
Si Kecil mengalami masalah pencernaan seperti perut kembung, susah buang angin dan buang air besar? Hal ini tentunya membuat ia semakin rewel karena merasa tidak nyaman. Ada cara sederhana untuk mengatasi keluhan pada pencernaan si Kecil, salah satunya adalah dengan melakukan pijat gowes. Teknik pijat ini dapat membantu melancarkan sistem pencernaan si Kecil. Selain itu, pijat bayi dengan teknik gerakan gowes juga memberikan berbagai manfaat sekaligus mempererat bonding antara Mom & Dad dengan si Kecil.
Artikel lainnya : Apa Itu Pijat ILU untuk Bayi? Ini Manfaat dan Cara Melakukannya
Apa itu pijat bayi gerakan gowes?
Pijat bayi gerakan gowes adalah teknik memijat dengan menggerakkan kedua kaki bayi seperti sedang mengayuh sepeda. Gerakan ini memberikan tekanan lembut pada area perut dan dapat membantu merangsang kerja usus. Selain mudah dilakukan di rumah, teknik pijat ini juga sering direkomendasikan sebagai bagian dari pijat bayi untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan pada perut si Kecil.
Manfaat pijat bayi dengan teknik gerakan gowes
Pijat bayi dengan gerakan gowes tidak hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil. Gerakan ini membantu mengurangi berbagai keluhan yang dialami si Kecil terutama pada sistem pencernaannya.
1. Melancarkan sistem pencernaan
Gerakan gowes atau mengayuh sepeda dapat membantu merangsang pergerakan usus (peristaltik), sehingga gas yang terperangkap di dalam perut si Kecil lebih mudah keluar. Selain itu, pijat ini juga dapat membantu mengatasi susah buang air besar (BAB) dengan membantu melancarkan proses pencernaan serta membuat pola buang air besar menjadi lebih teratur.
2. Mengurangi perut kembung dan kolik
Bayi yang mengalami kolik biasanya lebih rewel dan sering menangis tanpa sebab yang jelas. Pijat dengan gerakan gowes dapat membantu meredakan tekanan pada perut dan mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan si Kecil.
3. Membuat si Kecil lebih nyaman
Teknik pijat dengan gerakan gowes memberikan efek relaksasi yang membuat si Kecil merasa lebih tenang. Dengan berkurangnya rasa tidak nyaman, si Kecil jadi lebih jarang rewel.
4. Meningkatkan kualitas tidur si Kecil
Setelah si Kecil mendapatkan pijatan, biasanya tubuhnya akan terasa lebih rileks sehingga lebih mudah tidur dan tidak sering terbangun akibat gangguan pencernaan.
5. Mempererat bonding antara orang tua dengan si Kecil
Sentuhan lembut saat pijat membantu memperkuat kedekatan emosional antara Mom & Dad dengan si Kecil. Interaksi ini penting untuk mendukung perkembangan emosionalnya, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman.
Cara melakukan pijat bayi gerakan gowes
Agar manfaat pijat bayi gerakan gowes dapat dirasakan secara maksimal, penting bagi Mom & Dad untuk memperhatikan teknik dan waktu pelaksanaannya. Pijatan yang dilakukan dengan cara yang tepat tidak hanya lebih efektif, tetapi juga membuat si Kecil merasa aman dan nyaman selama proses berlangsung.
Berikut cara melakukan pijat gowes yang tepat :
1. Gerakan pedal sepeda
Pegang kedua kaki si Kecil dengan lembut, lalu posisikan bayi dalam keadaan telentang. Gerakkan kedua kakinya secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. Lakukan gerakan ini secara perlahan dan berirama agar bayi tetap merasa nyaman. Ulangi sebanyak 6–12 kali.
2. Gerakan peregangan lembut
Tekuk kedua lutut bayi ke arah perut dengan lembut, lalu tahan selama 15–20 detik. Setelah itu, luruskan kembali kedua kaki secara perlahan. Gerakan ini membantu memberikan tekanan ringan pada perut untuk meredakan ketidaknyamanan.
3. Gerakan matahari dan bulan
Gunakan tangan kiri untuk membuat gerakan melingkar searah jarum jam pada perut bayi, dimulai dari bagian kanan bawah perut, naik ke atas, lalu kembali ke posisi awal hingga membentuk lingkaran penuh seperti matahari.
Sementara itu, gunakan tangan kanan untuk membuat gerakan setengah lingkaran dari bagian kanan bawah perut menuju sisi kiri, menyerupai bentuk bulan sabit. Lakukan kedua gerakan ini secara bersamaan. Ulangi sebanyak 6–12 kali.
4. Ulangi gerakan peregangan lembut
Kembali tekuk kedua lutut bayi ke arah perut secara perlahan, tahan selama 15–20 detik, lalu luruskan kembali dengan lembut.
Kapan waktu terbaik melakukannya
Pijat bayi sebaiknya dilakukan saat bayi dalam kondisi rileks, misalnya setelah mandi atau sebelum tidur. Hindari memijat segera setelah bayi menyusu untuk mencegah muntah.
Hal yang perlu diperhatikan
Meskipun aman, tetap perhatikan kondisi bayi sebelum melakukan pijat. Hindari pijat jika bayi sedang demam, sakit, atau memiliki kondisi medis tertentu tanpa konsultasi dengan tenaga medis. Jika keluhan pencernaan tidak membaik atau disertai gejala lain seperti muntah berlebihan atau tidak mau menyusu, segera periksakan ke dokter.
Kesimpulan
Pijat bayi gerakan gowes merupakan cara sederhana dan efektif untuk membantu melancarkan pencernaan bayi. Selain mengurangi kembung dan kolik, teknik ini juga memberikan rasa nyaman serta mempererat bonding dengan si kecil. Dengan dilakukan secara rutin dan benar, pijat ini dapat menjadi bagian penting dalam perawatan harian bayi.
Namun, jika keluhan pencernaan pada bayi tidak kunjung membaik, sering rewel, atau disertai gejala lain seperti muntah dan sulit menyusu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sesuai kondisi si kecil. Jangan ragu untuk memeriksakan si kecil lebih dini agar tumbuh kembangnya tetap optimal dan kesehatannya terjaga dengan baik.









0 Comments