Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Kenali Ciri-ciri Kontraksi Palsu (Braxton Hicks) di Sini

Usia kehamilan Mommil masih berada di trimester kedua namun Mommil merasakan kontraksi? Apa yang terjadi? Mengapa di usia kehamilan yang masih muda, Mommil sudah merasakan kontraksi? Apakah ini artinya Mommil akan segera melahirkan?  Apakah hal ini berbahaya bagi diri Mom dan janin dalam kandungan?

Mommil, kontraksi yang terjadi pada trimester kedua (juga menjelang akhir kehamilan), tidak selalu menandakan bahwa proses persalinan akan segera dimulai. Kontraksi tersebut adalah kontraksi palsu atau sering juga disebut Braxton Hicks. Cari tahu segala sesuatu mengenai Braxton Hicks disini, mulai dari ciri-ciri kontraksi palsu, penyebab, bahaya atau tidaknya, serta membedakannya dengan kontraksi asli.

Apa yang dimaksud dengan Kontraksi Palsu

Kontraksi palsu adalah kontraksi yang terjadi dengan pola yang tidak teratur, serta hilang dan timbul kapan saja. Kontraksi palsu atau yang sering disebut kontraksi Braxton Hicks dapat terjadi sejak usia kehamilan trimester kedua (13 – 28 minggu). Namun, hal ini lebih umum terjadi pada usia kehamilan trimester ketiga, utamanya mendekati waktu melahirkan.

Apakah Kontraksi Palsu Normal Terjadi?

Apakah mengalami ciri-ciri kontraksi palsu merupakan hal yang normal? Terlepas dari kebingungan yang ditimbulkan,  karena kemiripannya dengan kontraksi asli, kontraksi Braxton Hicks memiliki manfaat tersendiri. Mommil yang mengalami ciri-ciri kontraksi palsu dapat memanfaatkannya untuk melatih pernapasan, sebelum kontraksi yang sebenarnya terjadi.

Selain itu, ciri-ciri kontraksi palsu ini dapat membantu mengencangkan otot rahim dan melancarkan aliran darah ke plasenta. Manfaat lainnya adalah mempersiapkan serviks sehingga menjadi lebih lunak dan menipis untuk menyambut proses kelahiran nantinya. 

Tidak semua Mommil akan merasakan ciri-ciri kontraksi palsu ini. Namun, bagi yang merasakannya tidak perlu khawatir. Hal ini merupakan hal yang normal.

Penyebab Terjadinya Kontraksi Palsu

Penyebab mengapa Mommil merasakan ciri-ciri kontraksi palsu sangat beragam, yaitu:

    • Dehidrasi. Faktor ini merupakan faktor penyebab yang paling umum
    • Penyakit yang menyebabkan rasa mual dan muntah
    • Pergerakan janin dalam kandungan
    • Isi kandung kemih yang sangat penuh
    • Pergerakan dan aktivitas Mommil, misalnya setelah mengangkat sesuatu dan setelah melakukan hubungan suami istri.

Ciri-ciri Kontraksi Palsu

klinik kehamilan sehat ciri ciri kontraksi palsu braxton hicks 1

Untuk dapat membedakan antara kontraksi palsu atau Braxton Hicks dengan kontraksi asli, kenali ciri-ciri kontraksi palsu berikut ini:

    • Kontraksi tidak teratur dan tidak mengikuti pola tertentu
    • Kontraksi tidak bertahan lama, tidak bertambah parah, dan tidak bertambah sering
    • Tidak terlalu menyakitkan
    • Kontraksi akan berhenti ketika Mommil mengubah posisi atau berganti aktivitas yang lain
    • Biasanya hanya terasa di bagian perut
    • Tidak disertai ciri-ciri lainnya seperti keluar bercak darah atau pecah ketuban

Cara Membedakan Kontraksi Palsu dan Asli

Selain mengetahui ciri-ciri kontraksi palsu, Mommil juga perlu mengetahui ciri-ciri kontraksi asli sehingga dapat membandingkan dan membedakan keduanya.

Durasi dan Frekuensi Kontraksi

    • Kontraksi palsu: kontraksi terjadi tidak teratur dan tidak semakin sering terjadi
    • Kontraksi asli : ciri-ciri kontraksi asli awalnya tidak teratur. Namun seiring berjalannya waktu, durasi dan frekuensinya menjadi tetap, teratur, dan masing-masing bisa berlangsung selama 30 – 70 detik. Jarak antarkontraksi juga akan semakin dekat yang awalnya sekitar 15-20 menit akan menjadi sekitar 3-5 menit.

Mommil bisa mencatat kontraksi yang terjadi dengan mengukur jarak antara setiap kontraksi dengan stopwatch

Bagian yang Terasa Sakit

klinik kehamilan sehat ciri ciri kontraksi palsu braxton hicks 2

    • Kontraksi palsu: umumnya hanya terasa di perut bagian bawah
    • Kontraksi asli : ciri-ciri kontraksi asli adalah Mommil akan merasa sakit di punggung bagian bawah kemudian menyebar ke seluruh perut atau sebaliknya. Kadang kala, rasa sakit ini juga disertai tekanan pada panggul, pinggang, dan paha.

Dipengaruhi Perubahan Posisi

    • Kontraksi palsu: kontraksi akan hilang saat Mommil melakukan aktivitas berbeda atau mengubah posisi tubuh
    • Kontraksi asli : ciri-ciri kontraksi asli adalah rasa sakit yang tetap bertahan walaupun Mommil berganti kegiatan lain.

Tidak Disertai Tanda-tanda Persalinan

    • Kontraksi palsu: ciri-ciri kontraksi palsu adalah tidak disertai dengan tanda-tanda persalinan yang lain dan umumnya akan menghilang dengan sendirinya.
    • Kontraksi asli : ciri-ciri kontraksi asli umumnya disertai dengan tanda persalinan lainnya seperti pecah ketuban dan keluar bercak darah. Bercak darah ini sebenarnya merupakan lendir yang menyumbat leher rahim selama kehamilan. Lepasnya lendir tersebut menjadi pertanda bahwa tubuh sudah siap untuk melahirkan.

Tingkat Rasa Sakit yang Dialami

    • Kontraksi palsu: rasa sakit yang dialami cenderung lemah dan tidak semakin bertambah 
    • Kontraksi asli : ciri-ciri kontraksi asli yang paling mudah dirasakan adalah dari rasa sakit yang dialami. Pada awalnya rasa sakitnya tidak terlalu terasa, namun semakin lama akan semakin sering dengan jarak dan frekuensi yang semakin dekat dan teratur.

Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Dapat Mengatasi Kontraksi Palsu

klinik kehamilan sehat ciri ciri kontraksi palsu braxton hicks 3

Pada umumnya rasa sakit yang dialami sebagai bagian dari ciri-ciri kontraksi palsu tidaklah sesering saat mengalami ciri-ciri kontraksi asli. Namun, tetap saja hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Untuk membantu mengatasi rasa tidak nyaman ini, Mommil dapat mencoba melakukan hal-hal berikut:

    • Berganti posisi. Bila sebelumnya Mommil sedang duduk, gantilah posisi menjadi berbaring, berdiri, atau berjalan-jalan sebentar
    • Bergerak perlahan dan support perut dengan tangan saat Mommil akan berdiri
    • Istirahat yang cukup. Jangan sampai Mommil kelelahan akibat terlalu banyak beraktivitas
    • Minum cairan yang cukup, mengingat dehidrasi menjadi salah satu penyebab Mommil mengalami ciri-ciri kontraksi palsu ini. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya kontraksi Braxton Hicks kemudian hari.
    • Mandi air hangat atau kompres air hangat juga dapat membantu
    • Lakukan aktivitas yang dapat membuat tubuh rileks dan santai seperti menonton film dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya

Waktu yang Tepat untuk Konsultasi ke Dokter

klinik kehamilan sehat ciri ciri kontraksi palsu braxton hicks 4

Tidak perlu panik. Apabila Mommil mengalami ciri-ciri kontraksi palsu di masa trimester kedua, tetap tenang dan analisa kontraksi terlebih dahulu.

Cobalah menghitung berapa lama waktu kontraksi berlangsung, jarak antarkontraksi, serta intensitasnya. Sebagai catatan, ciri-ciri kontraksi asli umumnya dimulai selama 60-90 detik, dengan jarak antara kontraksi satu dengan yang lain berselang 15-20 menit. Semakin lama, maka intensitasnya akan semakin tinggi. Waktu kontraksi menjadi sekitar 30-70 detik dan jarak kontraksi yang semakin dekat.

Apabila Mommil kesulitan untuk membedakan antara ciri-ciri kontraksi asli dan palsu, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan (Sp.OG) di Klinik Kehamilan Sehat. 

Apabila ciri-ciri kontraksi asli maupun palsu yang Mommil rasakan disertai dengan gejala seperti:

    • Pecah air ketuban
    • Perdarahan hebat
    • Kontraksi yang tidak juga reda walaupun Mommil sudah melakukan berbagai upaya
    • Pergerakan janin yang berkurang drastis
    • Kondisi lain yang mengkhawatirkan

Segera konsultasikan ke dokter kandungan (Sp.OG) di Klinik Kehamilan Sehat. Tim dokter di sana akan segera melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab dari kondisi tersebut dan memberikan penanganan terbaik.

 

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

07/29/2021

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

07/29/2021

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares