Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Bayi Sering Kaget Saat Tidur Apakah Normal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

bayi sering kaget saat tidur

 

Mom & Dad mungkin pernah melihat si Kecil sedang tidur dengan tenang, tetapi tiba-tiba tubuhnya tersentak, kedua tangan terbuka, atau wajahnya tampak seperti terkejut. Beberapa saat kemudian, si Kecil kembali tenang dan melanjutkan tidurnya seperti biasa. Bayi kaget saat tidur merupakan kondisi yang cukup sering terjadi, terutama pada bayi baru lahir hingga beberapa bulan pertama kehidupannya. Gerakan tiba-tiba ini terkadang membuat Mom & Dad khawatir, terlebih apabila terjadi berulang kali atau membuat si Kecil terbangun dari tidurnya.

Namun, bayi yang sering kaget saat tidur tidak selalu menandakan adanya masalah. Pada usia awal kehidupan, sistem saraf bayi masih berkembang sehingga tubuhnya dapat memberikan respons refleks terhadap suara, sentuhan, gerakan, atau perubahan posisi secara tiba-tiba. Meski begitu, penting bagi Mom & Dad untuk mengetahui apa yang menyebabkan bayi kaget saat tidur, kapan kondisi tersebut masih tergolong normal, serta apa yang dapat dilakukan agar tidur si Kecil lebih nyaman. Simak penjelasan lengkap mengenai penyebab bayi sering kaget saat tidur dan cara mengatasinya berikut ini.

Kenapa bayi sering kaget saat tidur?

Respons kaget pada bayi dapat muncul karena tubuhnya masih belajar menyesuaikan diri dengan berbagai rangsangan di sekitarnya. Pada masa awal kehidupan, sistem saraf dan kemampuan si Kecil dalam mengendalikan gerakan belum berkembang sepenuhnya. Oleh karena itu, rangsangan yang terasa biasa bagi orang dewasa dapat memicu gerakan refleks pada si Kecil saat sedang tidur.

Salah satu respons yang umum adalah refleks Moro, yaitu refleks alami ketika bayi merasa terkejut atau mengalami perubahan rangsangan secara tiba-tiba. Refleks ini dapat membuat si Kecil membuka kedua tangan, merentangkan kaki, atau menggerakkan tubuh sebelum kembali tenang. Selain refleks Moro, beberapa kondisi lain juga dapat membuat si Kecil lebih mudah kaget saat tidur, seperti:

Siklus tidur

Bayi memiliki pola tidur yang berbeda dengan orang dewasa. Salah satunya adalah tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase tidur ketika aktivitas otak tetap tinggi. Bayi menghabiskan lebih banyak waktu dalam fase ini dibandingkan orang dewasa. Saat berada dalam fase tidur REM, bayi dapat melakukan berbagai gerakan kecil, seperti kaki yang berkedut, tangan yang bergerak tiba-tiba, atau tubuh yang sesekali tersentak. Gerakan tersebut umumnya merupakan bagian normal dari aktivitas bayi selama tidur. Hal ini terjadi karena otak bayi masih berkembang dan terus memproses berbagai rangsangan serta pengalaman yang diterimanya. 

Perkembangan sistem saraf bayi

Pada beberapa bulan pertama kehidupan, sistem saraf bayi masih terus berkembang. Salah satunya adalah refleks Moro atau refleks terkejut. Refleks ini dapat muncul ketika bayi mendengar suara keras, mendapat sentuhan tiba-tiba, atau mengalami perubahan posisi tubuh, misalnya saat dipindahkan dari gendongan ke tempat tidur. Saat terjadi ketika tidur, bayi dapat tiba-tiba merentangkan tangan, menggerakkan kaki, atau membuat tubuhnya tersentak. Refleks Moro merupakan bagian normal dari perkembangan bayi dan biasanya akan berkurang seiring dengan semakin matangnya sistem saraf. Pada bayi yang lebih besar, gerakan kecil seperti kaki berkedut atau tangan bergerak saat tidur juga dapat terjadi karena tubuhnya masih belajar mengatur dan mengendalikan gerakan.

Aktivitas otak saat tidur

Saat tidur, otak bayi tetap aktif dan terus berkembang. Gerakan kecil seperti tubuh yang tersentak, tangan atau kaki yang bergerak, dapat berkaitan dengan proses otak dalam menerima dan mengolah berbagai rangsangan serta membentuk koordinasi antara otak dan gerakan tubuh.

Rasa tidak nyaman

Bayi juga dapat lebih banyak bergerak saat tidur ketika merasa kurang nyaman. Pada bayi baru lahir, kemampuan si Kecil untuk menenangkan diri masih berkembang. Oleh karena itu, si Kecil mungkin bergerak, mengubah posisi, atau memasukkan tangan ke mulut sebagai cara alami untuk menenangkan dirinya. Rasa tidak nyaman juga dapat dipicu oleh kondisi lingkungan, terutama suhu yang terlalu panas atau dingin. 

Kondisi medis

Gerakan atau kedutan saat tidur umumnya tidak berbahaya, tetapi dalam beberapa kondisi dapat berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu. Hal yang perlu diperhatikan adalah membedakan kedutan biasa dengan kejang, karena keduanya dapat terlihat mirip. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan gerakan tersentak saat tidur adalah gangguan gerakan tungkai periodik, yaitu gerakan berulang pada kaki atau anggota tubuh tertentu selama tidur. Mom & Dad sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter apabila gerakan tersebut terjadi sangat sering, tetap muncul setelah bayi terbangun, berlangsung dalam waktu lama, atau disertai tanda lain seperti perubahan kesadaran, kesulitan bernapas, atau tubuh menjadi kaku.

Cara mengatasi bayi yang sering kaget saat tidur

Meskipun refleks kaget merupakan bagian dari perkembangan si Kecil, Mom & Dad dapat mengatasinya dan  membuat waktu tidur bayi lebih nyaman. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • Ciptakan suasana yang tenang: Kurangi suara keras dan aktivitas yang terlalu ramai saat bayi mulai tidur.
  • Pindahkan bayi secara perlahan: Hindari gerakan mendadak saat meletakkan bayi dari gendongan ke tempat tidur.
  • Pastikan posisi tidur aman: Baringkan bayi telentang di permukaan yang nyaman, serta jauhkan bantal, selimut tebal, boneka, dan benda lain dari area tidur.
  • Penuhi kebutuhan si Kecil sebelum tidur seperti: Pastikan si Kecil sudah menyusu sesuai kebutuhan, popok dalam keadaan bersih nyaman, dan suhu ruangan tidak terlalu panas atau dingin.

Dengan beberapa langkah tersebut, Mom & Dad dapat membantu si Kecil tidur lebih nyaman dan mengurangi kemungkinan terbangun akibat gerakan kaget. Pada sebagian besar bayi, kondisi ini merupakan bagian dari perkembangan dan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, apabila si Kecil sering kaget saat tidur, gerakannya tampak tidak biasa, atau disertai keluhan lain, sebaiknya Mom & Dad tidak mengabaikannya. Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic untuk memastikan kondisi si Kecil dan mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya.

Sumber Referensi:
https://www.smartsleepcoach.com/es/blog/sleep-science/baby-twitching-in-sleep
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8355086/
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2290006/ 

Penulis

sribulogin

Tanggal

09/23/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

09/23/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Mengenal Contoh Karbohidrat Sederhana dan Sumbernya

Mengenal Contoh Karbohidrat Sederhana dan Sumbernya

  Tanpa disadari, karbohidrat hampir selalu hadir dalam menu yang kita konsumsi setiap hari. Bukan hanya nasi, zat gizi ini juga terdapat pada umbi-umbian, pasta, buah-buahan, serta berbagai makanan dan minuman yang mengandung gula. Karbohidrat yang dikonsumsi...

read more
Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares