Memberikan hidangan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tinggi kalori merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan energi Si Kecil, terutama ketika asupan energi yang dibutuhkan mulai meningkat seiring pertumbuhan dan aktivitasnya. Pemilihan bahan makanan yang tepat dapat membantu membuat setiap porsi MPASI lebih padat energi tanpa harus memberikan makanan dalam jumlah yang terlalu banyak. MPASI tinggi kalori bukan berarti hanya berfokus pada jumlah kalori. Makanan yang diberikan tetap perlu mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang sesuai agar kebutuhan nutrisi si Kecil tetap terpenuhi secara seimbang.
Baca juga: Kebutuhan Kalori dari MPASI pada Bayi Usia 6-23 Bulan dan Tips Memenuhinya
Bahan apa saja yang bisa ditambahkan ke MPASI agar tinggi kalori untuk bayi
Ada berbagai bahan makanan yang dapat Mom & Dad tambahkan ke dalam menu MPASI untuk meningkatkan kandungan kalorinya. Mulai dari sumber protein hewani hingga bahan yang kaya lemak sehat. Berikut 10 pilihan bahan makanan tinggi kalori yang bisa Mom & Dad gunakan untuk membuat menu MPASI lebih padat energi sekaligus tetap bergizi.
Lemak sehat
Lemak merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam MPASI karena padat nutrisi dan tinggi kalori. Menambahkan bahan yang mengandung lemak sehat ke dalam menu si Kecil dapat membantu meningkatkan kandungan energi makanan tanpa harus membuat porsi makan menjadi lebih banyak. Beberapa bahan sumber lemak sehat yang dapat digunakan dalam MPASI antara lain:
- Minyak zaitun atau minyak nabati, yang dapat ditambahkan ke dalam makanan setelah matang.
- Mentega tawar (unsalted butter), yang dapat dicampurkan ke bubur, nasi, atau menu MPASI lainnya.
- Santan, yang dapat digunakan sebagai bahan masakan atau kuah dan dimasak hingga matang. Misalnya olahan gulai ayam atau ikan yang disesuaikan dengan tekstur dan porsi makan si Kecil.
- Alpukat, yang dapat dihaluskan dan diberikan sebagai bagian dari menu MPASI atau dicampurkan dengan bahan makanan lainnya.
- Keju, yang dapat diparut atau dihaluskan lalu dicampurkan ke dalam makanan sesuai dengan tekstur yang dapat diterima Si Kecil.
Tujuan menambahkan lemak bukan untuk membuat makanan menjadi lebih tinggi kalori, tetapi untuk meningkatkan kepadatan energi dalam porsi yang sesuai. Oleh karena itu, gunakan dalam jumlah yang wajar dan tetap kombinasikan dengan sumber protein, karbohidrat, serta sayur dan buah agar MPASI tetap beragam dan bergizi seimbang.
Protein hewani
Protein hewani menjadi bagian penting dalam menu MPASI karena mengandung protein sekaligus berbagai zat gizi yang dibutuhkan si Kecil untuk tumbuh dan berkembang. Daging, ikan, dan telur juga merupakan sumber zat besi dan zinc yang penting untuk mendukung kebutuhan nutrisi bayi, terutama pada masa pertumbuhan yang semakin aktif. Beberapa sumber protein hewani yang dapat Mom & Dad pilih untuk menu MPASI tinggi kalori antara lain:
- Daging ayam
- Daging sapi
- Ikan, seperti salmon dan ikan kembung
- Telur
- Hati ayam
- Daging bebek
- Belut
Mom & Dad juga tidak perlu terpaku pada satu jenis protein hewani. Coba variasikan sumbernya dalam menu sehari-hari agar si Kecil mendapatkan beragam zat gizi dari makanan yang dikonsumsinya.
Kacang-kacangan dan biji-bijian sebagai sumber energi dan protein
Kacang-kacangan dan biji-bijian bisa menjadi tambahan yang baik dalam menu MPASI Si Kecil. Bahan makanan yang bisa ditambahkan pada menu MPASI agar lebih tinggi kalori seperti:
- kacang tanah
- kacang merah
- biji-bijian
- kacang hijau
Bahan makanan di atas mengandung protein, lemak, dan energi yang dapat membantu membuat MPASI lebih padat nutrisi. Selain itu, bahan-bahan ini juga dapat memberikan variasi rasa dan tekstur pada menu MPASI. Mom & Dad dapat mengolahnya terlebih dahulu hingga lunak, kemudian menghaluskan atau mencampurkannya ke dalam bubur, nasi tim, atau menu lainnya sesuai dengan kemampuan makan Si Kecil. WHO juga merekomendasikan kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan sebagai bagian dari makanan yang beragam untuk anak usia 6–23 bulan.
MPASI tinggi kalori bukan berarti harus banyak lemak
MPASI tinggi kalori tidak berarti si Kecil harus mendapatkan makanan yang tinggi lemak saja atau makan dalam porsi besar. Yang lebih penting adalah memilih bahan makanan yang dapat memberikan energi dan zat gizi sesuai kebutuhannya. Mom & Dad juga dapat meningkatkan kepadatan energi MPASI dengan menambahkan bahan tertentu dalam jumlah yang sesuai, tanpa perlu memaksakan si Kecil menghabiskan makanan melebihi kemampuannya.
Setiap bayi memiliki kebutuhan nutrisi dan pola pertumbuhan yang berbeda. Oleh karena itu, bila berat badan si Kecil sulit bertambah, nafsu makan terus menurun, atau Mom & Dad memiliki kekhawatiran mengenai tumbuh kembangnya, kebutuhan MPASI sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan perkiraan. Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan ahli gizi di KS Women and Children Clinic untuk mendapatkan rekomendasi menu dan kebutuhan nutrisi yang disesuaikan dengan usia, kondisi, serta pertumbuhan si Kecil. Dengan pendampingan yang tepat, pemberian MPASI dapat dilakukan dengan lebih terarah sekaligus membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi si Kecil.
Sumber Referensi
Boston Children’s Hospital. (2022). High-Calorie Eating: Family Education Sheet. Boston Children’s Hospital.
Sydney Children’s Hospitals Network. (2026). High Energy Eating (Infants 6–12 Months) Factsheet. Sydney Children’s Hospitals Network.
NHS. (2023). How to Help Your Child Gain Weight. National Health Service (NHS).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Ingin Si Kecil Tumbuh Optimal? Resep MPASI Lengkap Jawabannya!. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI.









0 Comments