Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Vitamin D untuk Ibu Menyusui: Manfaat, Dosis Harian, dan Makanan Sumber

vitamin D untuk ibu menyusui

Menyusui merupakan periode penting yang membutuhkan perhatian ekstra, khususnya asupan nutrisi Momsui. Salah satu asupan penting yang mendukung periode menyusui adalah vitamin D. Nutrisi ini memiliki peran penting untuk menjaga kondisi kesehatan Momsui dan kualitas ASI. Sayangnya, kebutuhan vitamin D untuk ibu menyusui sering kali belum terpenuhi. Oleh karena itu, penting bagi Momsui untuk memahami manfaat vitamin D. Serta dosis harian, dan sumber makanan yang dapat membantu mencukupi kebutuhan vitamin D selama menyusui. 

Artikel lainnya : Manfaat Vitamin D untuk Ibu Hamil, Ini Perannya Selama Kehamilan

Manfaat vitamin D untuk ibu menyusui

Vitamin D memiliki peran penting selama masa menyusui, tidak hanya untuk menjaga kesehatan ibu, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang bayi melalui ASI. Asupan vitamin D yang cukup membantu tubuh ibu bekerja optimal di tengah meningkatnya kebutuhan nutrisi selama menyusui. 

Manfaat vitamin D untuk ibu menyusui : 

  • Membantu penyerapan kalsium dan fosfor sehingga menjaga kekuatan tulang dan gigi ibu 
  • Mengurangi risiko tulang keropos akibat berkurangnya cadangan kalsium selama menyusui 
  • Mendukung daya tahan tubuh agar ibu tidak mudah sakit 
  • Berperan dalam menjaga fungsi otot dan mengurangi risiko nyeri atau pegal 
  • Membantu menjaga kualitas ASI, khususnya kandungan vitamin D yang dibutuhkan bayi 

Dengan mencukupi kebutuhan vitamin D setiap hari, Momsui dapat menjaga kesehatannya sendiri sekaligus memberikan fondasi nutrisi yang lebih baik bagi bayi. Asupan yang tepat, baik dari faktor lingkungan, makanan, serta suplemen menjadi langkah penting untuk mendukung periode menyusui yang sehat dan optimal. 

Dosis harian vitamin D untuk ibu menyusui

Dosis harian vitamin D untuk ibu menyusui umumnya sekitar 600 IU (15 mikrogram) per hari. Pemberian dosis ini cukup untuk membantu menjaga kesehatan tulang ibu, mendukung penyerapan kalsium serta memenuhi kebutuhan dasar vitamin D selama masa menyusui. 

Meski vitamin D penting, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu. Oleh karena itu, sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin D, Momsui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan tenaga kesehatan. Dengan dosis yang tepat dan aman, vitamin D dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan ibu. Serta mendukung tumbuh kembang bayi selama masa menyusui. 

Makanan sumber vitamin D untuk ibu menyusui

Mencukupi kebutuhan vitamin D selama menyusui tidak hanya bergantung pada sinar matahari. Tetapi juga dapat diperoleh dari asupan makanan sehari-hari. Pemilihan makanan yang tepat membantu ibu menyusui memenuhi kebutuhan vitamin D secara alami. 

Beberapa makanan sumber vitamin D yang baik untuk ibu menyusui antara lain : 

  • Ikan berlemak seperti salmon, sarden, tuna dan makarel 
  • Minyak hati ikan yang kaya vitamin D alami 
  • Kuning telur 
  • Susu dan produk olahannya 

Dengan kombinasi berbagai sumber makanan tersebut dalam menu harian, Momsui dapat membantu mencukupi kebutuhan vitamin D lebih optimal.

Pengaruh vitamin D terhadap kualitas dan kuantitas ASI 

Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ASI dan mendukung kesehatan bayi selama masa menyusui. Kadar vitamin D dalam ASI sangat dipengaruhi oleh asupan vitamin D ibu. 

Jika kebutuhan vitamin D ibu tercukupi, kandungan vitamin D dalam ASI juga akan lebih optimal. Sehingga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Terutama pada masa awal pertumbuhan ketika bayi sangat bergantung pada ASI sebagai sumber utama asupan gizi.

Bagi bayi, vitamin D berperan penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang serta gigi, membantu penyerapan kalsium dan fosfor, serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Asupan vitamin D yang cukup dapat membantu menurunkan risiko gangguan pertumbuhan tulang. 

Oleh karena itu, menjaga kecukupan vitamin D selama menyusui tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan ibu, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal melalui ASI.

Apakah ibu menyusui membutuhkan suplemen vitamin D?

Kebutuhan vitamin D pada ibu menyusui idealnya dapat dipenuhi dari kombinasi paparan sinar matahari dan asupan makanan. Namun, dalam kondisi tertentu, seperti jarang berjemur, pola makan terbatas, memiliki kadar vitamin D rendah, atau tinggal di lingkungan dengan paparan matahari minim, asupan vitamin D dari sumber alami saja sering kali belum mencukupi. Pada situasi inilah suplemen vitamin D dapat dipertimbangkan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian ibu sekaligus mendukung kualitas ASI bagi bayi.

Meski demikian, konsumsi suplemen vitamin D tidak dianjurkan dilakukan secara sembarangan. Setiap ibu memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga dosis dan durasi penggunaan suplemen sebaiknya ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing. Konsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan diperlukan agar pemberian suplemen tetap aman dan memberikan manfaat optimal bagi ibu maupun bayi selama masa menyusui.

Dengan pemahaman yang tepat mengenai manfaat, dosis, serta sumber vitamin D, baik dari makanan, sinar matahari, maupun suplemen, Momsui dapat menjalani masa menyusui dengan lebih tenang dan optimal.

Jika Momsui masih ragu apakah perlu mengonsumsi suplemen vitamin D atau ingin memastikan kebutuhan nutrisi selama menyusui terpenuhi dengan baik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan di KS Women and Children Clinic. Momsui bisa mendapatkan informasi dan dampingan untuk memilih jenis suplemen dan vitamin sesuai kebutuhan, agar periode meng-ASI-hi lebih optimal. 

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/22/2026

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

02/22/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares