Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Apakah Vaksin Rotavirus Wajib untuk Anak? Ini Alasan dan Manfaatnya 

vaksin rotavirus apakah wajib

 

Vaksin rotavirus merupakan salah satu jenis imunisasi yang direkomendasikan untuk membantu melindungi si Kecil dari infeksi rotavirus. Virus ini dapat menyerang saluran pencernaan dan menyebabkan diare serta muntah. Pada bayi dan anak, kondisi tersebut perlu diperhatikan karena kehilangan cairan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan dehidrasi. Meski sering dianggap sebagai penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, infeksi rotavirus dapat menimbulkan gejala yang cukup berat, terutama pada bayi. Oleh karena itu, pemberian vaksin rotavirus menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi dan komplikasinya. Lalu, apakah vaksin rotavirus wajib diberikan kepada anak? Apa saja manfaatnya dan kapan waktu yang tepat untuk mendapatkannya? Simak penjelasan berikut agar Mom & Dad dapat memahami pentingnya imunisasi rotavirus untuk si Kecil.

Baca juga: Apa beda vaksin Rotarix dan RotaTeq, Mana yang Lebih Bagus?

Apa itu vaksin rotavirus?

Vaksin rotavirus adalah vaksin yang bekerja dengan membantu tubuh si Kecil membentuk kekebalan terhadap rotavirus sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi yang berat. Angka kematian akibat diare di Indonesia masih tergolong tinggi, dan rotavirus menjadi salah satu penyebab yang bisa dicegah melalui imunisasi. Vaksin ini diberikan melalui tetes oral, bukan suntikan, sehingga prosesnya lebih nyaman untuk si Kecil.  Saat ini, terdapat dua jenis vaksin rotavirus yang tersedia di Indonesia, yaitu:

  1. Rotateq
    Diberikan sebanyak 3 dosis dengan jadwal berikut:
  • Dosis pertama: usia 6-14 minggu
  • Pemberian dosis kedua: 4-8 minggu setelah dosis pertama
  • Dosis ketiga: maksimal usia 8 bulan
  1. Rotarix
    Diberikan sebanyak 2 dosis dengan jadwal berikut:
  • Dosis pertama: usia 10 minggu
  • Dosis kedua: usia 14 minggu (maksimal usia 6 bulan)

Jika si Kecil belum mendapatkan imunisasi rotavirus pada usia lebih dari 6-8 bulan, vaksin sebaiknya tidak lagi diberikan karena keamanannya belum diteliti pada rentang usia tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti jadwal imunisasi sejak dini agar si Kecil tidak kehilangan kesempatan mendapat perlindungan ini.

Apakah vaksin rotavirus wajib diberikan untuk anak?

Vaksin rotavirus merupakan jenis imunisasi yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan kini sudah menjadi bagian dari program imunisasi rutin wajib di Indonesia. Sejak tahun 2022, Kementerian Kesehatan RI resmi menambahkan vaksin ini ke dalam daftar imunisasi wajib nasional. Masuknya vaksin Rotavirus ke dalam program wajib bukan tanpa alasan. Vaksin ini terbukti efektif mencegah diare berat beserta komplikasinya.

Dengan status wajib dan dukungan rekomendasi resmi dari IDAI maupun Kemenkes, Mom & Dad tidak perlu ragu lagi untuk memberikan vaksin rotavirus kepada si Kecil. Vaksin ini sudah melalui kajian keamanan dan efektivitas yang ketat sebelum ditetapkan sebagai bagian dari program nasional. Sehingga manfaat perlindungannya jauh lebih besar dibandingkan risiko efek samping ringan yang mungkin muncul. 

Kenapa si Kecil harus mendapatkan vaksin rotavirus?

Rotavirus dapat menyebar dengan mudah dan menginfeksi saluran pencernaan si Kecil. Pemberian vaksin rotavirus membantu tubuh si Kecil membangun perlindungan terhadap infeksi tersebut, terutama untuk menurunkan risiko penyakit yang berat. Ada beberapa alasan mengapa vaksin rotavirus penting untuk diberikan kepada si Kecil. Berikut beberapa manfaat vaksin rotavirus yang perlu Mom & Dad ketahui:

1. Membantu mencegah diare berat akibat rotavirus

Pemberian vaksin membantu tubuh mengenali virus sehingga dapat memberikan respons imun saat terpapar rotavirus. Perlindungan ini terutama penting untuk menurunkan risiko infeksi yang menyebabkan kondisi berat.

2. Mengurangi risiko dehidrasi

Diare dan muntah akibat infeksi rotavirus dapat membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Kondisi ini perlu diperhatikan pada bayi karena dehidrasi dapat terjadi lebih cepat dan menjadi serius bila tidak segera ditangani. Dengan memberikan vaksin rotavirus sesuai jadwal, risiko infeksi rotavirus yang berat dapat ditekan sehingga membantu mengurangi kemungkinan si Kecil mengalami dehidrasi akibat diare dan muntah.

3. Mengurangi risiko perawatan di rumah sakit

Infeksi rotavirus yang berat dapat membuat si Kecil membutuhkan perawatan di rumah sakit, terutama ketika diare dan muntah menyebabkan dehidrasi. Pemberian vaksin rotavirus sesuai jadwal dapat membantu mengurangi risiko infeksi yang berat, sehingga kemungkinan si Kecil memerlukan perawatan di rumah sakit akibat infeksi rotavirus juga dapat ditekan. 

4. Membantu memberikan perlindungan sejak usia bayi

Rotavirus dapat menginfeksi si Kecil sejak usia bayi, terutama ketika sistem pencernaannya masih rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, vaksin rotavirus diberikan sejak usia dini sesuai jadwal agar perlindungan dapat terbentuk lebih awal dan membantu mengurangi risiko infeksi rotavirus yang berat. 

5. Melindungi kesehatan pencernaan si Kecil dalam jangka panjang 

Diare berulang akibat infeksi rotavirus tidak hanya membuat si Kecil rewel dan tidak nyaman, tetapi juga bisa mengganggu penyerapan nutrisi penting untuk tumbuh kembangnya. Dengan mencegah infeksi sejak dini melalui vaksinasi, Mom & Dad juga menjaga sistem pencernaan si Kecil tetap sehat sehingga proses tumbuh kembangnya berjalan optimal. 

Pastikan vaksin rotavirus si Kecil diberikan sesuai jadwal

Pemberian vaksin rotavirus merupakan salah satu langkah penting untuk membantu melindungi si Kecil dari risiko infeksi rotavirus dan diare berat sejak usia bayi. Agar perlindungannya optimal, vaksin perlu diberikan sesuai jadwal dan usia yang telah direkomendasikan. Mom & Dad juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk memastikan jenis vaksin, jadwal pemberian, serta dosis yang sesuai dengan usia dan kondisi si Kecil. Dengan begitu, setiap tahapan imunisasi dapat dilakukan dengan tepat dan kebutuhan perlindungan si Kecil dapat terpenuhi. Jangan menunda imunisasi yang sudah waktunya. Yuk, konsultasikan jadwal vaksin rotavirus si Kecil bersama dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic agar Mom & Dad mendapatkan informasi dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Sumber Referensi
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Rotavirus Vaccination.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Apa Itu Vaksin Rotavirus?
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Melengkapi/Mengejar Imunisasi Bagian III.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Imunisasi Rotavirus.

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

08/31/2026

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

08/31/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares