Vaksin influenza memang bukan termasuk imunisasi wajib dalam program pemerintah. Meski demikian, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tetap merekomendasikan vaksin ini karena influenza bukan sekadar flu biasa. Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza ini dapat menular dengan mudah dan berisiko menyebabkan komplikasi, terutama pada bayi, balita, serta anak dengan kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, penting bagi Mom & Dad untuk memahami mengapa vaksin influenza harus direkomendasikan untuk anak. Meskipun tidak termasuk imunisasi wajib. Dengan mengetahui manfaatnya, Mom & Dad dapat membuat keputusan yang tepat dalam memberikan perlindungan terbaik bagi kesehatan Si Kecil.
Artikel lainnya: Vaksin Influenza Anak: Manfaat, Jenis, Jadwal Pemberian, Efek Samping, dan Harga
Pentingkah imunisasi influenza dan apa saja manfaatnya?
Imunisasi influenza penting diberikan karena dapat memberikan berbagai manfaat dalam melindungi kesehatan si Kecil. Selain membantu menurunkan risiko si Kecil tertular virus influenza, vaksin ini juga berperan dalam mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi. Manfaatnya juga dapat menurunkan tingkat keparahan penyakit Berikut beberapa manfaat imunisasi influenza bagi anak.
1. Membantu mencegah infeksi influenza
Vaksin influenza membantu tubuh membentuk antibodi untuk melawan virus influenza sehingga dapat menurunkan risiko anak tertular penyakit ini. Mengutip data dari CDC, vaksin influenza berhasil mencegah sekitar 10 juta kasus influenza selama musim influenza 2024–2025 di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin influenza berperan penting dalam membantu melindungi si Kecil dari infeksi sekaligus mengurangi penyebaran penyakit di lingkungan sekitarnya.
2. Mengurangi risiko komplikasi
Influenza tidak hanya menyebabkan demam, batuk, dan pilek, tetapi juga dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti pneumonia, bronkiolitis, infeksi telinga, hingga memerlukan perawatan di rumah sakit.
Risiko tersebut lebih tinggi pada bayi, balita, serta anak yang memiliki penyakit kronis, seperti asma, penyakit jantung bawaan, diabetes, atau gangguan sistem kekebalan tubuh. Melalui vaksinasi, risiko terjadinya komplikasi akibat influenza dapat dikurangi sehingga anak memiliki perlindungan yang lebih baik apabila terpapar virus influenza.
3. Membantu mencegah penularan
Virus influenza sangat mudah menyebar melalui percikan droplet saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Dengan vaksinasi, risiko penularan di rumah, sekolah, maupun tempat bermain dapat berkurang sehingga turut melindungi anggota keluarga lain, termasuk bayi dan lansia.
4. Memberikan perlindungan dengan efektivitas yang sudah teruji
Vaksin influenza telah terbukti efektif membantu menurunkan risiko seseorang terkena influenza. Meskipun tingkat efektivitasnya dapat berbeda setiap musim karena virus influenza terus mengalami perubahan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa saat komposisi vaksin sesuai dengan virus yang sedang beredar, vaksin influenza dapat mengurangi risiko sekitar 40–60%. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin influenza tetap menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif untuk membantu melindungi si Kecil.
5. Mengurangi risiko rawat inap akibat influenza
Vaksin influenza tidak hanya membantu mencegah infeksi, tetapi juga dapat mengurangi risiko anak mengalami influenza yang berat hingga memerlukan perawatan di rumah sakit. Data dari CDC memperkirakan bahwa selama musim influenza 2024–2025, vaksin influenza berhasil mencegah sekitar 180.000 kasus rawat inap terkait influenza di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin influenza berperan penting dalam mengurangi dampak penyakit yang lebih serius.
Kapan vaksin influenza diberikan?
Vaksin influenza dapat mulai diberikan kepada anak sejak usia 6 bulan. Pada anak usia 6 bulan hingga 8 tahun yang baru pertama kali menerima vaksin influenza, pemberiannya dilakukan sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4 minggu.
Sementara itu, anak usia 9 tahun ke atas hanya memerlukan 1 dosis. Setelah seri awal selesai, vaksin influenza dianjurkan untuk diulang 1 kali setiap tahun guna memberikan perlindungan yang optimal terhadap virus influenza yang terus berubah.
Apakah semua anak perlu mendapatkan vaksin influenza?
Vaksin influenza dianjurkan karena setiap anak berisiko tertular influenza. Terutama saat sering beraktivitas di sekolah, tempat penitipan anak, atau lingkungan yang ramai. Anak yang sehat juga tetap dianjurkan untuk mendapatkan vaksin karena influenza dapat menyerang siapa saja dan menimbulkan gejala yang cukup berat.
Sebelum memberikan vaksin influenza, Mom & Dad sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak. Dokter akan mengevaluasi usia, kondisi kesehatan, riwayat imunisasi. Serta kemungkinan adanya kondisi tertentu yang perlu diperhatikan sebelum vaksin diberikan. Dengan begitu, jenis, dosis, dan jadwal vaksin influenza dapat disesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil sehingga perlindungan yang diberikan menjadi lebih optimal.
Kesimpulan
Vaksin influenza memang bukan termasuk imunisasi wajib. Tetapi tetap direkomendasikan karena dapat membantu melindungi anak dari infeksi influenza sekaligus menurunkan risiko komplikasi, penyakit yang lebih berat, hingga penularan kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan memberikan vaksin sesuai usia dan jadwal yang dianjurkan, Mom & Dad telah mengambil salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan Si Kecil.
Apabila Mom & Dad masih memiliki pertanyaan mengenai jadwal, dosis, atau apakah Si Kecil sudah waktunya mendapatkan vaksin influenza. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak di KS Women and Children Clinic. Dokter akan memberikan rekomendasi vaksinasi yang tepat agar perlindungan Si Kecil terhadap influenza dapat lebih optimal.









0 Comments