Memperkenalkan MPASI pada si Kecil bukan hanya tentang mengenalkan berbagai rasa, tekstur, dan cara makan. Memasuki usia 6 bulan, kebutuhan energi dan zat gizi si Kecil mulai meningkat. Sehingga ASI saja tidak lagi cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhannya. Oleh karena itu, MPASI perlu diberikan untuk melengkapi kebutuhan energi dan zat gizi sesuai dengan usia serta tahap perkembangannya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan kalori dari MPASI pada bayi usia 6-23 bulan. Kebutuhan kalori dapat berbeda pada setiap kelompok usia. Sehingga porsi, frekuensi makan, dan jenis makanan yang diberikan juga perlu disesuaikan. Dengan memahami kebutuhan kalori dan cara memenuhinya melalui makanan bergizi seimbang, Mom & Dad dapat membantu memastikan asupan si Kecil tetap mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
Baca juga: Berapa Kebutuhan Kalori Harian Anak yang Ideal? Simak Panduan Lengkapnya!
Berapa kebutuhan kalori MPASI bayi dalam sehari?
Kebutuhan kalori dari MPASI pada bayi usia 6-23 bulan berbeda sesuai dengan tahap usianya. Semakin bertambah usia, kebutuhan energi si Kecil juga meningkat. Berikut rincian kebutuhan kalori MPASI yang dapat menjadi panduan bagi Mom & Dad:
Usia 6-8 bulan: 200 kkal per hari
Di tahap awal ini, si Kecil membutuhkan sekitar 200 kkal per hari dari MPASI. Tekstur MPASI diberikan mulai dari bubur kental atau makanan lumat. Frekuensinya 2-3 kali sehari dengan tambahan 1-2 kali makanan selingan bila diperlukan. Mom & Dad bisa mulai dengan porsi kecil sekitar 2-3 sendok makan setiap kali makan, lalu ditingkatkan bertahap hingga mencapai 1/2 mangkok berukuran 250 ml (setara 125 ml).
Usia 9-11 bulan: 300 kkal per hari
Memasuki usia 9-11 bulan, kebutuhan kalori meningkat menjadi 300 kkal per hari. Tekstur makanan juga berubah menjadi lebih kasar, yaitu dicincang halus atau makanan yang dapat dipegang langsung oleh bayi (finger food). Frekuensi makan pada tahap ini adalah 3-4 kali sehari, ditambah 1-2 kali makanan selingan. Porsi untuk sekali makan berkisar antara 1/2 hingga 3/4 mangkok berukuran 250 ml, atau sekitar 125-200 ml per saji.
Usia 12-23 Bulan: 550 kkal per Hari
Pada rentang usia ini, kebutuhan kalori MPASI meningkat cukup signifikan menjadi 550 kkal per hari. Si Kecil sudah bisa mengonsumsi menu makanan keluarga dengan tekstur yang lebih mendekati makanan orang dewasa. Meski tetap perlu disesuaikan dari segi kelembutan dan ukuran potongannya. Frekuensi makan tetap 3-4 kali sehari dengan 1-2 kali makanan selingan, namun porsinya bertambah menjadi 3/4 hingga 1 mangkok penuh berukuran 250 ml.
Jika si Kecil tidak mendapat ASI (usia 6-23 bulan)
Bagi si Kecil yang tidak mendapatkan ASI dan mengonsumsi susu formula, kebutuhan energi tetap perlu dipenuhi melalui kombinasi susu dan MPASI. Porsi serta frekuensi MPASI dapat disesuaikan dengan kelompok usia, sementara jumlah susu formula disesuaikan dengan porsi yang biasa diminum si Kecil dalam sehari. Mom & Dad juga perlu memperhatikan kebutuhan cairan si Kecil. Selain susu formula, air putih dapat mulai diberikan sesuai usia dan kebutuhan, terutama setelah makan. Hindari menjadikan susu sebagai pengganti MPASI, karena si Kecil tetap membutuhkan beragam makanan untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi yang tidak cukup diperoleh dari susu saja.
Tips memastikan kalori MPASI terpenuhi
Memenuhi kebutuhan kalori MPASI si Kecil bukan berarti Mom & Dad harus menghitung setiap kalori dari makanan yang dikonsumsi. Yang lebih penting adalah memastikan MPASI diberikan dalam jumlah dan frekuensi yang sesuai usia, dengan pilihan makanan yang beragam dan kaya zat gizi. Beberapa hal berikut dapat membantu Mom & Dad memenuhi kebutuhan energi si Kecil setiap hari:
- Sesuaikan porsi secara bertahap, jangan memaksakan jumlah besar di awal pemberian MPASI.
- Variasikan sumber karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar densitas kalori dalam setiap suapan lebih optimal.
- Perhatikan tanda lapar dan kenyang si Kecil sebagai panduan tambahan selain patokan porsi.
- Konsultasikan pertumbuhan berat badan secara berkala untuk memastikan asupan kalori sudah sesuai kebutuhan.
Tips tersebut dapat membantu Mom & Dad memenuhi kebutuhan kalori si Kecil melalui MPASI tanpa harus terlalu fokus pada hitungan kalori setiap hari. Selain pemberian MPASI yang optimal, pemantauan berat badan dan tumbuh kembang secara berkala juga penting untuk mengetahui apakah asupan yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhannya.
Konsultasikan kebutuhan gizi si Kecil dengan ahlinya
Setiap anak memiliki kebutuhan energi dan zat gizi yang dapat berbeda, sehingga menu dan porsi MPASI juga perlu disesuaikan dengan kondisi serta tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan ahli gizi di KS Women and Children Clinic untuk mendapatkan panduan mengenai kebutuhan kalori, pemilihan bahan makanan, hingga penyusunan menu MPASI yang sesuai untuk si Kecil.









0 Comments