Memasuki trimester ketiga kehamilan, janin mengalami fase pertumbuhan yang sangat pesat sebagai persiapan menjelang kelahiran. Memahami tahapan perkembangan janin pada kehamilan trimester 3 membantu Mommils mengenali perubahan yang terjadi. Sehingga dapat memastikan pertumbuhan janin berlangsung sesuai dengan usia kehamilan.
Setiap minggu memiliki ciri perkembangan yang berbeda, baik dari segi ukuran janin, pematangan organ, hingga kesiapan tubuh janin menghadapi persalinan. Berikut ini penjelasan tahapan perkembangan janin pada kehamilan trimester 3 beserta tanda-tanda pertumbuhan yang normal sesuai usia kehamilan.
Artikel lainnya : Perhatikan Kehamilan Di Trimester 1! Pahami Perkembangan Janin
Perkembangan janin di bulan ke-7 (28-31 minggu)
Memasuki usia kehamilan 28 minggu, kelopak mata janin mulai dapat terbuka sebagian. Pada tahap ini, sistem saraf pusat berkembang pesat dan sudah mampu membantu mengatur suhu tubuh janin. Selain itu, sistem saraf pusat juga berperan dalam memicu gerakan pernapasan, yang biasanya dapat terlihat saat pemeriksaan USG.
Di usia kehamilan ini, panjang janin umumnya mencapai hampir 10 inci (sekitar 250 milimeter) jika diukur dari ubun-ubun hingga bokong, dengan berat badan sekitar kurang lebih 1.000 gram.
Pada usia kehamilan 29 minggu janin sudah mampu menendang, meregangkan tubuh, serta melakukan gerakan menggenggam dengan lebih aktif.
Memasuki usia kehamilan 30 minggu janin umumnya mulai memiliki rambut yang semakin lebat. Selain itu, pembentukan sel darah merah kini berlangsung di sumsum tulang. Ini menandakan perkembangan sistem tubuh yang semakin matang. Pada tahap ini, panjang janin umumnya telah mencapai sekitar 27 cm jika diukur dari ubun-ubun hingga bokong, dengan berat badan mendekati 1.300 gram.
Di usia kehamilan 31 minggu sebagian besar perkembangan utama janin telah terbentuk. Pada tahap ini, fokus pertumbuhan janin beralih pada penambahan berat badan yang berlangsung lebih cepat sebagai persiapan menjelang kelahiran.
Perkembangan janin di bulan ke-8 (32-36 minggu)
Memasuki usia kehamilan 32 minggu, kuku kaki janin sudah mulai terlihat jelas. Pada tahap ini, lanugo (lapisan rambut halus) yang sebelumnya menutupi kulit janin mulai rontok secara bertahap. Di usia kehamilan ini, panjang janin umumnya mencapai sekitar 28 cm jika diukur dari ubun-ubun hingga bokong, dengan berat badan sekitar 1.700 gram.
Pada usia kehamilan 33 minggu, pupil mata janin sudah mampu berubah ukuran sebagai respons terhadap cahaya. Pada tahap ini, tulang-tulang janin semakin mengeras. Tulang tengkorak masih bersifat lentur dan fleksibel untuk memudahkan proses persalinan.
Kemudian di usia kehamilan 34 minggu, kuku janin telah mencapai ujung jari. Pada tahap ini, pertumbuhan fisik janin semakin terlihat jelas seiring bertambahnya ukuran tubuh dan berat badan. Di usia kehamilan ini, panjang janin umumnya mencapai sekitar 30 cm jika diukur dari ubun-ubun hingga bokong, dengan berat badan lebih dari 2.100 gram.
Selanjutnya pada usia kehamilan 35 minggu, janin telah memenuhi sebagian besar ruang di dalam kantung ketuban. Sehingga ruang geraknya menjadi lebih terbatas. Meski demikian, Mommils masih dapat merasakan berbagai gerakan seperti peregangan, berguling, dan menggeliat, yang menandakan janin tetap aktif di dalam kandungan.
Dan saat usia kehamilan 36 minggu, kulit janin tampak semakin halus seiring bertambahnya lapisan lemak di bawah kulit. Akibatnya, lengan dan kaki janin terlihat lebih berisi, menandakan pertumbuhan yang semakin matang.
Pada tahap ini, sebagian besar janin telah berada dalam posisi kepala di bawah sebagai persiapan menuju persalinan. Jika posisi tersebut belum tercapai, dokter atau bidan biasanya akan mulai membahas berbagai upaya untuk membantu janin berputar ke posisi yang tepat, yang umumnya dilakukan menjelang usia kehamilan sekitar 37 minggu.
Perkembangan janin di bulan ke-9 (37-40 minggu)
Memasuki usia kehamilan 37 minggu, janin sudah mampu menggenggam dengan kuat. Sebagai persiapan persalinan, kepala janin mungkin mulai turun ke panggul. Pada tahap ini, janin dianggap cukup bulan.
Pada usia kehamilan 38 minggu, lingkar kepala dan lingkar perut janin hampir sama ukurannya. Kuku kaki janin telah mencapai ujung jari, dan sebagian besar lanugo (bulu halus yang menutupi kulit) telah rontok. Pada tahap ini, berat janin biasanya sekitar 2.900 gram, tetapi variasi tetap mungkin, dengan beberapa bayi mencapai 4.000 gram atau lebih.
Saat memasuki usia kehamilan 39 minggu, janin dianggap cukup bulan. Dada janin semakin membesar, dan lemak tubuh terus menumpuk untuk membantu menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat setelah lahir.
Dan pada usia kehamilan 40 minggu, panjang janin dari ubun-ubun hingga bokong biasanya sekitar 36 cm, dengan berat sekitar 3.400 gram.
Perlu Mommils ingat, setiap tumbuh kembang janin berbeda, ada yang lebih kecil atau lebih besar dari ukuran ini, dan itu masih tergolong normal.
Untuk memantau perkembangan janin secara optimal dan mendapatkan saran yang tepat, Mommils dapat konsultasi langsung dengan dokter Obgyn berpengalaman di KS Women and Children Clinic. Dengan pendampingan profesional dan fasilitas yang lengkap, Mommils akan mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman, mulai dari pemeriksaan rutin hingga persiapan persalinan.









0 Comments