Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Mata Bayi yang Belekan Ditetesi ASI Bisa Cepat Sembuh, Mitos atau Fakta?

mata bayi belekan ditetesi ASI

 

Mata bayi yang mengeluarkan kotoran atau belekan merupakan kondisi yang cukup umum terjadi, terutama pada bayi baru lahir. Dalam banyak kasus, mata belekan dapat membaik dengan sendirinya atau cukup diatasi dengan menjaga kebersihan area mata sesuai anjuran. Namun, di masyarakat masih beredar anggapan bahwa meneteskan ASI ke mata bayi dapat membantu mempercepat penyembuhan. Lantas, benarkah mata bayi yang belekan bisa cepat sembuh jika ditetesi ASI, atau justru hanya sekadar mitos? Sebelum mencobanya, penting bagi Mom & Dad untuk mengetahui fakta medis mengenai keamanan dan efektivitas cara tersebut. Simak penjelasan berikut mengenai boleh atau tidaknya mata bayi belekan diberi ASI, cara penanganan yang tepat, serta berapa lama kondisi ini biasanya dapat sembuh.

Artikel lainnya: Cara Alami dan Tradisional Mengatasi Belekan pada Bayi di Rumah

Bolehkah Mata Bayi Belekan Dikasih ASI?

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa meneteskan ASI ke mata bayi dapat mengobati mata belekan. Meski ASI mengandung antibodi, seperti imunoglobulin A (IgA), laktoferin, dan berbagai komponen yang membantu melindungi tubuh si Kecil dari infeksi saat diminum. Manfaat tersebut tidak terbukti efektif jika ASI diteteskan langsung ke mata.

Sebaliknya, tindakan ini justru berisiko memperburuk kondisi mata. ASI bukan cairan yang steril setelah diperah sehingga dapat terkontaminasi bakteri dari tangan, wadah penyimpanan, atau lingkungan sekitar. Jika diteteskan ke mata, kontaminasi tersebut berpotensi meningkatkan risiko infeksi atau membuat peradangan menjadi lebih parah.

Selain itu, mata belekan pada bayi tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Pada banyak bayi baru lahir, belekan terjadi akibat saluran air mata yang belum terbuka sempurna (sumbatan duktus nasolakrimal). Kondisi ini tidak akan membaik hanya dengan meneteskan ASI karena penyebab utamanya adalah saluran air mata yang tersumbat, bukan kekurangan antibodi.

Oleh karena itu, jika mata bayi belekan, sebaiknya hindari penggunaan ASI atau bahan alami lainnya tanpa anjuran dokter.

Apa yang harus dilakukan ketika mata bayi belekan?

Sebagian besar kasus mata belekan pada bayi dapat ditangani dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, penanganannya tetap perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

Cuci tangan sebelum menyentuh mata bayi

Pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum membersihkan mata si Kecil. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah masuknya bakteri atau virus ke area mata.

Bersihkan mata secara perlahan

Gunakan kapas atau kain kasa steril yang dibasahi air matang hangat atau larutan saline steril. Bersihkan kotoran mata secara perlahan dari sudut dalam menuju sudut luar mata. Gunakan kapas yang berbeda untuk setiap mata agar kuman tidak berpindah jika hanya satu mata yang mengalami infeksi.

Hindari mengucek mata bayi

Usahakan agar bayi tidak menggosok matanya karena dapat menyebabkan iritasi dan memperparah peradangan.

Periksakan ke dokter bila diperlukan

Segera bawa si Kecil ke dokter apabila mata tampak sangat merah, bengkak, mengeluarkan cairan kuning atau hijau dalam jumlah banyak, disertai demam, atau tampak tidak nyaman dan kesakitan. Dokter akan menentukan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang sesuai, misalnya tetes mata antibiotik bila terbukti disebabkan oleh infeksi bakteri.

Berapa lama mata belekan pada bayi bisa sembuh?

Lama penyembuhan mata belekan pada bayi bergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh sumbatan saluran air mata, kondisi ini umumnya membaik secara bertahap dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan. Bahkan, sekitar 90% kasus dapat sembuh dengan sendirinya sebelum bayi berusia 1 tahun seiring saluran air mata berkembang lebih sempurna.

Sementara itu, jika belekan disebabkan oleh infeksi bakteri, keluhan biasanya mulai membaik dalam waktu 2–3 hari setelah mendapatkan antibiotik yang sesuai dari dokter. Namun, pengobatan tetap harus dihabiskan sesuai anjuran dokter agar infeksi benar-benar sembuh. Apabila penyebabnya adalah infeksi virus, mata belekan umumnya akan membaik dalam waktu sekitar 1–2 minggu dengan perawatan suportif di rumah. Sedangkan jika disebabkan oleh alergi, gejala akan mereda setelah paparan alergen dihindari dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan mata bayi belekan harus dibawa ke dokter?

Meskipun sebagian besar kasus mata belekan tidak berbahaya, Mom & Dad tetap perlu waspada apabila muncul tanda-tanda berikut:

  • Mata tampak merah dan bengkak.
  • Keluar nanah berwarna kuning atau hijau dalam jumlah banyak.
  • Kelopak mata sulit dibuka karena lengket.
  • Bayi demam atau tampak sangat rewel.
  • Mata tampak sensitif terhadap cahaya.
  • Belekan tidak membaik setelah beberapa hari atau semakin parah.
  • Bayi berusia kurang dari 1 bulan mengalami mata merah disertai belekan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya dan memberikan terapi pengobatan yang paling sesuai sehingga komplikasi dapat dicegah.

Kesimpulan

Meneteskan ASI ke mata bayi yang belekan merupakan mitos dan tidak dianjurkan sebagai cara pengobatan. Meskipun ASI memiliki banyak manfaat ketika diminum, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa ASI efektif dan aman untuk mengatasi mata belekan. Penanganan yang tepat adalah menjaga kebersihan mata, melakukan perawatan sesuai penyebabnya, serta segera berkonsultasi ke dokter apabila muncul tanda-tanda infeksi atau keluhan tidak kunjung membaik.

Jika si Kecil mengalami mata belekan yang disertai mata merah, bengkak, keluar kotoran mata berlebihan, atau tampak kesakitan, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Untuk memastikan kesehatan mata dan tumbuh kembang si Kecil tetap optimal, Moms juga dapat melakukan konsultasi serta pemeriksaan rutin bersama dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi mata bayi, menentukan penyebab mata belekan, serta memberikan penanganan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Penulis

sribulogin

Tanggal

07/09/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

07/09/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares