Lemak sering kali dianggap sebagai zat gizi yang perlu dibatasi karena dikaitkan dengan risiko obesitas dan berbagai penyakit. Padahal, bagi anak, lemak merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan setiap hari untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara optimal.
Selain menjadi sumber energi, lemak juga berperan dalam perkembangan otak, membantu penyerapan vitamin, serta mendukung pembentukan sel dan hormon. Oleh karena itu, penting bagi Mom & Dad untuk mengetahui kebutuhan lemak per hari anak sesuai usianya agar asupan yang diberikan tidak kurang maupun berlebihan. Lantas, berapa kebutuhan lemak harian anak berdasarkan usia? Simak penjelasannya berikut ini.
Artikel lainnya: Kebutuhan Karbohidrat Harian Anak Berdasarkan Usia, Berapa yang Ideal?
Apa fungsi lemak untuk anak?
Lemak merupakan salah satu zat gizi makro yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh si Kecil. Dibandingkan karbohidrat dan protein, lemak menghasilkan energi yang lebih tinggi, yaitu sekitar 9 kkal per gram. Beberapa manfaat lemak untuk tumbuh kembang si Kecil yaitu:
1. Sebagai sumber energi
Lemak menjadi cadangan energi yang digunakan tubuh saat kebutuhan energi meningkat atau ketika asupan karbohidrat tidak mencukupi. Energi ini dibutuhkan anak untuk beraktivitas, belajar, dan tumbuh setiap hari.
2. Mendukung perkembangan otak
Otak anak mengandung banyak lemak sebagai komponen penyusun sel saraf. Asupan lemak yang cukup, terutama lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6, berperan dalam mendukung perkembangan otak serta fungsi kognitif anak.
3. Membantu penyerapan vitamin
Vitamin A, D, E, dan K termasuk vitamin yang larut dalam lemak. Tanpa asupan lemak yang cukup, tubuh akan lebih sulit menyerap vitamin-vitamin tersebut secara optimal.
4. Membantu pembentukan hormon dan sel tubuh
Lemak dibutuhkan dalam proses pembentukan membran sel, hormon, serta berbagai senyawa penting yang berperan dalam menjaga fungsi organ tubuh.
5. Menjaga kesehatan organ tubuh
Lemak membantu melindungi organ-organ penting, menjaga suhu tubuh tetap stabil, serta mendukung sistem kekebalan tubuh agar bekerja dengan baik. Dengan berbagai manfaat tersebut, memenuhi kebutuhan lemak harian anak sama pentingnya dengan memastikan asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral tercukupi.
Berapa kebutuhan lemak per hari anak?
Kebutuhan lemak setiap anak berbeda sesuai usia dan jenis kelamin. Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), berikut kebutuhan lemak yang dianjurkan per hari untuk anak.
|
Usia |
Kebutuhan Lemak per Hari |
| 0–5 bulan | 31 gram |
| 6–11 bulan | 35 gram |
| 1–3 tahun | 45 gram |
| 4–6 tahun | 50 gram |
| 7–9 tahun | 55 gram |
| Laki-laki 10–12 tahun | 65 gram |
| Perempuan 10–12 tahun | 65 gram |
| Laki-laki 13–15 tahun | 80 gram |
| Perempuan 13–15 tahun | 70 gram |
| Laki-laki 16–18 tahun | 85 gram |
| Perempuan 16–18 tahun | 70 gram |
Perlu diketahui bahwa angka tersebut merupakan total kebutuhan lemak harian, yaitu seluruh lemak yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi anak dalam satu hari. Artinya, kebutuhan tersebut berasal dari berbagai makanan sumber lemak seperti ikan, telur, daging, susu, kacang-kacangan, alpukat, dan berbagai bahan makanan lainnya.
Apa saja sumber lemak yang baik untuk anak?
Tidak semua jenis lemak berdampak buruk bagi kesehatan. Justru, anak membutuhkan lemak sehat untuk mendukung tumbuh kembangnya. Beberapa sumber lemak yang baik untuk anak antara lain:
1. Ikan berlemak
Ikan seperti salmon, kembung, tongkol, sarden dan lain-lain mengandung lemak tak jenuh serta asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan jantung.
2. Alpukat
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung sekaligus menjadi sumber energi bagi anak.
3. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang almond, kenari, kacang tanah, chia seed, dan biji bunga matahari mengandung lemak sehat, protein, serta berbagai vitamin dan mineral.
Pastikan pemberian kacang disesuaikan dengan usia anak untuk mengurangi risiko tersedak, terutama pada balita.
4. Susu dan produk olahannya
Susu, yogurt, dan keju mengandung lemak sekaligus protein dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.
5. Telur
Telur merupakan sumber lemak sehat, protein berkualitas tinggi, serta kolin yang berperan dalam perkembangan otak anak.
Tips memenuhi kebutuhan lemak harian anak
Agar kebutuhan lemak anak tetap tercukupi tanpa berlebihan, Mom & Dad dapat menerapkan beberapa tips berikut.
- Sajikan ikan sebanyak 2–3 kali dalam seminggu.
- Berikan alpukat sebagai camilan atau campuran menu MPASI dan makanan anak.
- Pilih metode memasak seperti mengukus, merebus, atau memanggang dibandingkan menggoreng.
- Variasikan sumber protein hewani, seperti ikan, telur, ayam, dan daging tanpa lemak.
- Batasi konsumsi makanan cepat saji, gorengan, dan makanan ultra proses.
- Lengkapi menu makan anak dengan karbohidrat, protein, sayur, buah, dan lemak sehat agar kebutuhan gizinya terpenuhi secara seimbang.
Kesimpulan
Kebutuhan lemak per hari anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan, kebutuhan lemak harian anak berkisar antara 31–85 gram per hari, tergantung kelompok usianya.
Lemak bukanlah nutrisi yang harus dihindari, melainkan salah satu zat gizi penting yang mendukung pertumbuhan, perkembangan otak, serta memenuhi kebutuhan energi anak. Dengan memilih sumber lemak yang sehat dan menyajikannya dalam jumlah yang sesuai, Mom & Dad dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal.
Apabila Mom & Dad ingin memastikan kebutuhan gizi Si Kecil telah sesuai dengan usianya atau memiliki pertanyaan terkait pola makan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic. Dokter akan membantu mengevaluasi status gizi dan tumbuh kembang anak serta memberikan rekomendasi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya.









0 Comments