Imunisasi yang diketahui oleh Mom ialah salah satu cara Mom untuk mencegah si Kecil tertular oleh bakteri di sekitarnya lalu diberikan vaksin agar membentuk kekebalan tubuh si Kecil terhadap penyakit-penyakit tersebut. 

Prosedur untuk mendapatkan imunisasi ini juga sudah terjadwal sesuai kurun waktu tertentu sehingga anak dipastikan untuk melakukannya tepat waktu. Karena bisa saja akan terjadi hal yang tidak diinginkan jika imunisasi terlambat 1 minggu. 

Apa Saja Imunisasi Untuk Si Kecil? 

Tentu Mom mengetahui imunisasi menjadi penting bagi si Kecil untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Dimulai dari imunisasi wajib hingga imunisasi tambahan yang dianjurkan oleh dokter anak masing-masing. 

Imunisasi Wajib

Berikut imunisasi wajib untuk si Kecil ya Mom: 

  • BCG
  • Polio
  • Hepatitis B
  • DPT-Hib
  • Campak-Rubella

Imunisasi Tambahan 

Berikut imunisasi tambahan yang biasa diberikan untuk si Kecil: 

    • Pneumokokus/PCV
    • Rotavirus
    • Cacar
    • Hepatitis A
    • Influenza
    • Japanese Encephalitis
    • Tifoid
    • Mumps 
    • Dengue
    • HPV

Salah satu imunisasi yang mungkin sering didengar oleh para Mom ialah PCV. Jika imunisasi PCV terlambat, maka si Kecil kemungkinan akan terpapar virus pneumokokus yang akan menyebabkan radang paru, radang selaput otak dan juga infeksi darah. Tenang Mom, saat imunisasi PCV terlambat cukup melanjutkan vaksinnya kembali sesuai usia si Kecil ya Mom. Ternyata, pneumokokus menjadi virus yang menjadi penyebab kematian paling tinggi pada balita. Sekiranya di tahun 2015, ada sekitar 14% dari 147.000 anak di bawah usia 5 tahun meninggal karena terserang radang paru atau pneumonia. Jika si Kecil sudah

Sedangkan untuk imunisasi DPT 3, Mom harus mengetahui terlebih dahulu imunisasi DPT 3 itu apa. Imunisasi DPT 3 adalah usaha Mom untuk menjaga si Kecil dari penyakit difteri, pertussis dan tetanus. Setelah dipastikan si Kecil terpenuhi imunisasi wajibnya, maka sistem tubuhnya pun siap melawan dan tidak tertular penyakit-penyakit tertentu. Justru, jika Mom memberikan imunisasi DPT 3 terlambat, maka akan berisiko terpapar penyakit tersebut. 

Dampak Negatif Jika Anak Imunisasi Terlambat 1 Minggu

Karena sistem kekebalan tubuh pada anak belum terbentuk dengan sempurna, maka Mom wajib mengetahui waktu untuk melakukan vaksin lengkap kepada si Kecil berdasarkan usianya. Untuk jadwal vaksin lengkap, Mom dapat melihat dari IDAI atau menanyakannya saat sedang jadwal pemeriksaan ke dokter anak.

Baca juga : Jadwal dan Tahapan Vaksinasi Bayi Yang Mom Mesti Ketahui

Adapun dampak negatif yang mungkin terjadi saat si Kecil tidak diberikan imunisasi dengan lengkap atau imunisasi PCV terlambat, maka si Kecil akan berisiko terkena penyakit TB Paru, Hepatitis B, Difteri, Pertussis, Tetanus, Polio, Campak, dan infeksi penyakit menular lainnya. Terpenting ialah Mom harus selalu ingat kapan saja waktunya si Kecil diberikan vaksin untuk mencegah terserang penyakit saat imunisasi PCV terlambat. 

Baca juga : Waspada! Ini Akibat Jika si Kecil Skip Vaksin Tambahan

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Terlambat Imunisasi? 

Saat si Kecil sudah terlanjur terlambat melakukan imunisasi, maka si Kecil nantinya akan menjadi rentan terserang infeksi. Tentu saja upaya Mom untuk membuat hal itu tidak terjadi ialah melakukan vaksinasi susulan dan juga konsultasi dengan dokter spesialis anak di Kehamilan Sehat terdekat.

Penulis

Penulis

Tanggal

01/19/2023

Penulis

Penulis

Tanggal

01/19/2023

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares