Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Perhatikan Jenis-Jenis KB, Ini 5 Jenis KB yang Dapat Digunakan

jenis-jenis kb yang tepat dan aman

Tidak sedikit Mom dan Ayah yang berencana menunda kehamilan karena beberapa alasan tertentu. Salah satu cara untuk menunda kehamilan Mom akan memilih pilihan KB yang tepat dan aman. 

Karena saat Mom memilih KB yang tidak sesuai dengan kebutuhan, maka kemungkinan Mom akan kebablasan untuk hamil lagi dan menggagalkan tunda kehamilan. Lalu ketika Mom memilih menggunakan IUD, dapat berisiko bergeser hingga keluar dari tempatnya. 

Maka, ada baiknya Mom dan Ayah memilih jenis-jenis KB yang tepat dan aman agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk melihat jenis-jenis KB yang dapat Mom gunakan, Mom dapat membaca artikel berikut dengan melihat kekurangan dari alat kontrasepsi dengan memilih pilihan KB yang tepat dan aman. 

Apa itu Alat Kontrasepsi (KB)?

Kontrasepsi ialah cara yang dipilih Mom dan Ayah untuk mencega terjadinya kehamilan. Mom akan hamil saat sperma bertemu sel telur, sehingga hadirnya alat kontrasepsi sebagai alat untuk mencegah pertemuan antara sperma dan sel telur dan juga untuk menghentikan produksi sel telur serta menghentikan penggabungan sel sperma dan sel telur yang telah dibuahi dan menempel pada lapisan rahim. 

Sehingga kehadiran alat kontrasepsi menjadi penting bagi Mom dan Ayah ketika ingin menunda kehamilan. Dengan menunda kehamilan, Mom dan Ayah dapat menggunakan waktunya untuk “pacaran” lebih dulu atau fokus mengurus anak pertama. Karena, saat memiliki anak kedua ada saja ketakutan yang hadir, salah satunya kurangnya perhatian yang didapati oleh si kakak. Maka Mom dapat memilih jenis-jenis KB yang tepat nantinya. 

Baca juga : Mom, Berikut Jenis-Jenis KB Untuk Busui Yang Aman dan Efektif

Jenis-Jenis KB Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Penting bagi Mom dan Ayah untuk ketahui tingkat efektivitas pada setiap alat kontrasepsi yang digunakan agar sesuai dengan kebutuhan Mom dan Ayah. Tidak sedikit Mom dan Ayah yang ingin mencegah kehamilan lebih memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi. Berikut jenis-jenis KB yang dapat menjadi pilihan KB yang tepat dan aman untuk Mom dan Ayah gunakan. 

1. KB Suntik 

KB suntik menjadi salah satu alat kontrasepsi yang mengandung hormon progestin dan dapat menghentikan ovulasi. Jika melihat periode penggunaannya, ada 2 jenis KB suntik yaitu suntik KB 3 bulan dan 1 bulan. 

Kelebihan dari KB suntik ialah dapat lebih efektif dan praktis dari pil KB dan juga dalam tingkat kegagalan KB suntik 1 bulan kurang dari 1% jika digunakan dengan benar dan tepat waktu. 

Kekurangan dari KB suntik: 

  • Relatif harganya mahal.
  • Dibutuhkan kunjungan rutin ke dokter atau bidan tiap bulan.
  • Siklus menstruasi menjadi tidak teratur.
  • Berpotensi keluar bercak dari sebagai efek sampingnya. 
  • Tidak dianjurkan untuk Mom yang memiliki riwayat penyakit migrain, diabetes, sirosis hati, stroke, dan serangan jantung.

2. Pil KB 

Untuk alat kontrasepsi kedua ini yang paling umum digunakan, yaitu pil KB. Pil KB mengandung hormon progestin dan estrogen untuk mencegah terjadi ovulasi juga. Umumnya sampai 21-35 tablet yang dikonsumsi dalam satu siklus secara berkelanjutan. 

Kelebihan dari pil KB ialah haid menjadi lancar dan berkurangnya kram perut saat haid, tingkat efektivitas tinggi dengan persentase kegagalan sekitar 8%. 

Kekurangan dari pil KB: 

  • Tekanan darah tinggi, pembekuan darah dan payudara mengeras menjadi efek samping dari pil KB ini.
  • Tidak cocok saat Mom memiliki riwayat penyakit jantung, gangguan hati, kanker payudara dan kanker rahim. 
  • Tidak dapat mencegah penyakit menular seksual

3. Kondom 

Selain pil KB, kondom pria menjadi alat kontrasepsi umum yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Biasanya kondom pun terbuat dari bahan lateks dan bekerja dengan menghalangi sperma masuk ke vagina. 

Kelebihan dari kondom pria yaitu harga terjangkau, praktis untuk digunakan, mudah diperoleh di toko atau apotek dan dapat mencegah dari penyakit seksual menular. 

Kekurangan dari kondom pria yaitu tingkat kegagalannya mencapai 15% jika penggunaan kondom kurang tepat dan hanya bisa digunakan sekali dan harus diganti setelah ejakulasi. 

 

4. KB Spiral atau IUD

Alat kontrasepsi menjadi bahan plastik dan berbentuk huruf T diletakkan dalam rahim. IUD dapat mencegah kehamilan dengan cara menahan sperma agar tidak membuahi sel telur. KB spiral juga memiliki 2 jenis yang umum digunakan, yaitu IUD terbuat dari tembaga dan tahan hingga 10 tahun. Lalu ada IUD yang perlu diganti setiap 5 tahun sekali. 

Kelebihan IUD pun tahan lama dan tidak perlu perawatan yang rumit. Hingga banyak Mom dan Ayah yang menggunakan KB spiral ini. 

Kekurangan KB spiral :

  • IUD tembaga menyebabkan haid tak lancar.
  • Risiko bergeser dan keluar dari tempatnya.
  • Biaya mahal. 
  • Muncul bercak darah di 3-6 bulan pertama pemakaian.

5. KB Implan

Jenis KB terakhir yaitu KB implan atau sering juga disebut susuk merupakan alat kontrasepsi yang kecil dan berbentuk seperti batang korek api. Cara kerja KB implan dengan mengeluarkan hormon progestin secara perlahan yang dapat mencegah kehamilan selama 3 tahun. Dapat digunakan dengan memasukkannya ke bagian bawah kulit, biasanya lengan bagian atas. 

Kelebihan dari KB implan ialah tahan lama hingga 3 tahun dan sangat efektif dengan tingkat kegagalan kurang dari 1%. Kekurangan yang dirasakan dari KB implan ini biayanya relatif mahal, siklus menstruasi menjadi tidak teratur, dan risiko memar dan bengkak pada kulit di awal pemasangan, tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual. 

Itulah Mom jenis-jenis KB yang bisa menjadi pertimbangan Mom dan Ayah untuk memakai alat tersebut untuk menunda kehamilan. Jadi Mom lebih tertarik dengan KB yang mana? Tentukan pilihan KB yang tepat dan aman ya Mom. 

Rekomendasi KB yang Aman dan Tepat

Setelah mengetahui jenis-jenis KB, kelebihan dan juga kekurangannya, Mom dapat memilih KB yang sesuai kebutuhan. Misalnya pada Mom yang mempunyai kesibukan, akan lebih cocok jika Mom memilih KB dengan jangka waktu lebih lama seperti KB suntik atau KB spiral. Jika Mom masih memiliki pertanyaan dengan memilih alat kontrasepsi atau bingung penggunaan alat kontrasepsi yang tepat untuk Mom dan Ayah, cobalah untuk konsultasi ke dokter kandungan untuk meminta sarannya. 

Jika Mom sudah memastikan pilihan semisal dengan pemasangan IUD, Mom dan Ayah dapat kunjungi Kehamilan Sehat terdekat untuk menggunakan IUD. Semoga artikel ini bermanfaat ya Mom.


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Penulis

Penulis

Tanggal

01/04/2023

Penulis

Penulis

Tanggal

01/04/2023

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Cara Menghitung Gerakan Janin

Cara Menghitung Gerakan Janin

Selama mengandung 9 bulan, Mom biasanya akan merasakan gerakan seperti saat janin memutar, menendang hingga menangis di dalam rahim. Ketika sudah mulai merasakan gerakan janin, perasaan haru dan bahagia pun akan dirasakan oleh Mom dan Ayah.  Untuk memastikan bahwa...

read more
Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Memiliki berat badan berlebih sebelum hamil atau setelah menikah itu ternyata berbahaya saat Mom dinyatakan positif hamil loh. Ketika Mom sudah dinyatakan positif hamil, Mom sudah mulai memperhatikan berat badan agar tidak terlalu kelebihan berat badan ya. Karena saat...

read more
Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Setelah Mom melakukan operasi caesar di kehamilan pertama, biasanya beberapa tahun lagi Mom ataupun Ayah akan mulai bertanya "kapan boleh berhubungan setelah operasi caesar". Ketika Mom melakukan persalinan dengan operasi caesar, maka itu termasuk kedalam tindakan...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares