Saat hamil, Mommils tetap bisa mendapatkan vaksin untuk membantu membangun sistem imun dan melindungi tubuh dari berbagai infeksi. Salah satu vaksin yang dapat diberikan saat hamil adalah vaksin Tdap. Selain untuk membangun kekebalan tubuh, vaksin Tdap pada ibu hamil juga memiliki manfaat lainnya. Oleh karena itu, penting bagi Mommils untuk mengetahui apa itu vaksin Tdap, manfaatnya selama kehamilan, serta kapan waktu yang tepat untuk mendapatkannya.
Baca juga: Jenis Vaksin HPV Terbaik: Perbedaan, Manfaat, dan Cara Memilihnya
Apa itu vaksin Tdap?
Tdap merupakan singkatan dari tetanus, diphtheria, and acellular pertussis. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit, yaitu:
- Tetanus merupakan infeksi yang dapat terjadi ketika bakteri penyebab tetanus masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit. Infeksi ini dapat menyebabkan otot kaku dan kejang, termasuk otot yang berperan dalam pernapasan.
- Difteri merupakan infeksi yang dapat menyebabkan terbentuknya lapisan tebal di tenggorokan sehingga mengganggu jalan napas. Kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan komplikasi serius pada organ tubuh lainnya.
- Pertusis atau batuk rejan merupakan infeksi yang sangat mudah menular dan ditandai dengan batuk yang parah serta berlangsung cukup lama.
Ketiga penyakit tersebut memiliki tingkat keparahan dan komplikasi yang berbeda, tetapi semuanya dapat dicegah melalui vaksinasi. Pada ibu hamil, vaksin Tdap tidak hanya ditujukan untuk membantu memberikan perlindungan kepada Mommils, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk memberikan perlindungan awal untuk janin melalui antibodi yang diteruskan selama kehamilan.
Mengapa vaksin Tdap penting untuk ibu hamil?
Ibu hamil dianjurkan mendapatkan vaksin Tdap pada setiap kehamilan. Vaksin ini membantu tubuh membentuk antibodi untuk melindungi Mommils dari infeksi akibat tetanus, difteri dan pertusis. Antibodi tersebut juga dapat diteruskan kepada janin selama kehamilan, sehingga memberikan perlindungan bagi si Kecil setelah lahir, terutama sebelum ia mendapatkan vaksinasi. Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pemberian vaksin Tdap pada ibu hamil, antara lain:
1. Mencegah infeksi pertusis
Vaksin Tdap membantu membentuk perlindungan terhadap infeksi pertusis sehingga dapat menurunkan risiko ibu hamil mengalami penyakit tersebut. Perlindungan bagi ibu hamil sangat penting karena dapat menjadi salah satu orang yang melakukan kontak paling dekat dengan bayi setelah lahir.
2. Membantu memberikan perlindungan kepada bayi
Setelah mendapatkan vaksin Tdap, tubuh Mommils akan membentuk antibodi untuk melawan tetanus, difteri, dan pertusis atau batuk rejan. Selama kehamilan, antibodi tersebut dapat diteruskan ke janin melalui plasenta sehingga si Kecil sudah mendapatkan perlindungan sejak sebelum lahir. Perlindungan dari antibodi ini bersifat sementara, tetapi sangat berarti pada hari-hari pertama kehidupan si Kecil. Antibodi tersebut dapat membantu melindungi si Kecil dari batuk rejan dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi serius akibat infeksi tersebut, terutama sebelum ia mendapatkan imunisasi sesuai jadwalnya.
3. Memberikan perlindungan sebelum si Kecil mendapatkan vaksinasi
Pada awal kehidupannya, si Kecil masih belum mendapatkan semua vaksin yang dibutuhkan sehingga perlindungan dari ibu selama kehamilan menjadi salah satu hal yang penting. Vaksin Tdap yang diberikan saat hamil membantu tubuh ibu membentuk antibodi untuk melawan tetanus, difteri, dan pertusis. Antibodi yang terbentuk dalam tubuh ibu dapat diteruskan kepada janin melalui plasenta. Dengan begitu, si Kecil sudah memiliki perlindungan dari antibodi ibu sejak sebelum lahir dan pada hari-hari pertamanya setelah dilahirkan. Perlindungan ini dapat membantu mengurangi risiko terkena pertusis, terutama sebelum si Kecil mendapatkan imunisasi sesuai jadwalnya.
4. Sudah teruji klinis, aman dan efektif
Keamanan dan efektivitas vaksin Tdap selama kehamilan telah diteliti dalam berbagai penelitian. Salah satu evaluasi CDC menunjukkan bahwa pemberian vaksin Tdap pada trimester ketiga kehamilan dapat mencegah lebih dari 3 dari 4 kasus batuk rejan pada bayi berusia kurang dari 2 bulan. Penelitian CDC lainnya juga menunjukkan bahwa kasus batuk rejan pada bayi mengalami penurunan sejak vaksin Tdap mulai direkomendasikan selama kehamilan. Berbagai temuan tersebut mendukung penggunaan vaksin Tdap selama kehamilan sebagai salah satu cara untuk membantu melindungi ibu dan bayi dari batuk rejan.
5. Melindungi bayi dari komplikasi serius
Batuk rejan dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada bayi, terutama pada usia yang masih sangat kecil. Namun, risiko tersebut dapat lebih rendah pada bayi yang ibunya mendapatkan vaksin Tdap selama kehamilan. Penelitian yang dilakukan di California juga melihat kondisi bayi yang dirawat di rumah sakit akibat batuk rejan. Hasilnya menunjukkan bahwa bayi yang ibunya mendapatkan vaksin Tdap selama kehamilan:
- lebih kecil kemungkinannya membutuhkan perawatan di rumah sakit atau unit perawatan intensif (ICU);
- cenderung menjalani perawatan di rumah sakit dalam waktu yang lebih singkat.
Hal ini menunjukkan bahwa vaksin Tdap selama kehamilan tidak hanya membantu menurunkan risiko bayi terkena batuk rejan, tetapi juga dapat membantu mengurangi keparahan infeksi apabila bayi tetap mengalami batuk rejan.
Kapan vaksin Tdap diberikan saat hamil?
Waktu yang direkomendasikan untuk vaksin Tdap untuk ibu hamil adalah pada usia kehamilan 27–36 minggu, terutama pada bagian awal periode tersebut. Vaksin dianjurkan diberikan pada setiap kehamilan, meskipun Mommils sudah pernah mendapatkan vaksin Tdap pada kehamilan sebelumnya. Pemberian pada periode tersebut bertujuan memberikan waktu bagi tubuh untuk membentuk antibodi sekaligus memungkinkan transfer antibodi ke janin sebelum persalinan.
Konsultasikan vaksinasi selama kehamilan dengan dokter
Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, Mommils dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai waktu pemberian vaksin Tdap, riwayat vaksinasi, kondisi kesehatan, serta vaksin lain yang mungkin dibutuhkan selama kehamilan. Dokter juga dapat membantu menentukan waktu vaksinasi yang sesuai agar Mommils dan si Kecil mendapatkan manfaat perlindungan secara optimal. Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai vaksin Tdap dan vaksinasi selama kehamilan, Mommils dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis Obgyn di KS Women and Children Clinic. Dengan konsultasi langsung, Mommils bisa mendapatkan rekomendasi vaksinasi yang disesuaikan dengan kondisi dan usia kehamilan.
Sumber Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Tdap Vaccination for Pregnant Women. 2025.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). PMC3653651.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Why Should I Get Tdap During Pregnancy?









0 Comments