Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Vaksin Japanese Encephalitis: Manfaat, Jadwal, dan Efek Sampingnya

vaksin japanese encephalitis untuk anak

Vaksin Japanese Encephalitis atau yang biasa dikenal dengan vaksin JE, merupakan salah satu jenis imunisasi yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pemberian imunisasi JE bertujuan untuk membantu membentuk daya tahan tubuh si Kecil terhadap infeksi Japanese Encephalitis yang bisa berdampak serius. Ketahui manfaat, jadwal dan efek samping vaksin JE agar Mom & Dad lebih siap dalam merencanakan pemberian imunisasi yang tepat untuk si Kecil. 

Artikel lainnya : Vaksin Hepatitis B pada Bayi: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

Apa itu Vaksin JE (Japanese Encephalitis) ?

Vaksin JE adalah vaksin yang diberikan untuk membantu tubuh melindungi dari infeksi virus Japanese Encephalitis. Penyakit Japanese Encephalitis merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus Japanese Encephalitis dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Infeksi ini termasuk salah satu penyebab radang otak yang cukup sering terjadi di wilayah ASIA termasuk Indonesia. 

Sebagian besar orang yang terinfeksi virus JE tidak menunjukkan gejala atau hanya mengalami keluhan ringan yang mirip flu. Namun pada kasus tertentu, gejala radang otak dapat muncul sekitar 4-14 hari setelah gigitan nyamuk. Pada anak-anak, gejala awal seringkali berupa demam, rewel, muntah, diare dan kejang. 

Hingga saat ini, belum tersedia pengobatan khusus untuk mengatasi infeksi Japanese Encephalitis. Meski dapat menimbulkan dampak serius seperti kecacatan hingga kematian, penyakit ini sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi. 

Program imunisasi JE terbukti efektif dalam menurunkan angka kejadian dan dampak penyakit ini. Sejumlah negara di Asia, seperti Jepang, Cina, Taiwan, Korea Selatan, dan Thailand, telah menjalankan program imunisasi JE pada anak-anak, yang terbukti mampu menurunkan insidens penyakit ini dalam beberapa dekade terakhir. Di Indonesia, vaksin JE mulai diperkenalkan sejak tahun 2017 oleh Kemenkes RI. 

Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem imun di dalam tubuh agar membentuk antibodi. Dengan vaksin JE, tubuh akan lebih siap melawan virus apabila sewaktu-waktu terpapar. Pemberian vaksin JE umumnya dianjurkan pada anak-anak sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan dan meningkatkan kekebalan tubuh dalam jangka panjang. 

Manfaat vaksin Japanese Encephalitis 

Pemberian vaksin JE menjadi langkah penting dalam membangun daya tahan tubuh si Kecil. Vaksin ini memberikan berbagai manfaat seperti : 

  • Membentuk kekebalan tubuh terhadap virus Japanese Encephalitis 
  • Menurunkan risiko terjadinya gejala berat seperti radang otak, kejang, hingga komplikasi serius lainnya 
  • Mengurangi risiko kecacatan jangka panjang akibat infeksi 
  • Memberikan perlindungan jangka panjang sehingga anak dapat beraktivitas lebih aman 

Dengan mendapatkan vaksin Japanese Encephalitis sesuai jadwal dan anjuran dokter, Mom & Dad dapat memberikan perlindungan optimal bagi si Kecil sebagai bagian dari upaya pencegahan infeksi sejak dini. 

Jadwal vaksin Japanese Encephalitis 

Di Indonesia, merk vaksin JE yang terkenal yaitu Imojev. Vaksin Japanese Encephalitis (JE) diberikan melalui suntikan di jaringan lemak bawah kulit (subkutan). Pada anak yang tinggal di daerah endemis atau yang akan bepergian ke daerah endemis dalam waktu satu bulan atau lebih, vaksin JE dapat diberikan mulai usia 9 bulan sebagai dosis pertama. Untuk anak yang menetap di daerah endemis, dosis penguat dianjurkan diberikan 1–2 tahun kemudian guna membantu memberikan perlindungan jangka panjang.

Kontraindikasi vaksin JE 

Vaksin JE merupakan vaksin hidup yang dilemahkan (Live Attenuated), sehingga tidak dianjurkan diberikan pada ibu hamil maupun pada individu dengan daya tahan tubuh lemah (immunocompromised). Bagi perempuan yang merencanakan kehamilan, kehamilan sebaiknya ditunda minimal 28 hari setelah menerima vaksin JE.

Saat ini belum terdapat data yang memastikan apakah virus dari vaksin JE dapat disalurkan melalui ASI, sehingga pemberiannya juga tidak direkomendasikan pada ibu menyusui. Selain itu, vaksin JE tidak disarankan untuk diberikan pada seseorang yang memiliki riwayat reaksi alergi berat (anafilaksis) setelah pemberian vaksin JE sebelumnya. Vaksinasi juga sebaiknya ditunda bila sedang mengalami demam akut, hingga kondisi tubuh kembali membaik.

Efek Samping Vaksin Japanese Encephalitis

Seperti vaksin lainnya, vaksin Japanese Encephalitis dapat menimbulkan efek samping ringan sebagai tanda bahwa tubuh sedang membentuk perlindungan. Namun, Mom & Dad tidak perlu khawatir karena sebagian besar reaksi yang muncul bersifat ringan dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Efek samping yang mungkin terjadi setelah pemberian vaksin JE antara lain:

  • Reaksi lokal di area suntikan, seperti nyeri, kemerahan, atau bengkak.
  • Keluhan sistemik ringan, seperti demam, sakit kepala, pegal, dan rasa lemas.
  • Pada sebagian anak, nyeri di tempat suntikan menjadi keluhan yang paling sering muncul.

Reaksi-reaksi tersebut umumnya akan menghilang dalam waktu 1–3 hari tanpa pengobatan khusus.

Dengan mengetahui efek samping yang mungkin terjadi, Mom & Dad bisa lebih tenang dalam memantau kondisi si Kecil setelah vaksinasi. Jika keluhan tidak membaik atau muncul gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Sebelum memberikan vaksinasi untuk si Kecil, pastikan Mom & Dad berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis anak berpengalaman di KS Women and Children Clinic. Dengan pendampingan tenaga medis profesional, Mom & Dad dapat memperoleh informasi yang tepat mengenai kebutuhan imunisasi, jadwal pemberian vaksin, serta kondisi kesehatan si Kecil, sehingga proses vaksinasi dapat berjalan aman dan optimal.

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/21/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/21/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares