Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Ragi untuk Ibu Hamil, Rahasia Nutrisi atau Ancaman Kesehatan?

ragi

Kehamilan merupakan kondisi fisik yang membutuhkan nutrisi lebih banyak, hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. Maka dari itu selama kehamilan Mom akan mengalami perubahan pada berat badan, volume plasma, darah hingga aktivitas hormon. Masalah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung ragi untuk Ibu hamil, karena kandungan yang ada di dalamnya yaitu vitamin B kompleks, protein, zat besi, dan antioksidan yang penting untuk si Kecil. 

Artikel lainnya: 10 Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil dan Manfaatnya bagi Kehamilan 

disc 10% pasien baru ks

Apa Itu Ragi?

Ragi merupakan kelompok dari biji-bijian kecil yang tumbuh di semua negara, biasanya ragi dijadikan sebagai makanan pokok di Afrika dan Asia. Belakangan ini ragi populer di berbagai negara karena kaya akan nutrisi. Namun, ada beberapa jenis ragi seperti pearl, millet, foxtail millet, finger millet dan proso millet. 

Ragi biasanya bebas gluten, kaya akan serat dan protein, vitamin, mineral, zat besi, kalsium, dan magnesium. Mengonsumsi ragi dilakukan dengan banyak cara, ada yang mengonsumsi secara langsung, di dalam tepung, hingga berbentuk butiran yang dipanggang. Ragi sendiri diolah menjadi berbagai macam makanan seperti roti, bubur, hingga dessert. 

Manfaat Ragi untuk Ibu Hamil

Manfaat ragi untuk Ibu hamil sesuai dengan kandungan yang ada di dalamnya dan jenis ragi yang dapat dikonsumsi selama kehamilan, berikut penjelasannya:

1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Ragi mengandung serat yang tinggi sehingga jika Mommil mengonsumsi ini maka dapat memperlancar sistem pencernaan. Sehingga ragi sangat bermanfaat bagi Ibu hamil karena sembelit merupakan masalah yang sering muncul selama kehamilan. 

2. Memperbaiki Jaringan Tubuh

Protein yang ada di dalam ragi memiliki peran penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan baik untuk janin dan Mom. Protein yang ada di dalam ragi dapat mendukung pertumbuhan otot, kulit, dan organ bayi. 

3. Mencegah Anemia

Ragi mengandung zat besi, kalsium, magnesium, hingga folat kandungan ini dapat mencegah terjadinya anemia. Kandungannya juga sangat berpengaruh pada kesehatan tulang, meningkatkan perkembangan otak dan sistem saraf pada janin. 

Artikel lainnya: Simak Porsi Makan Ibu Hamil yang Tepat Bikin Janin Sehat! 

4. Bebas Gluten

Ragi memiliki banyak jenis, secara alami ragi bebas gluten maka dari itu Ibu hamil dapat mengonsumsi ragi. Jika kondisi tubuh Mommil intoleransi terhadap gluten dan celiac disease maka Mommil dapat mengonsumsi ragi selama kehamilan. 

5. Membantu Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Beberapa jenis ragi mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah. Sehingga hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah risiko diabetes gestasional yang sering dialami Ibu hamil. 

ragi

Risiko Mengonsumsi Ragi Selama Hamil 

Ragi atau millet jari berasal dari biji-bijian yang bergizi kaya akan kalsium, zat besi, protein, dan serat. Ragi dapat dikonsumsi selama kehamilan, namun nyatanya ada beberapa kondisi bahwa ragi dapat menimbulkan risiko bagi Mom dan janin, simak penjelasannya di bawah ini:

  • Jika Mommil memiliki alergi pada ragi maka akan menyebabkan gangguan pencernaan. 
  • Ragi tinggi akan fosfor dan kalsium sehingga dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti batu ginjal. 
  • Kandungan yang ada di dalam ragi yaitu protein dan senyawa goitrogenik sehingga bisa memperburuk kondisi tiroid yang sudah ada.  

Rekomendasi Menu Ragi Selama Hamil

Ragi dapat diolah berbagai macam menu yang lezat mulai dari minuman, makanan, camilan hingga dessert sehat. Mengonsumsi ragi selama kehamilan dapat mencegah terjadinya anemia, menjaga pencernaan hingga memberikan energi untuk Mommil, simak menunya di bawah ini:

1. Bubur Millet 

Bubur millet dapat dimasak dengan susu atau air dengan menambahkan madu/ gula merah, Mom juga bisa menambahkan buah dan kacang. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan merendam ragi selama semalaman dengan susu kemudian tambahkan buah, kacang hingga pemanis alami. 

2. Dessert Millet

Ragi dapat dijadikan olahan dessert salah satunya yaitu puding hingga cookies. Mommil dapat membuat dessert dari ragi dengan cara memasaknya bersama dengan susu dan pemanis alami. Jika Mommil ingin membuat cookies maka tambahkan tepung di dalamnya. 

Artikel lainnya: Anggur untuk Ibu Hamil, Kaya Nutrisi tapi Perlu Dibatasi? 

3. Salad Millet 

Millet dapat dikonsumsi dengan matang dan dapat dijadikan bahan dasar salad. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mencampurkan sayuran segar di dalamnya. Kemudian Mom bisa menambahkan salad, rempah hingga dressing dengan menggunakan minyak zaitun atau lemon. 

Ragi atau millet memang menyimpan banyak manfaat bagi Ibu hamil, mulai dari menjaga kesehatan pencernaan, mendukung pembentukan tulang, sehingga membantu mencegah anemia. Namun, pada beberapa kondisi medis tertentu seperti alergi, gangguan ginjal, atau masalah tiroid, konsumsi ragi justru bisa menimbulkan risiko. Karena itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk tidak hanya melihat manfaatnya, tetapi juga memahami potensi efek sampingnya.

Jika Mom masih ragu atau ingin tahu apakah ragi aman dikonsumsi sesuai kondisi kehamilan Mom, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan di KS Women and Children Clinic. Dengan arahan medis yang tepat, Mom bisa mendapatkan asupan nutrisi terbaik demi kesehatan diri dan si Kecil.

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

08/30/2025

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

08/30/2025

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

7 Manfaat Tummy Time untuk Perkembangan Bayi Sejak Dini

7 Manfaat Tummy Time untuk Perkembangan Bayi Sejak Dini

Tummy time penting dilakukan setiap hari untuk bayi, karena tindakan ini dapat membantu perkembangan kepala dan leher sekaligus melatih kekuatan otot kepala, leher, tangan, dan bahu si Kecil. Tummy time sendiri dapat dilakukan sejak hari pertama mereka di rumah sakit,...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares