Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Patut Diwaspadai! 4 Tanda ini Berbahaya selama masa Kehamilan

Apakah Mommil sudah tahu apa saja tanda bahaya selama masa kehamilan? Selama masa kehamilan, tubuh ibu akan mengalami banyak perubahan. Beberapa gejala kehamilan juga dirasakan, gejala tersebut biasanya hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa gejala hamil yang harus Mommil waspadai karena ini merupakan tanda bahaya selama kehamilan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Tentu saja Mommil tidak ingin hal itu sampai terjadi bukan? Oleh karena itu, jangan anggap remeh 4 tanda bahaya kehamilan ini ya Mom. Mom dan Ayah perlu mengetahui lebih dalam perihal apa saja tanda bahaya dalam kehamilan, seperti berikut ini.

Tanda Bahaya Kehamilan

Tak sedikit ibu hamil mengalami berbagai keluhan, mulai dari perubahan tubuh, perubahan hormon, dsb. Beberapa keluhan bisa dapat ditangani dengan mudah bahkan hilang dengan sendirinya. Namun, sayangnya tidak semua keluhan ibu hamil bisa dianggap normal. Beberapa keluhan wajib diwaspadai, sebagai contoh berikut:

  • Demam Demam tinggi tidak hanya membuat tubuh tidak nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi janin dalam kandungan. Ini karena demam bisa disebabkan oleh infeksi saat hamil. Namun apapun penyebabnya, demam saat hamil merupakan kondisi yang harus segera diperiksakan dan ditangani oleh dokter. Jika tidak diobati, demam ini dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi yang dikandung dalam kandungan.
  • Mual dan muntah Mual dan muntah sering terjadi pada ibu hamil trimester pertama, jika mual terjadi terus menerus dan berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin anak. Hal ini karena dapat menyebabkan malnutrisi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.
  • Pendarahan Pendarahan selama kehamilan adalah tanda bahaya kehamilan yang paling penting yang harus ibu hamil perhatikan. Pendarahan dianggap normal jika terbatas pada bercak. Namun, jika pendarahannya banyak, disertai gumpalan jaringan dan berwarna merah cerah, ibu hamil harus segera menghubungi dokter karena ini sering kali bisa menjadi tanda bahaya kehamilan.
  • Gerakan janin berkurang Tanda bahaya kehamilan baru adalah penurunan gerakan janin. Gerakan janin yang berkurang atau bahkan berhenti bergerak dan tidak seaktif biasanya juga bisa menjadi tanda bahwa janin kekurangan nutrisi atau oksigen.

Jika Mommil merasakan beberapa gejala di atas yang membuat Mom merasa tidak nyaman dan semakin menganggu aktifitas Mom. Silakan Mom melakukan pemeriksaan dengan dokter Sp.OG di Kehamilan Sehat ya.


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

06/14/2022

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

06/14/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Haruskah Mengulang Lagi Saat Imunisasi PCV Terlambat?

Haruskah Mengulang Lagi Saat Imunisasi PCV Terlambat?

Sejak baru lahir, si Kecil harus diberikan imunisasi. Mulai dari Hepatitis B, BCG, Polio 1 dan seterusnya. Namun ada salah satu imunisasi yang seharusnya sudah diberikan kepada si Kecil sejak usianya 2 bulan, yaitu imunisasi PCV.  Mom harus lebih perhatikan lagi...

read more
Tanda Kepala Janin Sudah Turun ke Panggul

Tanda Kepala Janin Sudah Turun ke Panggul

Janin mulai masuk panggul di usia 33-36 minggu. Nah untuk Mom yang sudah memasuki usia yang seharusnya janin sudah mulai turun ke panggul, harus banyak mengetahui tanda janin masuk panggul ada apa saja, serta tahu bagaimana agar janin cepat masuk panggul.  Dengan Mom...

read more
Bingung Cara Membaca Hasil USG 2D? Begini Caranya!

Bingung Cara Membaca Hasil USG 2D? Begini Caranya!

Ketika Mom sudah melakukan tes kehamilan dengan test pack, Mom sudah bisa melakukan pemeriksaan yang lebih akurat lagi, yaitu melakukan pemeriksaan USG 2D loh. USG 2D saat hamil memang menjadi kegiatan yang sangat umum dilakukan ibu hamil, namun nyatanya masih banyak...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares