Kacang hijau merupakan salah satu sumber protein nabati yang mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau. Selain dapat menjadi pilihan makanan untuk anak-anak, kacang hijau juga baik dikonsumsi selama kehamilan karena mengandung berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk ibu dan janin. Apa saja manfaat kacang hijau untuk ibu hamil dan zat gizi apa yang terkandung di dalamnya? Simak penjelasan berikut untuk mengetahui kandungan nutrisi kacang hijau serta manfaatnya bagi Mommils dan janin.
Baca juga: Manfaat Vitamin D untuk Ibu Hamil, Ini Perannya Selama Kehamilan
Kandungan gizi kacang hijau
Dalam 100 gram kacang hijau, terdapat berbagai kombinasi nutrisi penting yang baik untuk mendukung kesehatan Mommils sekaligus tumbuh kembang si Kecil. Mulai dari protein, serat, asam folat, zat besi, fosfor dan kalsium . Kombinasi zat gizi inilah yang menjadikan kacang hijau sebagai salah satu sumber protein nabati yang cukup lengkap untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.
| Kandungan Gizi Kacang Hijau | Jumlah per 100 gr BDD (Berat Dapat Dimakan) |
| Energi (kalori) | 109 kkal |
| Lemak total | 0.50 g |
| Karbohidrat total | 18.30 gr |
| Protein | 8.70 gr |
| Serat pangan | 1.50 gr |
| Kalsium | 95 mg |
| Fosfor | 149 mg |
| Zat Besi | 6.7 mg |
Berdasarkan tabel di atas, kacang hijau ternyata cukup padat gizi meskipun kalorinya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 109 kkal per 100 gram. Sebagian besar kalori tersebut berasal dari karbohidrat dan protein, sementara kandungan lemaknya sangat sedikit.
Tidak hanya itu, kacang hijau juga menyimpan serat pangan serta beberapa mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan zat besi dalam jumlah yang cukup banyak untuk ukuran sumber pangan nabati. Berkat kombinasi gizi inilah, kacang hijau bisa menjadi salah satu pilihan makanan sehat yang bisa Mommils pilih untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.
Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil
Konsumsi kacang hijau selama kehamilan dapat memberikan manfaat yang beragam. Tidak hanya untuk menjaga kesehatan Mommils, beberapa zat gizi di dalamnya juga berperan dalam mendukung tumbuh kembang janin. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi kacang hijau:
1. Membantu melancarkan pencernaan
Kacang hijau mengandung serat pangan yang membantu mendukung kerja sistem pencernaan dan membuat buang air besar lebih teratur. Asupan serat juga penting selama kehamilan karena sembelit cukup sering terjadi akibat perubahan hormon yang dapat memperlambat gerakan usus, ditambah tekanan rahim yang semakin membesar. Mengonsumsi kacang hijau sebagai bagian dari pola makan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan serat sehingga pencernaan lebih nyaman.
2. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil
Kacang hijau mengandung kalium, mineral yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf. Kalium juga berhubungan dengan pengaturan tekanan darah. Selama kehamilan, menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal menjadi hal penting karena tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan. Oleh karena itu, kacang hijau dapat menjadi salah satu sumber kalium yang melengkapi kebutuhan nutrisi harian.
3. Membantu mencegah anemia
Kacang hijau mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selama kehamilan, kebutuhan zat besi meningkat karena tubuh memproduksi lebih banyak darah untuk memenuhi kebutuhan Mom dan janin. Mencukupi asupan zat besi dari makanan dapat membantu menurunkan risiko anemia. Namun, kebutuhan zat besi selama kehamilan tidak selalu dapat dipenuhi hanya dari makanan sehingga Mom tetap perlu mengikuti anjuran konsumsi suplemen zat besi dari dokter atau tenaga kesehatan.
4. Mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin
Kacang hijau juga mengandung asam folat yang dibutuhkan dalam proses pembentukan dan perkembangan sel, termasuk jaringan saraf janin. Asam folat memiliki peran penting dalam pembentukan tabung saraf yang nantinya berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Kebutuhan asam folat perlu dicukupi sejak sebelum hamil hingga awal kehamilan karena manfaatnya dapat membantu menurunkan risiko terjadinya cacat tabung saraf pada janin. Selain dari makanan, Mommils dapat memenuhi kebutuhan asam folat dari suplemen yang direkomendasikan dokter dan bidan.
5. Menjadi sumber energi untuk ibu hamil
Selama kehamilan, kebutuhan energi meningkat seiring dengan pertumbuhan janin dan perubahan yang terjadi pada tubuh Mom. Kacang hijau mengandung karbohidrat dan protein yang dapat menjadi bagian dari sumber energi harian. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama, sedangkan protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Mengolah kacang hijau bersama bahan makanan bergizi lainnya dapat menjadi pilihan untuk membuat asupan lebih seimbang dan membantu Mommils tetap bertenaga selama menjalani aktivitas sehari-hari.
6. Mendukung pembentukan tulang dan gigi janin
Kacang hijau mengandung sejumlah mineral, termasuk fosfor dan kalsium, yang dibutuhkan dalam pembentukan serta pemeliharaan tulang dan gigi. Fosfor juga bekerja bersama kalsium dalam mendukung struktur tulang dan berbagai fungsi sel tubuh. Meski begitu, kandungan kalsium dalam kacang hijau bukan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan. Mommils tetap perlu mendapatkan kalsium dari berbagai makanan, seperti susu dan produk olahannya, serta suplemen dan vitamin yang disarankan dokter dan bidan.
Cara mengonsumsi kacang hijau untuk ibu hamil
Agar manfaatnya optimal, ada beberapa cara mengolah kacang hijau yang bisa Mommils coba:
- Bubur kacang hijau tanpa gula berlebih, bisa ditambah santan rendah lemak.
- Sup kacang hijau dengan sayuran lain sebagai menu makan siang bergizi.
- Kacang hijau rebus sebagai camilan sehat pengganti makanan manis kemasan.
- Smoothie kacang hijau dicampur susu atau yogurt untuk variasi rasa.
Pastikan kacang hijau dimasak hingga benar-benar matang agar mudah dicerna dan aman dikonsumsi.
Tetap konsultasikan kebutuhan nutrisi selama kehamilan
Kacang hijau adalah pilihan makanan sehat yang kaya asam folat, zat besi, serat, dan mineral penting lainnya untuk mendukung kehamilan yang sehat. Mengonsumsinya secara rutin dengan porsi yang tepat dapat membantu mencegah anemia, melancarkan pencernaan, hingga mendukung tumbuh kembang si Kecil sejak dalam kandungan. Meski bermanfaat, konsumsi kacang hijau tetap perlu disesuaikan dengan porsi yang wajar. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan perut kembung pada sebagian orang. Jika Mommils memiliki riwayat gangguan pencernaan tertentu atau alergi kacang-kacangan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kandungan sebelum menjadikannya menu rutin. Agar kehamilan Mom & Dad berjalan lancar dan terpantau dengan baik, jangan lupa untuk rutin memeriksakan kandungan ke dokter spesialis Obgyn di KS Women and Children Clinic untuk mendapatkan pendampingan kehamilan yang menyeluruh, mulai dari konsultasi gizi hingga pemeriksaan USG oleh tenaga medis berpengalaman.
Sumber Referensi
Cleveland Clinic. Menopause: What It Is, Age, Stages, Signs & Side Effects. Cleveland Clinic.
Gleneagles Hospital Singapore. Menopause: Symptoms and Causes. Gleneagles Hospital Singapore.
Canadian Menopause Society. Menopause: Definition. Canadian Menopause Society.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Perubahan Hormonal pada Masa Menopause. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.









0 Comments