Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Dampak Penggunaan Baby Walker pada Si Kecil

dampak dari penggunaan baby walker

Seiring tahap perkembangan anak, bayi umumnya bisa berjalan dengan bertumpu atau ditatih ketika usianya telah menginjak 9−12 bulan. Di fase ini, Mom dan Ayah perlu mensupport si Kecil untuk berjalan sedikit demi sedikit. Di Indonesia, sudah tidak asing lagi dengan alat bantu jalan baby walker untuk melatih si Kecil berjalan. 

Namun ternyata, penggunaan baby walker pada si Kecil ternyata tidak dianjurkan dokter loh. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dengan tegas melarang penggunaan baby walker. Alih-alih melatih si Kecil berjalan, penggunaan baby walker justru menyebabkan kecelakaan bahkan tak jarang hingga menyebabkan kematian.

Lalu, apa saja dampak penggunaan baby walker pada si Kecil? Alat pengganti apa yang tepat untuk melatih si Kecil berjalan? Simak artikel ini ya Mom. 

Apa Itu Baby Walker?

Baby walker adalah alat bantu untuk bayi bisa berjalan, penggunaan baby walker umumnya bisa digunakan pada usia 4 sampai 12 bulan. Biasanya, alat ini dilengkapi dengan mainan atau musik untuk menarik perhatiannya. 

Secara umum, alat ini dibuat untuk memudahkan untuk bayi dalam berjalan atau belajar berjalan. Namun justru alat ini sangat tidak disarankan oleh para ahli, kenapa? Karena baby walker ini justru menghambat perkembangan jalan si Kecil.

Bahaya Baby Walker untuk Si Kecil

Mom dan Ayah perlu tahu, bahwa dari dokter tidak menyarankan untuk penggunaan baby walker pada si Kecil ya. Seharusnya dengan menggunakan baby walker si Kecil lebih cepat untuk berjalan. Ternyata, alat tersebut malah menghambat perkembangan motorik si Kecil sehingga ia mengalami lambat jalan. 

Selain membuat lambat jalan, baby walker juga berbahaya loh. Roda yang ada pada baby walker dapat meluncur sesuai dengan gerakan kaki si Kecil. Kecepatan dari roda pun dapat melaju tanpa pantauan dari Mom dan Ayah dan bisa membuat si Kecil celaka.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak yang Penting Mom Ketahui

Mengapa Baby Walker Berbahaya untuk Bayi?

1. Anak Berisiko Terluka

Menurut penelitian Harvard Health Publishing dalam jurnal pediatrics sekitar 230 ribu anak pada usia kurang dari 15 bulan dirawat Rumah Sakit di Amerika Serikat, akibat cedera dari Baby walker. cederanya adalah seperti terjepit, kejatuhan benda dari atas meja tersebut karena tertabrak baby walker dan mengambil benda yang berbahaya di luar jangkauan si Kecil.

2. Mengganggu Perkembangan Motorik Si Kecil

Baby walker sebenarnya telah lama dipakai karena dipercaya membantu perkembangan motorik si Kecil dan membantu perkembangan berjalan si Kecil, namun faktanya tidak demikian. Justru penggunaan baby walker ini mengganggu perkembangan motorik, menghabiskan waktu duduk di baby walker dapat membatasi gerak si Kecil, sehingga si anak tidak mengeksplorasi kegiatan lain seperti merangkak, akibatnya perkembangan motorik terlambat.

3. Membuat Si Kecil Lebih Lambat Berjalan

Banyak Moms dan Ayah mencari tahu waktu yang tepat untuk menggunakan Baby walker, dengan harapan si Kecil dapat belajar berjalan secara cepat. Padahal justru sebaliknya. Si Kecil yang sering menggunakan baby walker akan menjadi terbiasa seperti duduk di kursi. Bahayanya adalah otot-otot si Kecil tidak semuanya terlatih dengan baik.

Itulah beberapa bahaya yang dapat ditimbulkan jika si Kecil menggunakan baby walker, Moms dan Ayah harus mempertimbangkannya sebelum memutuskan menggunakan baby walker. Dengan adanya risiko tersebut, mungkin lebih baik menuntun anak ketika si Kecil mulai berjalan ya Moms

Pengganti Baby Walker untuk Si Kecil

Jangan khawatir anak menjadi lambat jalan Mom. Karena, kemampuan si Kecil dalam berjalan dilihat dari kedekatan Mom dan si Kecil. Untuk penggunaan baby walker dapat digantikan oleh baby moon walker dan push walk yang aman untuk si Kecil menurut IDAI. 

benarkah penggunaan baby walker berbahaya

  • Baby Moon Walker

Alat pengganti baby walker satu ini memang dirancang khusus untuk memberi keamanan bagi si Kecil untuk belajar berjalan. Baby moon walker dapat menghindari risiko jatuh dan cedera pada bahu si Kecil. Si Kecil juga dapat melatih keseimbangan dengan alat ini.

  • Push Walk

Push walk menjadi saran kedua bagi Mom yang ingin melatih si Kecil berjalan. Alat ini dapat membantu si Kecil berjalan dengan mandiri. Desain dan kombinasi warna yang menarik akan membuat si Kecil senang dengan push walk yang ia miliki. 


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Penulis

Penulis

Tanggal

11/18/2022

Penulis

Penulis

Tanggal

11/18/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Haruskah Mengulang Lagi Saat Imunisasi PCV Terlambat?

Haruskah Mengulang Lagi Saat Imunisasi PCV Terlambat?

Sejak baru lahir, si Kecil harus diberikan imunisasi. Mulai dari Hepatitis B, BCG, Polio 1 dan seterusnya. Namun ada salah satu imunisasi yang seharusnya sudah diberikan kepada si Kecil sejak usianya 2 bulan, yaitu imunisasi PCV.  Mom harus lebih perhatikan lagi...

read more
Tanda Kepala Janin Sudah Turun ke Panggul

Tanda Kepala Janin Sudah Turun ke Panggul

Janin mulai masuk panggul di usia 33-36 minggu. Nah untuk Mom yang sudah memasuki usia yang seharusnya janin sudah mulai turun ke panggul, harus banyak mengetahui tanda janin masuk panggul ada apa saja, serta tahu bagaimana agar janin cepat masuk panggul.  Dengan Mom...

read more
Bingung Cara Membaca Hasil USG 2D? Begini Caranya!

Bingung Cara Membaca Hasil USG 2D? Begini Caranya!

Ketika Mom sudah melakukan tes kehamilan dengan test pack, Mom sudah bisa melakukan pemeriksaan yang lebih akurat lagi, yaitu melakukan pemeriksaan USG 2D loh. USG 2D saat hamil memang menjadi kegiatan yang sangat umum dilakukan ibu hamil, namun nyatanya masih banyak...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares