Vaksin yang diberikan saat imunisasi anak tidak selalu terdiri dari satu jenis vaksin saja. Dalam praktiknya, anak dapat menerima vaksin tunggal maupun vaksin kombinasi yang mengandung beberapa antigen dalam satu suntikan. Selain mengurangi jumlah suntikan dan kunjungan ke fasilitas kesehatan, cara ini juga membantu memastikan jadwal imunisasi anak tidak tertunda. Lantas, apa yang dimaksud dengan vaksin kombinasi dan vaksin anak apa saja yang dapat diberikan bersamaan? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut.
Artikel lainnya: Apakah Vaksin Booster wajib untuk Anak Ini Alasan dan Jadwal Pemberiannya
Apa itu vaksin kombinasi?
Vaksin kombinasi adalah vaksin yang menggabungkan beberapa jenis antigen dalam satu sediaan sehingga dapat memberikan perlindungan terhadap lebih dari satu penyakit dalam satu kali penyuntikan. Dengan kata lain, si Kecil tidak perlu menerima suntikan terpisah untuk setiap penyakit yang ingin dicegah.
Penggunaan vaksin kombinasi telah direkomendasikan di berbagai negara karena terbukti memiliki efektivitas dan tingkat keamanan yang sebanding dengan pemberian vaksin secara terpisah. Sebelum digunakan, setiap vaksin kombinasi telah melalui rangkaian uji klinis untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kemampuannya dalam membentuk kekebalan tubuh.
Apa manfaat dan tujuan pemberian vaksin kombinasi pada anak?
Vaksin kombinasi yang diberikan sesuai jadwal dan anjuran dokter dapat memberi berbagai manfaat, baik bagi anak maupun orang tua. Berikut manfaat dan tujuan dari imunisasi dengan vaksin kombinasi:
- Jumlah suntikan yang lebih sedikit, dengan perlindungan yang sama optimal.
- Mengurangi jumlah suntikan yang harus diterima si Kecil.
- Membuat jadwal imunisasi menjadi lebih sederhana.
- Membantu meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal imunisasi.
- Mengurangi rasa tidak nyaman dan kecemasan si Kecil saat imunisasi.
- Menghemat waktu karena beberapa vaksin diberikan dalam satu kunjungan.
Dengan berbagai manfaat tersebut, vaksin kombinasi menjadi salah satu pilihan yang dapat mempermudah pelaksanaan imunisasi tanpa mengurangi efektivitas perlindungannya. Namun, tidak semua vaksin dapat digabungkan dalam satu injeksi. Beberapa jenis vaksin memang tersedia dalam bentuk kombinasi, sedangkan yang lainnya dapat diberikan secara bersamaan pada hari yang sama sesuai rekomendasi dan pertimbangan dokter.
Vaksin anak apa saja yang bisa diberikan bersamaan?
Banyak orang tua khawatir jika beberapa vaksin diberikan pada hari yang sama. Padahal, sistem kekebalan tubuh si Kecil mampu merespons beberapa antigen dalam satu vaksin sekaligus. Oleh karena itu, beberapa vaksin memang direkomendasikan untuk diberikan bersamaan sesuai jadwal imunisasi rekomendasi dokter. Berikut beberapa contoh vaksin anak yang dapat diberikan bersamaan alias vaksin kombinasi.
1. Vaksin DPT-HB-Hib
Vaksin ini merupakan salah satu vaksin kombinasi yang paling sering digunakan. Dalam satu suntikan, vaksin DPT-HB-Hib melindungi anak dari lima penyakit, yaitu:
- Difteri yaitu infeksi bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan berat dan menyumbat saluran napas.
- Pertusis (batuk rejan) yaitu infeksi saluran pernapasan yang ditandai batuk hebat berkepanjangan.
- Tetanus yaitu penyakit yang menyebabkan otot menjadi kaku dan kejang akibat racun bakteri yang masuk melalui luka.
- Hepatitis B yaitu infeksi virus yang menyerang hati dan dapat berkembang menjadi penyakit hati kronis.
- Penyakit akibat infeksi Haemophilus influenzae tipe b (Hib), yaitu bakteri yang dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak), pneumonia (radang paru-paru), epiglotitis, dan infeksi serius lainnya.
Vaksin DPT-HB-Hib umumnya diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan sesuai jadwal imunisasi nasional.
2. Vaksin MMR
Vaksin MMR adalah vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit sekaligus, yaitu:
- Campak (Measles), yaitu infeksi virus yang menyebabkan demam tinggi, ruam kemerahan, batuk, pilek, dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia atau radang otak.
- Gondongan (Mumps), yaitu infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah di sekitar pipi dan rahang.
- Rubella (campak Jerman), yaitu infeksi virus yang umumnya menimbulkan ruam dan demam ringan, tetapi berbahaya apabila terjadi pada ibu hamil karena dapat menyebabkan kelainan bawaan pada janin.
Ketiga penyakit tersebut sangat mudah menular melalui percikan air liur saat batuk atau bersin. Oleh karena itu, vaksin MMR berperan penting dalam membantu melindungi anak sekaligus mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.
3. Vaksin MMRV
Vaksin MMRV merupakan pengembangan dari vaksin MMR dengan tambahan perlindungan terhadap varisela (cacar air). Dalam satu suntikan, vaksin ini melindungi anak dari empat penyakit, yaitu campak, gondongan, rubella dan varisela. Varisela (cacar air), yaitu infeksi virus yang menyebabkan ruam berisi lenting berair, gatal, dan mudah menular.
Pada beberapa anak, dokter dapat memberikan vaksin MMRV dalam satu suntikan, sedangkan pada anak lainnya vaksin MMR dan vaksin varisela diberikan secara terpisah. Pemilihan jenis vaksin akan disesuaikan dengan usia anak, riwayat kesehatan, serta rekomendasi dokter.
Apakah vaksin kombinasi aman diberikan untuk anak?
Vaksin kombinasi aman diberikan kepada anak selama digunakan sesuai rekomendasi dan jadwal imunisasi yang dianjurkan. Sebelum dapat digunakan secara luas, setiap vaksin kombinasi sudah melalui serangkaian penelitian dan uji klinis untuk memastikan bahwa keamanan dan efektivitasnya setara dengan pemberian masing-masing vaksin secara terpisah.
Setelah vaksin dipasarkan dan digunakan pada masyarakat, proses pemantauan juga tetap dilakukan. Sistem pengawasan ini bertujuan untuk memantau keamanan vaksin, termasuk mendeteksi efek samping yang sangat jarang terjadi dan mungkin baru terlihat setelah vaksin digunakan oleh banyak orang. Dengan adanya proses evaluasi yang berkelanjutan, manfaat vaksin kombinasi dalam mencegah berbagai penyakit tetap jauh lebih besar dibandingkan risiko efek samping yang mungkin timbul.
Kesimpulan
Vaksin kombinasi merupakan solusi yang aman, efektif, dan praktis untuk membantu melindungi si Kecil dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Selain mengurangi jumlah suntikan yang perlu diterima si Kecil, pemberian vaksin kombinasi juga membuat jadwal imunisasi lebih efisien tanpa mengurangi kemampuan tubuh dalam membentuk kekebalan. Oleh karena itu, Mom & Dad tidak perlu khawatir apabila dokter merekomendasikan beberapa vaksin diberikan bersamaan, karena hal tersebut aman dan disesuaikan dengan jadwal imunisasi yang berlaku.
Agar si Kecil mendapatkan perlindungan yang optimal, pastikan imunisasi dilakukan sesuai usia dan rekomendasi dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic. Jangan ragu untuk berkonsultasi. Dokter akan membantu menentukan jenis vaksin yang diperlukan sekaligus memastikan proses imunisasi berjalan aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan si Kecil.









0 Comments