Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Patut Diwaspadai! Hb Rendah: Penyebab, Dampak & Cara Mengobati

Hb-rendah-pada-kehamilan

Hb atau hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Pada ibu hamil, selain menyuplai oksigen dalam tubuh Mom, hemoglobin juga berperan menyalurkan oksigen ke janin, apabila hb rendah maka penyaluran akan terhambat. Kadar hemoglobin normal pada wanita dewasa berkisar antara 12 hingga 15 g/dL.

Dibandingkan kadar Hb pada wanita dewasa yang tidak hamil, kadar Hb selama hamil biasanya sedikit lebih rendah. Namun, hal ini wajar dan tidak berbahaya. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kadar Hb normal untuk ibu hamil harus lebih dari 11 g/dl pada trimester pertama dan ketiga, serta lebih dari 10,5 g/dl pada trimester kedua. Mommil dapat dikatakan memiliki Hb rendah jika kadarnya di bawah 11 g/dL.

Gejala Hemoglobin Rendah

Gejala anemia selama kehamilan bisa ringan pada awalnya dan sering tidak disadari. Namun, jika terus dibiarkan gejalanya akan memburuk.  Berikut gejala Hb rendah saat hamil yang mungkin Mom alami, antara lain:

      • Merasa lelah 
      • Mudah pusing atau sakit kepala
      • Kulit pucat
      • Jantung berdetak cepat atau tidak teratur
      • Kesulitan berkonsentrasi

Penyebab Hemoglobin Rendah

Penyebab paling umum dalam penurunan kadar hemoglobin ini yaitu karena kurangnya asupan zat besi yang dikonsumsi ibu hamil. Kondisi ini juga disebut sebagai anemia defisiensi besi. Saat memasuki masa kehamilan, volume darah dalam tubuh Mom meningkat, begitu juga jumlah zat besi yang Mom butuhkan. Tubuh Mom menggunakan zat besi untuk membuat lebih banyak hemoglobin untuk memasok oksigen ke janin dalam kandungan. Jika Mom tidak memiliki simpanan zat besi yang cukup atau mendapatkan cukup zat besi selama kehamilan, Mom dapat mengalami anemia defisiensi besi.  Selain itu, Hb rendah saat hamil juga disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

      • Kekurangan asupan zat besi atau vitamin B12
      • Mengandung anak kembar
      • Memiliki riwayat anemia sebelum hamil
      • Jarak kehamilannya terlalu dekat
      • Sering muntah karena morning sickness
      • Mengalami perdarahan dalam jumlah banyak

Risiko Hemoglobin Rendah

Jika jumlah sel darah merah dalam tubuh Mom terlalu sedikit, akan meningkatkan risiko Mom dan janin mengalami kekurangan gizi dan oksigen. Tentunya, hal ini dapat membahayakan Mom dan juga janin dalam kandungan. Adapun beberapa risiko lain yang dapat terjadi jika Hb rendah saat hamil, yaitu :

      • Pertumbuhan bayi dalam rahim terhambat.
      • Ketuban pecah dini.
      • Bayi lahir dengan berat badan rendah.
      • Bayi lahir dengan anemia.
      • Mom mengalami depresi pasca melahirkan.

Cara Menjaga Kadar Hb saat Hamil

Sebenarnya, anemia saat hamil ini umum terjadi. Sekitar 40% ibu hamil di seluruh dunia diperkirakan mengalami kekurangan Hb. Berikut hal yang dapat Mom lakukan untuk menjaga Hb saat hamil :

      • Makanan Kaya Zat Besi
      • Makanan Kaya Vitamin C
      • Hindari Pemblokir Zat Besi
      • Olahraga
      • Suplemen Zat Besi
      • Makanan Kaya Asam Folat
      • Hindari Makanan Tinggi Kalsium

Melakukan Pemeriksaan Kehamilan secara Rutin

Pemeriksaan rutin di klinik Kehamilan Sehat merupakan kunci untuk memantau kondisi kesehatan Mom dan bayi dalam kandungan. Konsultasikan pada dokter kandungan mengenai Hb normal untuk ibu hamil hingga gejala yang memungkinkan Mom mengalami Hb rendah saat hamil. Dokter handal di klinik Kehamilan Sehat akan melakukan pemeriksaan kehamilan dan memberikan perawatan terbaik untuk mengatasi kondisi darah rendah pada ibu hamil, untuk kesehatan Mom dan janin.

Ditinjau Oleh : dr. Amir Fahad, Sp.OG – KS Ngagel Surabaya


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

08/08/2022

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

08/08/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Anak ASI Lebih Cerdas dari Anak Sufor? Mitos atau Fakta?

Anak ASI Lebih Cerdas dari Anak Sufor? Mitos atau Fakta?

Sebuah penelitian menunjukkan bayi yang diberikan ASI mampu mengerjakan tes kecerdasan lebih baik saat dewasa. Bahkan ada studi yang menunjukkan bahwa ASI dapat meningkatkan prestasi akademik anak karena nutrisi esensial yang baik untuk perkembangan otak anak. Tetapi...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares