Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Vaksin MMRV untuk Apa? Ini Manfaat, Dosis, dan Jadwalnya

vaksin MMRV untuk apa

 

Vaksin MMRV merupakan vaksin kombinasi yang dapat memberikan perlindungan terhadap empat penyakit sekaligus, yaitu campak, gondongan, rubella, dan cacar air. Kehadiran vaksin ini menjadi salah satu perkembangan dalam imunisasi anak. Vaksin MMRV dapat memberikan berapa perlindungan dalam satu kali imunisasi. Lalu, vaksin MMRV untuk melindungi dari penyakit apa saja dan kapan Si Kecil perlu mendapatkannya? Selain mengetahui manfaatnya, Mom &  Dad juga perlu memahami dosis serta jadwal pemberian vaksin MMRV agar imunisasi si Kecil dapat diberikan sesuai usia dan rekomendasi.

Baca juga: Beda vaksin MR dan MMR, mana yang lebih bagus?

Untuk apa vaksin MMRV dan apa saja manfaatnya?

Vaksin MMRV merupakan kombinasi dari vaksin MMR (measles, mumps, rubella) dan vaksin varicella. Vaksin ini diberikan untuk membentuk kekebalan tubuh si Kecil dari empat penyakit infeksi virus, yaitu campak, gondongan, rubella, dan cacar air. Masing-masing penyakit memiliki gejala dan risiko komplikasi yang berbeda. Berikut penjelasannya: 

1. Campak (measles)

Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular. Gejalanya dapat berupa demam, batuk, pilek, mata merah, serta ruam yang biasanya muncul beberapa hari setelah gejala awal.

Pada sebagian besar anak, campak dapat pulih tanpa komplikasi serius. Namun, infeksi ini juga dapat berkembang menjadi komplikasi, seperti pneumonia, infeksi telinga, diare, hingga ensefalitis atau peradangan otak. Risiko komplikasi dapat lebih tinggi pada anak dengan daya tahan tubuh yang lemah atau kondisi tertentu.

2. Gondongan (mumps)

Gondongan disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah. Kondisi ini umumnya ditandai dengan pembengkakan dan nyeri pada area pipi atau rahang, yang dapat terjadi pada salah satu atau kedua sisi wajah. Anak juga dapat mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri saat mengunyah atau menelan.

Meski sebagian besar kasus dapat sembuh, gondongan tetap berisiko menyebabkan komplikasi. Pada kondisi tertentu, infeksi dapat menyebar dan menyebabkan radang selaput otak atau otak, gangguan pendengaran, serta peradangan pada organ reproduksi.

3. Rubella

Rubella atau campak jerman biasanya menyebabkan gejala yang lebih ringan dibandingkan campak. Anak dapat mengalami demam ringan, ruam, pilek, mata merah, serta pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di sekitar belakang telinga dan leher.

Namun, rubella perlu mendapat perhatian khusus. Karena jika infeksi terjadi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko penularan ke janin. Infeksi tersebut dapat menyebabkan congenital rubella syndrome atau sindrom rubella kongenital yang berisiko menyebabkan berbagai kelainan bawaan pada bayi, termasuk gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, dan kelainan jantung.

4. Cacar air

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster dan merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Gejala yang paling khas adalah munculnya ruam yang berkembang menjadi lenting berisi cairan dan terasa gatal, disertai demam, lemas, atau penurunan nafsu makan.

Pada umumnya, cacar air dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, infeksi tetap dapat menimbulkan komplikasi, seperti infeksi bakteri pada kulit, pneumonia, atau ensefalitis. Risiko komplikasi juga dapat meningkat pada kelompok tertentu, termasuk anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Manfaat vaksin MMRV

Selain membentuk kekebalan terhadap empat penyakit, vaksin MMRV juga memiliki keunggulan karena menggabungkan vaksin MMR dan varicella dalam satu suntikan. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah suntikan yang perlu diterima si Kecil dibandingkan jika vaksin diberikan secara terpisah. Vaksinasi sesuai jadwal juga penting untuk membantu menurunkan risiko si Kecil mengalami penyakit dan komplikasi yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Apa bedanya vaksin MMR dan MMRV?

Perbedaan utama vaksin MMR dan MMRV terletak pada penyakit yang menjadi sasaran imunisasinya. Vaksin MMR digunakan untuk membantu mencegah campak, gondongan, dan rubella, sedangkan vaksin MMRV juga mencakup cacar air (varicella). Dengan demikian, MMRV merupakan vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap empat penyakit sekaligus.

Meski begitu, MMRV tidak selalu menjadi pengganti vaksin MMR pada setiap anak. Pemilihan vaksin akan disesuaikan dengan beberapa pertimbangan, seperti usia Si Kecil, riwayat imunisasi yang sudah diterima, serta kondisi kesehatan anak. Dokter akan menentukan jenis vaksin yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan dan jadwal imunisasi Si Kecil.

Dosis dan jadwal vaksin MMRV

Vaksin MMRV diberikan sebanyak 2 dosis pada anak. Vaksin MMRV dapat diberikan pada anak usia 12 bulan hingga 12 tahun, dengan anjuran:

  • Dosis pertama umumnya pada usia 12–15 bulan
  • Dosis kedua pada usia 4–6 tahun.

Pemberian dua dosis tersebut dilakukan pada tahap usia yang berbeda untuk melengkapi imunisasi terhadap campak, gondongan, rubella, dan cacar air. Namun, waktu pemberian dapat disesuaikan dengan jadwal imunisasi dan riwayat vaksinasi yang sudah dimiliki Si Kecil.

Apakah vaksin MMRV aman untuk anak?

Vaksin MMRV secara umum aman untuk anak dan telah melalui proses uji klinis serta pemantauan keamanan sebelum digunakan. Setelah imunisasi, sebagian anak dapat mengalami efek samping ringan seperti nyeri atau kemerahan di area suntikan, demam, atau ruam ringan. Keluhan tersebut biasanya bersifat sementara dan akan membaik dengan sendirinya.

Meski demikian, pemberian vaksin tetap perlu disesuaikan dengan usia, riwayat imunisasi, kondisi kesehatan, serta riwayat alergi anak. Dokter juga akan memastikan apakah vaksin MMRV sesuai diberikan pada si Kecil atau diperlukan pertimbangan khusus.

Agar mendapatkan manfaat imunisasi yang optimal, pastikan melakukan imunisasi dan pemeriksaan kebutuhan vaksin Si Kecil bersama dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic agar vaksin yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan si Kecil.

 

Penulis

sribulogin

Tanggal

07/30/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

07/30/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares