Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Emang Boleh Bepergian saat Hamil? Cek Faktanya Disini Yuk!

Terlalu banyak pikiran semasa kehamilan membuat Mom perlu mengendalikan stres nya agar tidak berdampak buruk kepada Mom dan janin. Dengan stres berlebihan dapat membuat Mom tidak mood melakukan apapun. 

Jika Mom tidak dapat mengendalikan stres tersebut, maka Mom dapat membuat si janin harus di aborsi spontan hingga lahir secara prematur. Untuk mengurangi stres, Mom dapat melakukan hal-hal yang disukai Mom, salah satunya bepergian saat hamil. 

Namun, pertanyaan yang banyak ditanyakan ialah bolehkah ibu hamil bepergian jauh? Apa saja sih yang Mom harus ketahui untuk bepergian saat hamil? Yuk simak artikel berikut. 

Bolehkah Bepergian Jauh Saat Hamil?

Saat Mom telah melakukan pemeriksaan rutin dan janin dalam kondisi sehat, maka Mom boleh saja untuk bepergian saat hamil. Dengan melakukan bepergian saat hamil, Mom dapat menjadi lebih rileks dan bersilaturahmi dengan keluarga jauh. 

Saat Mom sudah berencana melakukan perjalanan jauh yang membutuhkan waktu cukup lama, Mom harus betul-betul membekali diri dengan obat mual seperti antimo. Melakukan perjalan jauh tentu menjadi keinginan Mom agar tidak terlalu pusing dengan suasana rumah atau terlalu memikirkan tentang proses lahir. 

Baca juga : Perjalanan Berlibur Selama Hamil: Bolehkah?

Di Usia Kandungan Berapa Sebaiknya Ibu Hamil Boleh Bepergian Jauh?

Ketika sudah bertanya, “berapa sebaiknya ibu hamil bepergian jauh?”. Idealnya, Mom dapat melakukan bepergian saat hamil saat usia kehamilan sudah 14-28 mingguan. Saat sudah memasuki trimester kedua atau ketiga, Mom sudah boleh bepergian saat hamil dengan aman. 

Namun perlu disadari bahwa perjalanan jauh dengan posisi duduk terlalu lama, misalnya lebih dari lima jam dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah (tromboemboli). Perjalanan menggunakan pesawat terbang lebih dari lima jam pada posisi duduk meningkatkan risiko tromboemboli sehingga perjalanan jauh tersebut sebaiknya dihindari.

bepergian saat hamil

Tips Aman Bepergian Jauh Saat Hamil

Bagi Mom yang tetap ingin melakukan bepergian jauh saat hamil, Mom dapat mengikuti beberapa tips di bawah ini agar bepergian saat hamil lebih aman. 

1. Periksa ke dokter kandungan

Dengan Mom melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan, ini menjadi hal penting yang perlu Mom lakukan sebelum memulai perjalanan jauh. Mom dapat menceritakan kepada dokter kandungan ya jika Mom ingin melakukan bepergian saat hamil. Ceritakan dengan detail dengan apa dan ke mana. Bahkan jika diperlukan, dokter dapat memberikan surat keterangan kesehatan untuk Mommil sehingga dapat diketahui mengenai bolehkah ibu hamil bepergian jauh.

2. Buat diri Mom senyaman mungkin

Mom dapat melakukan bepergian saat hamil dengan nyaman yaitu dengan membawa makanan kecil untuk dimakan bersama pasangan selama perjalanan, jangan lupa dengan bantal kecil ya Mom. Karena dapat Mom letakan di punggung agar tidak terjadi sakit punggung selama perjalanan.

3. Jika Mom bepergian dengan pesawat 

Tidak sedikit Mommil yang bertanya-tanya, bolehkah ibu hamil bepergian jauh naik pesawat? Jawabannya boleh saja loh Mom. Mommil dapat lakukan ketika usia kehamilan sudah memasuki 28 minggu. Ketika sudah diperbolehkan oleh dokter dan memilih tempat duduk yang nyaman, Mom dapat membawa air putih yang banyak agar tetap terhidrasi. 

Pastikan memasang sabuk pengaman di bawah perut ya Mom untuk berjaga-jaga saat terjadi guncangan dalam pesawat. 

4. Jika Mom bepergian dengan kapal laut 

Ketika Mom memutuskan untuk bepergian saat hamil dengan kapal laut, hendaknya Mom periksa kebijakan dari penyedia jasa tersebut terhadap penumpang yang sedang hamil. Pastikan juga kapal lautnya menyediakan pelayanan medis ya Mom agar tetap aman selama di perjalanan. 

5. Jika Mom bepergian dengan mobil

Tentu Mom harus mengajak ayah saat melakukan perjalanan jauh ya agar tetap aman. Disarankan untuk menggunakan sabuk pengaman dengan menyilang antara payudara dan tali bawah sehingga menahan perut agar terhindar dari guncangan. 

Nah, Mom harus banyak mengonsumsi air putih dan makanan ringan ya agar tidak merasa kekurangan air dan mengurangi rasa mual selama perjalanan. Biasanya Mom selalu merasa ingin bolak-balik kamar mandi, disarankan untuk turun dari mobil setidaknya 2 jam sekali ya Mom agar dapat memperlancar peredaran darah pada kaki. 


E-Book Gratis

Dapatkan Edukasi Eksklusif & Terbaru Seputar Kehamilan, Dikirim Langsung ke Email Anda

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/26/2022

Kategori

Penulis

Penulis

Tanggal

12/26/2022

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Cara Menghitung Gerakan Janin

Cara Menghitung Gerakan Janin

Selama mengandung 9 bulan, Mom biasanya akan merasakan gerakan seperti saat janin memutar, menendang hingga menangis di dalam rahim. Ketika sudah mulai merasakan gerakan janin, perasaan haru dan bahagia pun akan dirasakan oleh Mom dan Ayah.  Untuk memastikan bahwa...

read more
Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Apa Saja Penyebab Bayi Besar Dalam Kandungan?

Memiliki berat badan berlebih sebelum hamil atau setelah menikah itu ternyata berbahaya saat Mom dinyatakan positif hamil loh. Ketika Mom sudah dinyatakan positif hamil, Mom sudah mulai memperhatikan berat badan agar tidak terlalu kelebihan berat badan ya. Karena saat...

read more
Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Kapan Boleh Berhubungan Setelah Operasi Caesar

Setelah Mom melakukan operasi caesar di kehamilan pertama, biasanya beberapa tahun lagi Mom ataupun Ayah akan mulai bertanya "kapan boleh berhubungan setelah operasi caesar". Ketika Mom melakukan persalinan dengan operasi caesar, maka itu termasuk kedalam tindakan...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares