Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Pentingkah Vitamin C Bagi Ibu Hamil?

 

Vitamin C sangat popular dewasa ini. Terutama dalam perannya sebagai antioksidan. Vitamin secara umum dibutuhkan untuk ibu dan tumbuh kembang bayi yang sedang dikandung.. Salah satu vitamin tersebut adalah vitamin C. Vitamin C yang disebut juga asam askorbat, merupakan vitamin larut dalam air.1

Beberapa manfaat vitamin C adalah

1. Peningkat sistem imun:

Vitamin C meningkatkan sistem pertahanan tubuh & pembentukan antibodi dalam tubuh, Hal ini penting diperhatikan oleh ibu hamil karena umumnya pada kehamilan terjadi penurunan daya tahan tubuh. Terdapat penelitian bahwa vitamin C dapat mengurangi risiko batuk dan pilek hingga 50% pada orang yang melakukan aktivitas berat. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan suplemen vitamin C secara rutin dapat mengurangi lama influenza mencapai 8%. Penelitian lain juga menyatakan bahwa vitamin C dapat menurunkan kejadian asma. 

2. Regenerasi sel dan jaringan:

Vitamin C dapat  meningkatkan proses pembentukan kolagen pada ibu dan bayi, sehingga berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kulit, tulang, jaringan ikat, dan tulang rawan bayi. 

3. Perkembangan mental:

Vitamin C merupakan salah satu antioksidan, yang dapat melindungi bayi dari gangguan perkembangan mental. 

4. Meningkatan penyerapan zat besi:

Vitamin C berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi dari asupan nutrisi makanan. Zat besi berfungsi untuk meningkatkan hemoglobin dan mencegah terjadinya anemia.. 

Jika terjadi kekurangan vitamin C, maka dapat terjadi gejala berupa luka yang sulit sembuh, mudah memar, rambut rontok, mudah terkena infeksi virus, gampang terkena sariawan, dan lain-lain. 

Kebutuhan vitamin C yang dibutuhkan wanita hamil adalah 85 mg/hari, dengan dosis maksimal 2000 mg/hari. Dosis yang dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit seperti yang disebutkan di atas adalah 500-1000 mg/hariAnda bisa mendapatkan vitamin C ini dari makanan berupa jeruk, strawberi, pepaya, jambu biji, kiwi, tomat, brokoli, dan lain-lain. Makanan tersebut sebaiknya dimakan tanpa diolah atau jangan dimasak terlalu lama karena dapat merusak vitamin C.

Vitamin C yang terkesan sederhana dan mudah didapat seringkali dilupakan oleh para calon ibu. Dengan efek positif dari vitamin C diharapkan kehamilan akan menjadi lebih optimal. Perlu diingat bahwa terdapat ambang dosis maksimal yang harus diperhatikan serta apabila pada calon ibu terdapat riwayat sakit lambung.

Dikutip dari dr. Bram Pradipta SpOG

 


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis KSS

Tanggal

02/18/2021

Kategori

Penulis

Penulis KSS

Tanggal

02/18/2021

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Pakai Korset Setelah Melahirkan? Emang Boleh?

Pakai Korset Setelah Melahirkan? Emang Boleh?

Setelah melahirkan, mungkin banyak Mom yang mendambakan badan kembali seperti bentuk semula. Perut buncit pasca melahirkan tidak dapat dihindari Mom, karena otot perut mengendur setelah menahan janin dalam kandungan.  Referensi dari jurnal mengatakan sekitar 66%...

read more
Penyebab Pembukaan Tidak Bertambah Saat Akan Melahirkan

Penyebab Pembukaan Tidak Bertambah Saat Akan Melahirkan

Melahirkan dengan cepat dan lancar menjadi dambaan semua Mommil, namun berapa lama pembukaan persalinan bisa berbeda-beda pada setiap Mommil. Tanda persalinan sudah dekat tidak hanya sekadar Mom mengalami kontraksi hebat yang teratur, tapi juga diiringi serviks...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares