Keguguran pada kehamilan identik dengan gejala keluarnya perdarahan hebat. Padahal beberapa keguguran bisa terjadi tanpa disertai dengan perdarahan. Sehingga beberapa ibu hamil seringkali tidak menyadari bahwa kehamilannya sedang mengalami masalah. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memahami tanda-tanda lain yang muncul pada keguguran mesti tidak disertai keluarnya darah. Sehingga Mommils dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Artikel lainnya : Keluar Darah Saat Hamil Muda Bisa Jadi Tanda Keguguran?
Apa ciri-ciri keguguran tanpa perdarahan?
Pada beberapa kondisi, keguguran bisa terjadi tanpa disertai keluarnya perdarahan dari rahim. Janin sudah tidak berkembang (gugur), tetapi tubuh belum menunjukkan gejala atau tanda-tanda keguguran seperti perdarahan. Akibatnya banyak ibu hamil yang tidak menyadari bahwa kehamilannya telah gugur.
Kondisi ini dikenal sebagai missed miscarriage atau keguguran yang tidak disadari. Missed miscarriage dapat terjadi pada awal kehamilan, bahkan bisa juga dialami pada usia kehamilan yang lebih lanjut, sehingga baru terdeteksi saat pemeriksaan ke dokter. Ciri-ciri keguguran tanpa perdarahan dapat ditandai dengan gejala di bawah ini :
Gejala kehamilan mendadak menghilang
Saat hamil biasanya akan muncul gejala seperti mual, muntah dan nyeri payudara. Apabila sebelumnya tanda kehamilan yang dirasakan cukup intens dan tiba-tiba menghilang atau tidak ada sama sekali maka ini patut diwaspadai.
Tes kehamilan negatif
Hasil tes kehamilan yang sebelumnya positif kemudian berubah menjadi negatif juga dapat menjadi salah satu tanda keguguran tanpa perdarahan. Hal ini bisa terjadi karena hormon hCG menurun setelah kehamilan tidak lagi berkembang. Perubahan hasil test pack sebaiknya segera dikonfirmasi melalui pemeriksaan oleh dokter.
Nyeri dan kram perut
Muncul rasa nyeri dan kram pada beberapa bagian tubuh seperti panggul, perut atau punggung bawah bisa menjadi salah satu ciri keguguran tanpa perdarahan. Nyeri akibat keguguran biasanya akan terasa lebih sakit daripada nyeri saat haid atau datang bulan.
Rasa nyeri tersebut bisa muncul terus menerus bahkan sampai mengganggu aktivitas. Jika hal ini terjadi, sebaiknya Mommils tidak mengabaikannya dan segera konsultasikan dengan dokter.
Perut terasa tidak berkembang
Pada kehamilan yang sehat, perut ibu hamil akan terlihat semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Jika perut terasa tidak berkembang atau ukurannya tidak bertambah dalam waktu tertentu, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa pertumbuhan janin tidak berkembang dan perlu segera diperiksakan.
Gerakan janin tidak terasa
Gerakan janin pada umumnya mulai terasa pada usia kehamilan sekitar 16-20 minggu, terutama pada kehamilan pertama. Seiring bertambahnya usia kehamilan, Mommils akan merasakan gerakan janin semakin kuat dan teratur.
Jika sebelumnya gerakan janin terasa aktif namun tiba-tiba berkurang drastis atau tidak terasa sama sekali dalam waktu satu hari, maka kondisi ini perlu diwaspadai. Mommils disarankan untuk segera periksa ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi janin.
Keluarnya cairan yang tidak biasa
Apabila ada cairan kecoklatan atau jaringan yang mirip gumpalan daging keluar dari vagina, maka Mommils wajib waspada. Gejala ini bisa menjadi tanda bahwa adanya gangguan pertumbuhan janin yang menyebabkan keguguran. Jika mengalami hal ini, segera simpan jaringan yang keluar dari vagina di dalam wadah yang steril. Dan segera periksa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Detak jantung janin tidak terdeteksi
Detak jantung janin dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG dan alat doppler. Mommils bisa mendengar detak jantung janin pertama kali dari usia kehamilan 5-6 minggu dengan pemeriksaan usg transvaginal oleh dokter.
Apabila detak jantung janin tidak ditemukan atau tiba-tiba tidak terdengar, hal ini merupakan tanda serius yang mengarah pada keguguran atau janin yang tidak berkembang. Meski dalam beberapa kasus detak jantung janin memang belum terdeteksi pada usia kehamilan yang sangat dini, pemeriksaan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi janin.
Penyebab keguguran tanpa perdarahan
Ada sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran tanpa perdarahan. Faktor-faktor di bawah ini dapat berasal dari tubuh ibu hamil atau dari perkembangan janin itu sendiri, diantaranya :
- Cedera
Benturan keras pada perut, terjatuh, atau kecelakaan dapat mempengaruhi kondisi rahim dan janin. Pada beberapa kasus, cedera tidak langsung menimbulkan perdarahan, tetapi tetap dapat mengganggu kondisi kehamilan.
- Kelelahan
Aktivitas fisik berlebihan, kurang istirahat atau stres yang berkepanjangan dapat membuat tubuh Mommils kelelahan. Kondisi fisik yang lelah tidak langsung menyebabkan keguguran, namun dapat menurunkan daya tahan tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon kehamilan. Sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan perkembangan pada janin yang menyebabkan keguguran.
- Infeksi
Infeksi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan kromosom dan perkembangan janin. Jenis infeksi yang perlu diwaspadai misalnya infeksi akibat virus rubella dan parasit toksoplasma. Kedua infeksi ini dapat menyerang janin melalui plasenta dan mengganggu proses pembentukan organ terutama pada trimester awal kehamilan. Dampaknya bisa berupa janin tidak berkembang dengan baik, kelainan bawaan, hingga meningkatkan risiko keguguran.
- Kelainan genetik / kromosom pada janin
Kelainan genetik merupakan salah satu penyebab tersering keguguran, terutama pada trimester awal. Janin dengan kelainan kromosom biasanya tidak dapat berkembang secara normal, sehingga berpotensi gugur.
- Gangguan hormon
Ketidakseimbangan hormon kehamilan, seperti rendahnya kadar progesteron dapat menyebabkan kehamilan tidak berkembang dengan baik dan berakhir dengan keguguran.
Mengingat keguguran tanpa perdarahan seringkali tidak disadari sejak awal, penting bagi Mommils untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Selain itu, Mommils sebaiknya tidak mengabaikan perubahan sekecil apapun yang dirasakan tubuh.
Lakukan pemeriksaan dan konsultasikan kehamilan dengan dokter obgyn profesional di KS Women and Children Clinic. Sehingga Mommils bisa mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan yang lebih akurat untuk tumbuh kembang janin yang optimal.









0 Comments