Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Berapa Pertambahan Lingkar Kepala Anak yang Normal? Ini Panduan Sesuai Usia

pertambahan lingkar kepala anak

 

Selain berat badan dan tinggi badan si Kecil, mengukur lingkar kepala anak menjadi salah satu cara untuk memantau pertumbuhan, terutama pada masa bayi dan balita. Pengukuran lingkar kepala tidak hanya melihat besar kecilnya ukuran kepala, tetapi juga membantu memantau pertambahannya sesuai usia. Pertambahan lingkar kepala berlangsung paling cepat pada beberapa bulan pertama kehidupan, kemudian secara bertahap melambat seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, ukuran lingkar kepala anak perlu dinilai berdasarkan usia dan jenis kelamin serta dilihat perkembangannya dari waktu ke waktu. Berapa pertambahan lingkar kepala anak yang sesuai pada setiap tahap usia?

Baca juga: Berapa Kenaikan Berat Badan Anak yang Normal Sesuai Usia? Ini Panduan Lengkapnya!

Pertambahan lingkar kepala anak sesuai usia

Setiap anak dapat memiliki ukuran lingkar kepala yang berbeda. Namun, pertambahannya dapat dipantau berdasarkan kelompok usia. Mengacu pada data pertumbuhan dari Nelson (2017), kecepatan pertambahan lingkar kepala anak dapat berbeda pada setiap tahap usia. Berikut gambaran pertambahan lingkar kepala anak:

Usia Pertambahan lingkar kepala
0–3 bulan 2 cm/bulan
3–6 bulan 1 cm/bulan
6–9 bulan 0,5 cm/bulan
9–12 bulan 0,5 cm/bulan
1–3 tahun 0,25 cm/bulan
4–6 tahun 1 cm/tahun

Sumber: Nelson, 2017

Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan lingkar kepala berlangsung paling cepat pada usia 0–3 bulan, yaitu sekitar 2 cm setiap bulan. Setelah memasuki usia 3–6 bulan, pertambahannya menjadi sekitar 1 cm per bulan. Memasuki usia berikutnya, pertumbuhan lingkar kepala semakin melambat. Pada usia 6–12 bulan, pertambahannya sekitar 0,5 cm per bulan. Sementara itu, pada usia 1–3 tahun, pertambahan lingkar kepala sekitar 0,25 cm per bulan.

Mengapa pertambahan lingkar kepala semakin melambat?

Pertambahan lingkar kepala yang semakin lambat seiring bertambahnya usia merupakan pola pertumbuhan yang umum terjadi. Pada masa bayi, pertumbuhan otak berlangsung sangat pesat sehingga lingkar kepala juga mengalami peningkatan lebih cepat. Setelah melewati tahun pertama kehidupan, laju pertumbuhan otak secara bertahap melambat. Hal ini membuat pertambahan lingkar kepala juga tidak secepat saat si Kecil masih bayi. Oleh karena itu, Mom & Dad tidak perlu mengharapkan pertambahan lingkar kepala dalam jumlah yang sama setiap bulan. Kecepatan pertumbuhan memang berubah sesuai dengan usia anak.

Lingkar kepala anak 0–3 bulan bertambah paling cepat

Pada usia 0–3 bulan, pertambahan lingkar kepala anak sekitar 2 cm per bulan. Periode ini menjadi salah satu fase dengan pertumbuhan kepala yang paling cepat. Karena pertumbuhan berlangsung pesat, pengukuran lingkar kepala dapat menjadi bagian dari pemeriksaan rutin bayi. Hasil pengukuran dari setiap kunjungan juga dapat dicatat untuk melihat pola pertumbuhannya.

Usia 3–12 bulan, pertumbuhan mulai melambat

Memasuki usia 3–6 bulan, pertambahan lingkar kepala menjadi sekitar 1 cm per bulan. Setelah usia 6 bulan, pertumbuhannya kembali melambat menjadi sekitar 0,5 cm per bulan. Pola tersebut berlanjut hingga usia 9–12 bulan. Dengan demikian, pertambahan lingkar kepala pada paruh kedua tahun pertama kehidupan memang tidak sebesar pada beberapa bulan pertama. Hal ini menunjukkan bahwa saat menilai lingkar kepala anak, usia perlu selalu diperhatikan. Membandingkan pertambahan lingkar kepala bayi usia 1 bulan dengan anak usia 10 bulan tanpa mempertimbangkan tahap pertumbuhannya tentu tidak tepat.

Pertambahan lingkar kepala anak usia 1–3 tahun

Setelah memasuki usia 1 tahun, pertumbuhan lingkar kepala si Kecil semakin melambat. Data menunjukkan pertambahannya sekitar 0,25 cm per bulan selama usia 1–3 tahun. Pada tahap ini, Mom & Dad tetap perlu memantau pertumbuhan si Kecil secara berkala. Pengukuran tidak hanya dilakukan untuk melihat apakah lingkar kepala bertambah, tetapi juga untuk mengetahui pola pertumbuhannya dari waktu ke waktu. Termasuk pada lingkar kepala anak 2 tahun, pertambahannya sudah jauh lebih lambat dibandingkan saat bayi. Oleh karena itu, ukuran lingkar kepala pada usia ini sebaiknya dinilai berdasarkan kurva pertumbuhan yang sesuai dengan usia dan jenis kelamin anak, bukan hanya berdasarkan pertambahan dalam satu bulan.

Setelah usia 4 tahun, pertumbuhan semakin lambat

Pada usia 4–6 tahun, pertambahan lingkar kepala semakin sedikit, yaitu sekitar 1 cm per tahun. Hal ini berbeda jauh dibandingkan masa bayi yang dapat mengalami pertambahan hingga beberapa sentimeter dalam beberapa bulan. Semakin bertambah usia, pertumbuhan kepala memang berlangsung lebih lambat. Namun, pemantauan pertumbuhan tetap penting sebagai bagian dari pemeriksaan tumbuh kembang anak.

Pantau pertambahan lingkar kepala, bukan hanya ukurannya

Lingkar kepala anak perlu dilihat sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan secara menyeluruh. Pertambahan lingkar kepala sesuai usia dapat memberikan gambaran mengenai pola pertumbuhan Si Kecil dari waktu ke waktu. Mom & Dad juga perlu memahami bahwa angka pertambahan di atas merupakan gambaran berdasarkan kelompok usia. Penilaian kondisi setiap anak tetap perlu mempertimbangkan hasil pengukuran lingkar kepala, kurva pertumbuhan, serta pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Oleh karena itu, pengukuran lingkar kepala sebaiknya dilakukan secara berkala oleh tenaga kesehatan agar hasilnya dapat dicatat dan diplot pada kurva pertumbuhan yang sesuai. Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di KS Women and Children Clinic untuk membantu memantau pertumbuhan lingkar kepala sekaligus tumbuh kembang si Kecil secara menyeluruh.

Sumber referensi: https://www.scribd.com/document/575127512/BUKU-PEDOMAN-SDIDTK-revisi-28032022-3

Penulis

sribulogin

Tanggal

09/11/2026

Penulis

sribulogin

Tanggal

09/11/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares