Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Pelekatan Menyusui yang Benar: Panduan Latch On agar Bayi Menyusu Efektif

pelekatan menyusui

Menyusui yang nyaman dan efektif tidak hanya ditentukan oleh jumlah ASI, tetapi juga dari cara bayi menyusu. Pelekatan menyusui yang benar atau latch on berperan penting dalam membantu bayi mendapatkan ASI secara optimal serta mencegah berbagai masalah menyusui pada ibu. Oleh karena itu, penting bagi Momsui untuk memahami teknik pelekatan menyusui yang tepat sejak awal. 

Apa itu pelekatan menyusui (latch on

Pelekatan menyusui atau latch on adalah cara bayi melekatkan mulutnya pada payudara ibu saat menyusu. Pelekatan yang tepat memungkinkan bayi menghisap ASI secara efektif, sekaligus membantu merangsang produksi ASI dan mencegah nyeri atau luka pada puting. Dengan pelekatan menyusui yang benar, proses menyusui dapat berjalan lebih nyaman bagi ibu dan optimal bagi bayi. 

Pentingnya pelekatan menyusui (latch on) yang benar 

Pelekatan menyusui (latch on) yang benar sangat penting, karena jika diabaikan seringkali menyebabkan kegagalan menyusui yang bisa berawal dari kesalahan dalam memposisikan dan melekatkan bayi ke payudara. Pelekatan yang tidak tepat dapat menyebabkan puting ibu menjadi lecet dan nyeri, sehingga ibu merasa tidak nyaman dan enggan menyusui. Akibatnya, frekuensi dan durasi menyusu dapat berkurang, yang berdampak pada menurunnya produksi ASI. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, bayi berisiko tidak mendapatkan asupan ASI yang cukup, sehingga kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi secara optimal. Dampak lanjutannya, bayi dapat mengalami kenaikan berat badan yang tidak sesuai dengan usianya dan berisiko mengganggu tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, Momsui perlu memahami dan menerapkan cara melakukan pelekatan menyusui yang benar agar proses menyusui dapat berjalan lebih efektif, nyaman, dan mendukung kebutuhan nutrisi bayi secara optimal. 

Cara melakukan pelekatan menyusui yang benar 

pelekatan atau latch on menyusui, sumber Cleveland Clinic

latch on menyusui, sumber Cleveland Clinic

Sebelum mempraktikkan cara melakukan pelekatan menyusui yang benar, Momsui perlu memahami bahwa posisi ibu dan bayi sangat berperan dalam keberhasilan latch on. Kenyaman saat menyusui, ketenangan ibu, serta kesiapan bayi akan membantu proses pelekatan berjalan lebih optimal. Panduan cara melakukan pelekatan yang benar saat menyusui : 

1. Persiapan kenyamanan dan kebersihan ibu saat menyusui

  • Cuci tangan terlebih dahulu dengan air mengalir, perah sedikit ASI dari payudara lalu oleskan pada puting dan sekitar areola untuk menjaga kelembaban puting susu 
  • Temukan posisi yang nyaman saat menyusui, bila perlu gunakan bantal menyusui 
  • Jika posisi duduk, pastikan posisi Momsui tidak membungkuk. Coba gunakan bangku kecil untuk menopang kaki, agar bayi lebih dekat ke payudara 

2. Posisikan bayi dengan benar

  • Posisikan bayi dengan satu lengan, kepala bayi terletak di dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu 
  • Pastikan bayi ditopang dengan baik sehingga Momsui dapat dengan mudah mendekatkan bayi ke payudara (dan bukan mendekatkan payudara ke bayi) 
  • Dekatkan bayi ke tubuh, pastikan telinga, bahu dan pinggulnya berada dalam satu garis lurus 
  • Posisi perut bayi menempel ke tubuh ibu
  • Posisi lengan bayi yang berada dibawah diarahkan untuk merangkul tubuh ibu, sedangkan tangan yang di atas bisa dipegang atau diletakkan di atas dada ibu

3. Lakukan pelekatan payudara  

  • Pegang payudara Momsui dengan posisi tangan berbentuk huruf C tepat di belakang areola 
  • Arahkan mulut bayi ke arah puting, dagu bayi harus menempel di bagian bawah payudara 
  • Agar bayi membuka mulutnya lebar-lebar, Momsui dapat merangsangnya dengan menggelitik bibir atas dan bawah bayi. Saat mulutnya terbuka lebar, akan lebih mudah bagi mereka untuk menyusu lebih optimal 
  • Letakkan payudara Momsui ke dalam mulut bayi, arahkan puting ke langit-langit mulut bayi. Dengan cara ini dapat mempermudah bayi untuk menyusu tepat di areola bukan hanya puting saja 
  • Setelah bayi menyusu, jangan lepaskan payudara Momsui dlu, tahan dengan jari selama 20 detik. Ini akan memberikan kesempatan pada bayi untuk memulai menyusu sendiri, kemudian lepaskan. 

Menggendong bayi sekaligus memposisikan payudara terkadang membutuhkan bantuan. Pada kondisi ini, dukungan suami atau orang terdekat dapat sangat membantu. Pelekatan menyusui yang baik memang memerlukan proses belajar dan latihan.

Pada awalnya, Momsui mungkin merasa kesulitan karena belum terbiasa, namun hal tersebut merupakan kondisi yang normal. Seiring waktu dan semakin sering dilakukan, proses menyusui akan terasa lebih mudah dan pelekatan bayi pun menjadi semakin optimal. 

Tanda pelekatan menyusui sudah benar

Untuk memastikan bayi dapat menyusu dengan efektif dan Momsui tetap merasa nyaman, penting untuk mengenali tanda-tanda pelekatan menyusui yang sudah benar. Latch on dapat dikatakan sudah benar apabila Momsui memperhatikan beberapa tanda berikut : 

  • Mulut bayi terbuka lebar 
  • Bibir bayi terlipat keluar
  • Pipi bayi tidak kempis / cekung 
  • Tidak ada bunyi decak, hanya terdengar bunyi menelan 
  • Bayi terlihat tenang 
  • Posisi mulut bayi menutupi sebagian besar bagian bawah areola 
  • Dagu bayi menempel di bagian bawah payudara 
  • Momsui tidak merasakan nyeri pada puting saat menyusui 

Dengan memahami ciri-ciri ini, Momsui dapat lebih mudah mengevaluasi apakah posisi bayi sudah optimal saat menyusu. 

Tanda pelekatan menyusui tidak tepat  

Selain mengenali tanda latch on menyusui yang sudah benar, Momsui juga perlu memahami ciri-ciri pelekatan menyusui yang tidak tepat, yaitu : 

  • Mulut bayi masih terbuka 
  • Mulut bayi hanya menghisap bagian puting saja.
  • Dagu bayi tidak menempel di payudara 
  • Momsui mengalami nyeri puting saat menyusui 

Jika tanda-tanda di atas masih muncul selama proses menyusui maka Momsui perlu melakukan evaluasi kembali terhadap posisi dan teknik menyusui yang digunakan.

Agar proses menyusui berjalan lebih optimal, Momsui dapat berkonsultasi langsung dengan dokter laktasi berpengalaman di KS Women and Children Clinic. Melalui konsultasi laktasi, Momsui bisa mendapatkan edukasi dan pendampingan menyusui yang sesuai dengan kondisi ibu dan bayi, mulai dari evaluasi posisi hingga penanganan berbagai masalah selama proses menyusui. Penanganan yang tepat, membantu proses meng-ASI-hi menjadi lebih nyaman, efektif dan mendukung tumbuh kembang bayi lebih optimal. 

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

01/18/2026

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

01/18/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares