Memasuki usia 12 sampai 17 bulan, bayi mulai menunjukkan perkembangan yang semakin pesat. Di fase ini, bayi tidak hanya semakin aktif bergerak, tetapi juga mulai memahami instruksi sederhana dan mengekspresikan keinginannya dengan lebih jelas. Setiap anak memang memiliki kecepatan tahap perkembangan yang berbeda. Namun, memahami milestone di usia ini tetap penting agar Mom & Dad dapat memantau tumbuh kembang si Kecil sekaligus mengenali apakah perkembangannya sudah sesuai dengan tahap usianya.
Perkembangan motorik kasar
Di usia 12-17 bulan, kemampuan motorik kasar si Kecil terus berkembang seiring dengan semakin kuatnya otot-otot tubuhnya. Beberapa milestone yang umumnya sudah bisa terlihat pada usia ini, antara lain:
- Si Kecil sudah bisa berdiri sendiri tanpa bantuan atau berpegangan
- Membungkukkan badan untuk mengambil mainan kemudian berdiri kembali
- Berjalan dengan baik dan seimbang
Perkembangan ini menunjukkan bahwa keseimbangan dan kekuatan otot si Kecil semakin matang, sehingga ia semakin percaya diri untuk bergerak dan menjelajahi lingkungan sekitarnya.
Perkembangan motorik halus dan adaptif
Seiring bertambahnya usia, koordinasi tangan dan mata si Kecil semakin terarah. Ia pun semakin aktif mengeksplorasi benda-benda di sekitarnya dengan berbagai cara. Beberapa kemampuan motorik halus dan adaptif yang umumnya mulai terlihat pada bayi usia 12-17 bulan, antara lain:
- Menumpuk 2 mainan berbentuk kubus
- Memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadahnya
- Mengeksplorasi benda dengan berbagai cara, seperti menggoyangkan, membenturkan, hingga melemparnya
- Mulai bisa memegang krayon dan mencoret-coret di atas kertas
- Bisa menemukan benda yang disembunyikan dengan mudah
- Mampu mengenali dan menunjuk gambar atau benda saat namanya disebutkan
- Mampu menggunakan benda sesuai fungsinya, seperti minum dari cangkir atau menyisir rambut
Kemampuan ini menjadi dasar penting bagi proses belajar selanjutnya, karena membantu si Kecil memahami fungsi benda sekaligus melatih koordinasi yang lebih kompleks.
Perkembangan kemampuan bicara dan bahasa
Kemampuan komunikasi si Kecil di usia ini semakin berkembang, baik dari sisi kosakata maupun responnya terhadap orang di sekitarnya. Beberapa milestone bicara dan bahasa yang umumnya sudah muncul di usia bayi 9-12 bulan, antara lain:
- Mulai memanggil ayah dengan sebutan “Papa” dan ibu dengan sebutan “Mama”
- Mampu mengucapkan sekitar 1–6 kata yang sudah memiliki makna
- Mulai meniru dan mencoba mengucapkan kata-kata yang didengar
- Mengeluarkan berbagai suara dengan intonasi yang berbeda-beda
- Mampu merespons perintah sederhana, seperti “Ambil mainannya”
- Dapat melakukan gerakan sederhana, seperti menggelengkan kepala atau melambaikan tangan
Tahap ini menandai bahwa si Kecil mulai memahami komunikasi dua arah, yang menjadi pondasi penting dalam perkembangan bahasa di tahap berikutnya.
Perkembangan sosialisasi dan kemandirian
Memasuki usia 12-17 bulan, perkembangan sosial dan kemandirian si Kecil semakin terlihat dalam kesehariannya. Hal ini tampak dari cara ia berinteraksi, mengekspresikan perasaan, hingga menunjukkan keinginannya sendiri. Beberapa kemampuan yang terlihat pada bayi usia 12-17 bulan, antara lain:
- Mulai mampu menunjukkan keinginan tanpa menangis atau merengek, misalnya dengan bersuara atau menarik tangan Mom & Dad
- Sering mengulang suara atau tindakan untuk menarik perhatian
- Mulai menunjukkan rasa cemburu atau ingin bersaing
- Dapat memperlihatkan rasa takut, malu, atau gugup pada situasi tertentu, seperti saat bertemu orang asing
- Menangis saat berpisah dengan Mom & Dad
- Si Kecil memiliki mainan atau orang tertentu yang menjadi favorit
- Memberikan buku saat ingin dibacakan cerita
- Mulai mengulurkan tangan atau kaki saat akan dipakaikan baju atau celana
- Menikmati permainan sederhana seperti cilukba dan tepuk tangan
Perkembangan ini menunjukkan bahwa si Kecil mulai membangun hubungan emosional dan belajar berinteraksi dengan lingkungan sosialnya secara lebih aktif.
Red flags perkembangan bayi usia 12-17 bulan
Selain memahami tahapan perkembangan yang seharusnya dicapai, Mom & Dad juga perlu mengenali red flags atau tanda-tanda peringatan yang perlu diwaspadai. Tanda ini dapat terlihat pada perkembangan motorik, bahasa, hingga sosial-emosional si Kecil.
Berikut tanda red flags perkembangan motorik pada bayi 12 bulan:
- Tidak bisa berdiri atau menahan beban dengan kedua kaki, meskipun sudah dibantu
- Belum bisa merangkak
Red flags perkembangan bahasa atau kognitif pada bayi 12 bulan:
- Belum merespons saat namanya dipanggil
- Belum memahami arti kata “tidak”
- Tidak berusaha mencari benda yang diketahui sedang disembunyikan
- Tidak dapat melakukan gerakan sederhana seperti melambai atau menggelengkan kepala
- Belum mengucapkan satu kata pun, seperti “Mama” atau “Dada”
- Belum bisa menunjuk benda
Red flags perkembangan sosial-emosional pada bayi 12 bulan:
- Terlihat kurang tertarik atau menolak saat diajak berinteraksi oleh pengasuh
- Belum mengikuti arah pandang atau tidak melihat ke arah yang ditunjuk oleh pengasuh
Red flags perkembangan bayi usia 15 bulan
Memasuki usia 15 bulan, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan karena bisa menunjukkan adanya keterlambatan perkembangan pada si Kecil, di antaranya:
Red flags motorik:
- Belum mampu memegang benda kecil seperti pensil dengan baik
Red flags bahasa dan kognitif:
- Belum mampu mengucapkan kata sederhana seperti “Mama”, “Papa”, atau “Dada”
Red flags sosial-emosional:
- Belum menunjukkan kemampuan menunjuk benda yang diinginkan (proto-imperative pointing)
Jika Mom & Dad menemukan satu atau lebih tanda di atas, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter agar tumbuh kembang si Kecil dapat dievaluasi lebih lanjut dan mendapatkan penanganan yang sesuai sejak dini.
Penutup
Sebagai orang tua, memahami tahapan perkembangan si Kecil di usia 12–17 bulan dapat membantu Mom & Dad lebih peka dalam memantau tumbuh kembangnya dari waktu ke waktu. Tidak hanya melihat apa yang sudah bisa dilakukan, tetapi juga mengenali lebih awal jika ada hal yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Agar tumbuh kembang si Kecil tetap optimal, penting untuk melakukan pemantauan secara rutin bersama tenaga medis yang tepat. Mom & Dad dapat menjadwalkan pemeriksaan tumbuh kembang anak secara berkala dengan dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic. Sehingga setiap tahap perkembangan si Kecil dapat dipantau dengan lebih tepat dan mendapatkan penanganan yang sesuai bila diperlukan.









0 Comments