Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Kapan Ibu Hamil Harus Melakukan CTG Kehamilan?

ctg kehamilan

Kehamilan menjadi dambaan para Ibu Hamil yang menantikan kehadiran buah hati didalam rahim. Kebahagiaan itu akan bertambah saat Mom mulai bisa mendengar detak jantung janin. Nah, detak jantung janin mulai bisa Mom rasakan saat 5 minggu atau di usia kehamilan 5 minggu. Namun di usia tersebut, Mom hanya bisa mendengar detak jantungnya secara spontan. 

Jika Mom ingin mendengarnya melalui USG, Mom bisa mendengarnya saat memasuki usia kehamilan 6-9 minggu. Selain dengan USG, Mom juga bisa menggunakan alat CTG kehamilan untuk mencatat detak jantung janin loh. Di beberapa klinik dan pelayanan kesehatan lainnya Mom bisa melakukan CTG kehamilan tersebut, salah satunya di Kehamilan Sehat. 

Tapi Mom perlu mengetahui kapan CTG kehamilan dilakukan dan kondisi seperti apa yang mengharuskan Mom melakukan cek CTG ibu hamil dalam artikel berikut ya Mom. 

1. Apa Itu CTG?

CTG ibu hamil ini merupakan alat rekaman elektronik yang bisa mengetahui kelanjutan detak jantung janin dengan transduser USG yang ditempelkan di perut Mom. Sedangkankan transduser lainnya ditempelkan di atas fundus uteri Mom yang bertugas mencatat secara bersamaan adanya aktivitas uterus. Aktivitas uterus dan denyut jantung yang ditempelkan di perut Mom akan dilihat hasilnya lewat selembar kertas. Normalnya, janin akan berdetak antara 110 dan 160 denyut per menit lalu bertambah lagi saat janin bergerak dalam kandungan. 

Dengan Mom melakukan CTG kehamilan, dokter bisa langsung mengetahui adanya perubahan denyut jantung janin sehingga bisa segera diberikan pertolongan lebih lanjut. Mom biasanya yang memeriksakan denyut jantung janin saat masuk di trimester 3.

Komponen yang dinilai ketika CTG ibu hamil ialah denyut dasar dari si janin dalam kandungan, kecepatan jantungnya, denyutnya secara dasar saat janin bergerak, dan variabilitas dasar. catatan yang akan terlihat di lembar kertas hasil CTG ibu hamil tersebut dengan melihat denyut jantung janin awal 110 hingga 160 per menit, lalu variabilitas dasar lebih besar dari 5 denyut per menit, tidak adanya deselerasi, dan ada dua atau lebihnya denyut jantung janin lebih dari 15 denyut per menit dan ditahan paling sedikit 15 detik dalam jangka waktu 20 menit. 

Baca juga : Catat Mom! Ketahui Detak Jantung Janin Normal

2. Kapan CTG Kehamilan Dilakukan?

CTG Kehamilan bisa dilakukan setelah usia kehamilan lebih dari 28 minggu atau trimester 3. Karena jika CTG ibu hamil dilakukan sebelum usia tersebut Janin dalam kandungan belum bisa merespons pemeriksaan yang dilakukan.

3. Kondisi yang Mengharuskan Mom Melakukan CTG Kehamilan?

CTG Ibu hamil dilakukan saat Mom ada beberapa keluhan seperti gerakan janin yang kurang bahkan berhenti. Namun jika dinyatakan Mom dan janinnya dalam keadaan baik, CTG kehamilan tidak akan rutin untuk dilakukan. Pemeriksaan detak jantung janin biasanya dengan fetal doppler, sedangkan alat CTG ibu hamil hanya mencatat denyut jantung janin. Mom perlu mengetahui beberapa kondisi yang mengharuskan Mom melakukan CTG ibu hamil:

– Posisi janin sungsang

– Hamil kembar

– Demam

– Ketuban pecah dini

– Lahir prematur

– Infeksi ketuban

– Ukuran janin kecil

– Terjadi perdarahan saat persalinan

Selain karena kondisi seperti di atas, ternyata saat Mom melakukan CTG ibu hamil alat itu juga mampu mendeteksi kontraksi palsu dan bisa mengantisipasi terjadinya kontraksi asli yang bisa datang kapan saja bagi Mom yang sudah masuk di trimester 3 namun belum juga lahir.

Dari hasil pemeriksaan CTG ibu hamil tersebut pun dibagi menjadi 2, reaktif dan nonreaktif. Dimana yang reaktif akan menunjukkan detak jantung yang meningkat setelah janin bergerak, sedangkan non reaktif akan melihatkan denyut jantung yang tidak bertambah saat janin sudah bergerak. Disarankan untuk melakukan CTG kehamilan ini berdasarkan arahan dari dokter kandungan Mom ya. Jadi Mom bisa konsultasikan terlebih dahulu kondisi Mom apakah perlu untuk melakukan CTG ibu hamil atau tidak. Ditunggu kunjungannya ke klinik Kehamilan Sehat cabang terdekat dari rumah Mom ya.

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

09/07/2023

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

09/07/2023

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Buah Penghilang Rasa Mual yang Wajib Mommil Coba

Buah Penghilang Rasa Mual yang Wajib Mommil Coba

Mual saat hamil atau morning sickness menjadi salah satu gejala kehamilan yang paling umum dialami oleh ibu hamil. Kondisi morning sickness ini tentu mengganggu kenyamanan Mommil akibat rasa yang bergejolak di perut dan tak jarang hingga mengeluarkan isi perut Mommil....

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares