Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan? Ini Penyebabnya!

ASI tidak keluar setelah melahirkan

Semua Mom pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati yang telah lahir ke dunia. Hal terpenting untuk diberikan pada bayi baru lahir adalah ASI. Namun, tidak semua Mom memproduksi ASI sesuai yang diharapkan bahkan pada beberapa orang justru ASI tidak keluar setelah melahirkan.

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi Mom karena tidak bisa memberikan asupan terpenting untuk buah hatinya. Bayi usia 0-6 bulan hanya membutuhkan ASI sebagai sumber nutrisinya. Bayi yang tidak mendapatkan cukup ASI akan terhambat pertumbuhan dan perkembangannya.

https://kehamilansehat.com/id/form-artikel/

Maka dari itu, kondisi ASI tidak keluar setelah melahirkan perlu segera diatasi supaya pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi optimal. Ketahui penyebab ASI tidak keluar setelah melahirkan dan cara mengatasi ASI tidak keluar berikut ini.

Penyebab ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Selama 2 hingga 5 hari pertama setelah bayi lahir, payudara Mom akan membuat kolostrum dalam jumlah kecil. Kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali yang berwarna kekuningan dan kental. Kolostrum merupakan semua kebutuhan bayi cukup bulan yang sehat dalam beberapa hari pertama. Lalu, sekitar 3 hari setelah melahirkan kolostrum sudah berubah menjadi ASI dan produksi ASI biasanya sudah mulai meningkat pada masa-masa ini. 

ASI yang tak kunjung keluar setelah lahiran bisa jadi dipengaruhi oleh hormon, antara lain: 

– Hormon Prolaktin

Saat bayi menghisap puting Mom, payudara akan merangsang otak untuk melepaskan hormon prolaktin. Selama beberapa minggu pertama, semakin banyak bayi menyusu dan merangsang puting susu, semakin banyak prolaktin yang diproduksi, dan semakin banyak pula ASI yang diproduksi. Efek ini sangat penting pada saat laktasi mulai terbentuk

– Hormon Oksitosin

Oksitosin atau yang sering disebut dengan ‘Hormon Cinta’ dapat merangsang payudara Mom untuk membuat ASI mengalir keluar dari puting saat diperah dan membantu bayi untuk mendapatkan ASI dengan mudah. Oksitosin diproduksi lebih cepat dibandingkan prolaktin. 

Selain dari pengaruh hormon dalam tubuh Mom. Ada beberapa hal lain yang mungkin membuat ASI tidak keluar setelah melahirkan, seperti:

  • Stres berlebihan
  • Persalinan dengan operasi caesar.
  • Pendarahan berlebihan setelah lahir
  • Obesitas
  • Mom mengalami infeksi atau penyakit demam
  • Diabetes

Konsultasikan dengan dokter laktasi untuk mengetahui dengan jelas mengenai penyebab ASI tidak keluar setelah lahiran.

Cara Mengatasi ASI Tidak Keluar

Cara Mengatasi ASI Tidak Keluar

Pasokan ASI berprinsip pada supply and demand artinya semakin banyak ASI yang dikeluarkan, maka akan semakin banyak ASI yang diproduksi. Cara terbaik untuk merangsang ASI keluar adalah dengan sering menyusui. Jika ASI tidak keluar setelah melahirkan, janganlah Mom menyerah! Tetap memerah atau memompa walaupun ASI yang keluar hanya sedikit atau tidak keluar sama sekali dan sering-seringlah menyusui. Karena hal ini akan merangsang payudara untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Baca Juga : Cara Mengatasi ASI Seret

Masalah ASI tidak keluar setelah melahirkan atau produksi ASI yang terlalu sedikit bisa disebabkan oleh teknik menyusui yang tidak benar. Jika demikian, cara mengatasi ASI tidak keluar adalah dengan perhatikan teknik menyusui pada bayi. Pastikan pelekatan dalam menyusui sudah benar, pelekatan yang benar ditandai dengan dagu menempel pada payudara, mulut terbuka lebar dan bibir terlipat keluar, sebagian besar areola masuk ke dalam mulut bayi. 

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa hormon dalam tubuh Mom juga bisa mempengaruhi produksi ASI, hormon ini juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis, suasana hati, dan pola pikir Mom. Hindarilah stres berlebihan dan usahakan untuk menciptakan lingkungan yang tenang dan santai saat menyusui agar tubuh dan pikiran lebih nyaman. Mintalah orang sekitar seperti suami dan keluarga untuk memberikan dukungan atau bantuan ketika Mom membutuhkannya.

Selain itu, Mom bisa mengonsumsi makanan yang dipercaya bisa membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI seperti sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.

Jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter laktasi jika Mom mengalami masalah menyusui. Dokter laktasi akan membimbing Mom mengenai apa saja yang perlu Mom lakukan untuk cara mengatasi ASI tidak keluar.

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/01/2023

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/01/2023

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Catat! Berikut Pantangan Makanan untuk Penderita PCOS

Catat! Berikut Pantangan Makanan untuk Penderita PCOS

PCOS atau polycystic ovary syndrome dapat menyerang wanita yang berada di usia reproduksi. Menderita PCOS tentu membuat penderitanya khawatir, terlebih pada wanita yang ingin merencanakan kehamilan.  Pasalnya, penyakit PCOS termasuk gangguan hormonal yang dapat...

read more
Ibu Hamil Makan Durian? Apakah Ada Dampaknya?

Ibu Hamil Makan Durian? Apakah Ada Dampaknya?

Ada beberapa makanan yang dipercaya menjadi pantangan bagi ibu hamil. Pasalnya, kandungan dalam makanan bisa jadi memengaruhi janin dalam kandungan. Salah satu makanan yang disebut-sebut menjadi pantangan bagi ibu hamil yaitu buah durian. Banyak yang beranggapan ibu...

read more
Ketahui Bolehkah Ibu Hamil Makan Tape Singkong

Ketahui Bolehkah Ibu Hamil Makan Tape Singkong

Kondisi kesehatan tubuh seseorang akan lebih rentan ketika ia sedang hamil. Bahkan ada beberapa pantangan makanan yang perlu dihindari oleh Mommil demi menjaga kehamilan tetap sehat. Salah satunya adalah makanan tape. Banyak Mommil yang bertanya-tanya “bolehkah ibu...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares