Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Turunkan Risiko Preeklampsia dengan Asupan Calcium Lactate yang Tinggi

Kekurangan Calcium Lactate dapat berdampak terhadap kesehatan ibu hamil & janin. Dampaknya bisa membuat kelahiran bayi prematur, komplikasi pada ibu dan janin hingga terganggunya pertumbuhan terhadap janin. 

Mommils atau sapaan ibu hamil di Kehamilan Sehat tentu tidak ingin hal ini terjadi, karena dampaknya yang mengkhawatirkan, pastikan Mom tahu gejala atau tanda kekurangan calcium lactate seperti kejang otot, detak jantung lebih cepat, hingga sakit kepala. 

Lantas bagaimana jika hal ini terjadi?
Mom dapat mengonsumsi obat yang mengandung calcium lactate dan mengetahui aturan pakai serta cara menyimpannya. Simak tulisan di bawah ini untuk mengetahui secara jelas tentang manfaat calcium lactate untuk ibu hamil :

Apa Itu Calcium Lactate?


Calcium Lactate merupakan obat atau suplemen yang berfungsi untuk mencegah serta mengatasi kadar kalsium yang rendah di dalam darah atau hipokalsemia. Kandungan pada calcium lactate dapat memenuhi kebutuhan kalsium ibu hamil. Manfaat calcium lactate tidak hanya dirasakan oleh ibu hamil, tetapi juga berguna bagi orang yang mengalami gangguan kesehatan akibat kekurangan kalsium, seperti: osteoporosis, rakitis, gangguan kelenjar paratiroid (hypoparathyroidism), penyakit otot tertentu (latent tetany).

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Calcium Lactate?

Secara umum, Calcium Lactate dapat dikonsumsi oleh anak, remaja, dewasa, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan orang yang dalam masa pemulihan dari sakit. Artinya, ibu hamil juga sangat memerlukan calcium lactate untuk kebutuhan tumbuh kembang janin. Bahkan calcium lactate memberikan perlindungan kepada ibu hamil dari preeklampsia selama masa kehamilan. 

Tanda Ibu Hamil Kekurangan Kalsium?

Jika para Mommils kurang mengonsumsi kalsium, banyak hal yang akan terjadi, sebut saja mudah lupa, kejang otot, kesemutan atau kebas, hingga mood yang tidak stabil. Ini bisa menjadi tanda bagi Mommils kekurangan kalsium dan patut diwaspadai ya Mom. Namun perlu diingat ya Mommils, mengonsumsi kalsium bagi para Mommils harus pas dan sesuai takaran. 

Untuk Mommils, pada umumnya dibutuhkan 1000 miligram kalsium per hari. Sedangkan, untuk Mommils di bawah 18 tahun butuh sekitar 1300 miligram kalsium per hari. Kebutuhan kalsium ibu hamil dan menyusui, bertambah sebanyak 200 mg dari orang biasa. 

Mom bisa melacak perkembangan janin, dapatkan perkiraan HPL, serta tips kehamilan lainnya melalui Aplikasi Ruangmom dengan klik tautan ini.

Manfaat Calcium Lactate untuk Ibu Hamil


Selain untuk menurunkan risiko preeklampsia, manfaat calcium lactate untuk ibu hamil juga diperlukan untuk memperkuat tulang bahkan dan menjaga organ tubuh si Janin. Yuk simak, apa saja manfaat kalsium yang terkandung di calcium lactate untuk ibu hamil : 


  • Mengoptimalkan Perkembangan Tulang, Saraf, Otot, Gigi Janin

Manfaat calcium lactate untuk ibu hamil, secara langsung akan diserap oleh janin untuk proses pertumbuhannya melalui plasenta. Sebenarnya dalam janin sudah terbentuk gigi sedari dalam kandungan. Tapi, gigi baru dapat muncul dalam gusi saat bayi sudah masuk usia sekitar 5 bulan. 

Selain bermanfaat dalam menguatkan tulang dan gigi, calcium lactate juga bermanfaat untuk mengoptimalkan pertumbuhan hati, saraf, dan otot janin. Calcium Lactate juga bermanfaat untuk perkembangan detak jantung janin juga mendukung kemampuan tubuh janin dalam membekukan darah. 

Baca juga : Pentingnya Mengonsumsi Vitamin C saat Hamil

  • Mengurangi Risiko Terjadinya Preeklampsia

Manfaat calcium lactate bagi ibu hamil selanjutnya, yaitu untuk mengurangi risiko terjadinya preeklampsia. Preeklampsia sendiri adalah gangguan tekanan darah yang mengganggu kerja organ. Tekanan darah yang perlu diperhatikan jika sudah lebih dari 140/90 mmHg, sementara tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg.  Preeklampsia biasa terjadi di usia kehamilan ke-20 minggu dan menghilang setelah Mommils telah melewati proses melahirkan. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadi preeklampsia di antaranya hipertensi, penyakit autoimun, adanya penyakit diabetes hingga masalah pada ginjal. Maka bisa coba untuk mengonsumsi lebih banyak kalsium untuk menurunkan terjadinya preeklampsia. 

  • Mencegah Terjadinya Hipertensi pada Ibu Hamil

Manfaat Calcium Lactate untuk ibu hamil selanjutnya yaitu mencegah hipertensi. Apa itu hipertensi? Hipertensi adalah keadaan saat tekanan darah ibu hamil di atas 140/90 mmHG. Jika Mommils mengalami hipertensi, hal ini berpotensi menghambat pertumbuhan janin, bahkan jika didiamkan bisa meningkatkan risiko komplikasi terhadap janin. 

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat calcium lactate untuk ibu hamil selanjutnya ialah menjaga kesehatan jantung, Mommils dapat mengonsumsi calcium lactate untuk membuat saraf dan otot berfungsi dengan baik. 

  • Menjaga Kesehatan Ibu dan Janin

Salah satu cara menjaga kesehatan Ibu dan Janin yaitu mengonsumsi calcium lactate dengan kadar konsumsi yang pas, karena dapat menjaga kesehatan Mom dan si Kecil. Mommils bisa menggunakan obat seperti calcium lactate untuk menutrisi janin dalam kandungan. 

Risiko Ibu Hamil yang Tidak Mengonsumsi Calcium Lactate

Kalsium sangatlah penting bagi ibu hamil dan janin untuk membentuk dan memperkuat tulang. Maka dari itu kebutuhan dan manfaat calcium lactate untuk ibu hamil harus terpenuhi. Yuk! simak beberapa risiko bagi ibu hamil jika tidak mengonsumsi calcium lactate.

  • Pertumbuhan Janin Terganggu

Janin dalam kandungan dapat menyerap apa saja yang Mommils makan untuk dikonsumsi  melalui plasenta. Jika Mommils tidak mengonsumsi calcium lactate makan tumbuh kembang janin terganggu. 

  • Kelahiran Bayi Prematur

Jika Mommils tidak mengonsumsi calcium lactate, kemungkinan bayi akan lahir secara prematur. Pasti Mommils tidak ingin hal itu terjadi, maka dari itu usahakan untuk tetap mengonsumsi calcium lactate dengan cukup ya Mom, agar si Kecil bisa lahir dengan normal. 

  • Komplikasi pada Ibu dan Janin

Ibu hamil harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi, salah satunya calcium lactate yang cukup, jika tidak, maka akan memicu komplikasi sehingga membahayakan Mom dan janin.

Sumber Calcium Lactate yang Dibutuhkan Ibu Hamil

Calcium Lactate sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, karena obat-obatan tersebut berfungsi untuk  mencegah dan mengatasi kadar kalsium yang rendah atau disebut dengan hipokalsemia. Obat ini pun dapat memenuhi kebutuhan kalsium ketika Mommils tidak mendapati kebutuhan kalsium yang cukup dari makanan. 

Darimana Ibu Hamil Mendapatkan Manfaat Calcium Lactate 

Berdasarkan penelitian epidemiologi, masih banyak Ibu hamil yang belum memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya selama kehamilan hanya dengan makanan yang dikonsumsi. Tak terkecuali kebutuhan kalsium pada ibu hamil. Maka dari itu, Mommils dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen tambahan, seperti calcium lactate

Bagaimana Aturan Pakai Calcium Lactate

Terdapat 2 (dua) jenis calcium lactate yang dapat Mommils temukan. Jika yang Mom gunakan adalah tablet larut, maka aturan pakainya dibiarkan benar-benar larut dalam segelas air untuk segera diminum. Sedangkan, jika itu produk cair, dapat dikocok terlebih dahulu botolnya dengan baik. 

Bagaimana Cara Menyimpan Calcium Lactate

Menyimpan calcium lactate dapat disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Perhatikan juga instruksi yang tertera pada kemasan produk dan jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Setelah melihat semua manfaat dan risiko dari calcium lactate, jangan sampai Mom melewatkan untuk menambahkan calcium lactate semasa kehamilan ya! Karena semua itu baik untuk Mom dan si Kecil agar tumbuh sehat.

 


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

10/19/2022

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

10/19/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Pakai Korset Setelah Melahirkan? Emang Boleh?

Pakai Korset Setelah Melahirkan? Emang Boleh?

Setelah melahirkan, mungkin banyak Mom yang mendambakan badan kembali seperti bentuk semula. Perut buncit pasca melahirkan tidak dapat dihindari Mom, karena otot perut mengendur setelah menahan janin dalam kandungan.  Referensi dari jurnal mengatakan sekitar 66%...

read more
Penyebab Pembukaan Tidak Bertambah Saat Akan Melahirkan

Penyebab Pembukaan Tidak Bertambah Saat Akan Melahirkan

Melahirkan dengan cepat dan lancar menjadi dambaan semua Mommil, namun berapa lama pembukaan persalinan bisa berbeda-beda pada setiap Mommil. Tanda persalinan sudah dekat tidak hanya sekadar Mom mengalami kontraksi hebat yang teratur, tapi juga diiringi serviks...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares