Demam pada anak sering membuat Mom & Dad merasa cemas, terlebih jika suhu tubuh si Kecil meningkat secara tiba-tiba. Meski demam merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi, kondisi ini tetap perlu ditangani dengan tepat agar si Kecil tetap nyaman dan terhindar dari risiko komplikasi.
Banyak orang tua yang langsung ingin memberikan obat penurun panas, padahal dalam kondisi tertentu, demam ringan hingga sedang masih dapat ditangani dengan cara alami di rumah. Penanganan yang tepat tanpa obat dapat membantu menurunkan suhu tubuh secara bertahap, menjaga daya tahan tubuh anak, serta mengurangi risiko efek samping obat yang tidak diperlukan.
Melalui panduan ini, Mom & Dad akan mengetahui berbagai cara cepat dan aman menurunkan panas anak tanpa obat, mulai dari mencukupi cairan, memastikan waktu istirahat yang cukup, hingga langkah perawatan sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari. Dengan pemahaman yang tepat, Mom & Dad dapat lebih tenang dan sigap dalam merawat si Kecil saat demam.
Artikel lainnya : Anak Mimisan Tiba-Tiba? Ini Penyebab, Tanda, dan Cara Menanganinya
Cukupi kebutuhan cairan harian anak, pastikan anak tetap terhidrasi saat mengalami demam
Ketika anak demam, ia lebih rentan mengalami kehilangan cairan akibat tubuhnya bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu. Demam menyebabkan keluarnya keringat berlebih, napas lebih cepat dan metabolisme meningkat sehingga mempercepat penguapan dan pembuangan cairan serta elektrolit dari tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi.
Oleh karena itu, ketika anak demam, pastikan ia banyak minum air putih, air maupun susu yang biasa diminumnya. Jika anak bosan minum air putih, Mom & Dad dapat menggantinya dengan cairan lain sebagai alternatif, seperti :
- Kuah kaldu ayam hangat
- Jus buah
- Air kelapa murni
- Kuah sup
Dengan memastikan cairan tubuhnya terpenuhi, anak dapat terhindar dari dehidrasi dan membantu meredakan panas selagi demam.
Pastikan anak istirahat yang cukup
Saat demam, anak perlu beristirahat karena membutuhkan energi yang lebih banyak agar tubuh dapat melawan infeksi penyebab demam. Tidur yang cukup 10-13 jam per hari, dapat membantu sistem imun alias kekebalan tubuh bekerja lebih baik, mempercepat pemulihan serta mencegah dehidrasi dan komplikasi lebih lanjut.
Kompres hangat
Kompres hangat membantu menurunkan panas secara efektif pada si Kecil. Mom & Dad dapat memberikan kompress hangat pada bagian lipatan seperti ketiak dan selangkangan selama 10-15 menit untuk mengeluarkan panas lewat pori-pori tubuh. Meredakan panas pada balita dengan cara ini dapat dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama pada demam.
Mandi air hangat
Mandi air hangat dianjurkan untuk anak yang sedang mengalami demam. Karena, dengan mandi air hangat dapat menurunkan suhu tubuh secara perlahan. Air hangat juga membuat si Kecil yang demam lebih rileks, nyaman dan membersihkan keringat yang menumpuk selama demam.
Pastikan suhu air tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin alias suam-suam kuku. Sebaiknya mandi dengan waktu yang tidak terlalu lama antara 5-10 menit, kemudian segera keringkan tubuh si Kecil setelah selesai mandi.
Menjaga tubuh anak tetap sejuk
Saat demam, tubuh si Kecil perlu tetap terasa sejuk agar panas bisa turun secara alami dan anak merasa lebih nyaman. Cara menjaga tubuh anak tetap sejuk saat demam yaitu :
- gunakan pakaian adem yang menyerap keringat
- hindari menggunakan selimut tebal atau berlapis saat tidur
- lap tubuh si Kecil dengan air hangat
- pastikan sirkulasi udara di dalam kamar baik
Menjaga tubuh anak tetap sejuk dan nyaman, membantu proses penurunan demam dapat berjalan lebih efektif sekaligus membantu anak beristirahat lebih tenang.
Kapan harus ke dokter saat si Kecil demam?
Jika berbagai cara diatas tidak memberikan perubahan atau hasil yang positif, sebaiknya Mom & Dad segera bawa si Kecil ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan resep obat penurun demam sesuai kondisi si Kecil.
Segera bawa si Kecil yang sedang demam, ke dokter apabila :
- Anak berusia di bawah tiga bulan dan mengalami demam
- Usia anak 3-5 bulan dengan suhu diatas 38,3° C
- Anak berusia di atas 6 bulan dengan suhu 38,3° C
- Suhu si Kecil di atas 40° C
- Si Kecil demam lebih dari tiga hari
- Demam disertai gejala lain, kaku leher, sakit tenggorokan, sesak napas, nyeri telinga, ruam kulit, kejang atau sakit kepala.
Mom & Dad jangan menunda pemeriksaan jika merasa khawatir dengan kondisi si Kecil. Segera periksakan si Kecil dengan dokter anak yang berpengalaman di KS Women and Children Clinic agar mendapat penanganan yang tepat. Serta didukung dengan fasilitas lengkap dan layanan ramah anak yang siap membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan si Kecil.









0 Comments