Dapatkan Panduan Lengkap Seputar Kehamilan

Mulai Dari Sebelum Hamil, Saat Hamil & Sesudah Melahirkan

Kapan Harus Kontrol Nifas? Ini Jadwal Pemeriksaan Setelah Melahirkan yang Perlu Mom Ketahui

https://kehamilansehat.com/id/10-larangan-masa-nifas-yang-sebaiknya-mom-hindari-setelah-melahirkan/

 

Setelah melahirkan, perhatian Mom tentu lebih banyak tertuju pada kebutuhan si Kecil. Padahal, kondisi kesehatan Mom selama masa nifas juga perlu mendapatkan perhatian dan pemantauan secara rutin. Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah menjalani kontrol nifas sesuai jadwal yang dianjurkan. Kontrol nifas bertujuan untuk memantau proses pemulihan tubuh setelah persalinan, mulai dari kondisi luka persalinan, perdarahan, hingga kesehatan fisik dan emosional Mom. Lalu, kapan harus kontrol nifas dan berapa kali pemeriksaan setelah melahirkan perlu dilakukan? Simak jadwal dan hal-hal yang perlu diperhatikan berikut ini.

Baca juga: 10 Larangan Masa Nifas yang Sebaiknya Mom Hindari Setelah Melahirkan

Apa itu kontrol nifas?

Kontrol nifas adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan setelah Mom melahirkan untuk memastikan proses pemulihan berlangsung dengan baik. Pemeriksaan ini tidak hanya berfokus pada kondisi rahim dan luka persalinan, tetapi juga mencakup:

  • pemeriksaan tekanan darah
  • perdarahan
  • kondisi payudara
  • proses menyusui
  • hingga kesehatan mental setelah melahirkan.

Masa nifas umumnya berlangsung sekitar 6 minggu atau sekitar 42 hari setelah persalinan. Namun, kebutuhan pemeriksaan dapat berbeda pada setiap Mom, terutama setelah persalinan normal maupun operasi caesar atau ketika terdapat kondisi tertentu selama kehamilan dan persalinan.

Kapan harus kontrol nifas?

Pemeriksaan nifas dilakukan secara bertahap selama masa setelah melahirkan. Dalam pelayanan kesehatan ibu nifas, Kementerian Kesehatan RI menganjurkan pemeriksaan pada beberapa periode berikut:

  1. 6 jam hingga 2 hari setelah melahirkan
    Pemeriksaan pertama dilakukan pada periode awal setelah persalinan. Dokter dan bidan akan memantau kondisi umum Mom, termasuk tanda-tanda perdarahan, kontraksi rahim, tekanan darah, suhu tubuh, serta kondisi luka persalinan.
    Pada tahap ini, Mom juga dapat berkonsultasi mengenai teknik menyusui, perawatan payudara, nutrisi, dan cara merawat diri selama masa pemulihan.
  2. Hari ke-3 hingga ke-7 setelah melahirkan
    Kontrol nifas berikutnya bertujuan memastikan proses pemulihan tetap berjalan dengan baik. Pemeriksaan dapat mencakup kondisi rahim, perdarahan atau lokia, luka jahitan, kondisi payudara, produksi ASI serta keluhan yang dirasakan Mom.
    Periode ini juga penting untuk mengetahui apakah terdapat tanda infeksi atau masalah lain yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
  3. Hari ke-8 hingga ke-28 setelah melahirkan
    Pada kunjungan ini, tenaga kesehatan kembali mengevaluasi kondisi fisik Mom. Selain itu, kondisi psikologis juga perlu diperhatikan karena perubahan hormon, kurang tidur, kelelahan, dan proses adaptasi menjadi orang tua dapat mempengaruhi suasana hati.
  4. Hari ke-29 hingga ke-42 setelah melahirkan
    Pemeriksaan pada periode akhir masa nifas dilakukan untuk melihat perkembangan pemulihan Mom secara keseluruhan. Pada tahap ini, Mom dapat mendiskusikan berbagai hal, seperti keluhan setelah persalinan, menyusui, aktivitas fisik, hubungan seksual, hingga pilihan kontrasepsi setelah melahirkan.

Apa saja yang diperiksa saat kontrol nifas?

Saat kontrol nifas, pemeriksaan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Mom. Beberapa hal yang dapat dievaluasi meliputi:

  • Kondisi rahim dan perdarahan, termasuk jumlah serta perubahan lokia.
  • Luka persalinan, baik luka jahitan akibat persalinan normal maupun luka operasi caesar.
  • Tekanan darah dan kondisi umum, terutama pada Mom yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi selama kehamilan.
  • Kondisi payudara dan proses menyusui, termasuk keluhan seperti puting lecet atau payudara terasa nyeri.
  • Kesehatan mental, untuk mengetahui adanya tanda-tanda baby blues, depresi pascapersalinan, atau gangguan emosional lainnya.
  • Kontrasepsi, untuk membantu Mom dan pasangan menentukan pilihan KB yang sesuai setelah melahirkan.

Jangan menunggu jadwal kontrol bila ada keluhan

Walaupun sudah memiliki jadwal kontrol nifas, Mom perlu segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang tidak biasa. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain: 

  • perdarahan banyak atau semakin deras
  • demam
  • nyeri hebat
  • luka persalinan bernanah atau semakin nyeri
  • sakit kepala berat
  • gangguan penglihatan
  • sesak napas
  • nyeri dada
  • merasa sangat sedih dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri maupun si Kecil.

Kalau Mom mengalami salah satu kondisi di atas, segera periksakan diri ke dokter agar keluhan bisa ditangani dengan tepat dan tidak semakin parah.

Pentingnya kontrol nifas untuk kesehatan Mom

Kontrol setelah melahirkan bukan hanya pemeriksaan luka persalinan. Pemeriksaan nifas membantu dokter dan bidan memastikan tubuh Mom pulih dengan baik sekaligus memberikan dukungan selama masa adaptasi menjadi ibu. Oleh karena itu, jangan melewatkan jadwal kontrol nifas meskipun Mom merasa sudah sehat. Setiap keluhan yang muncul juga sebaiknya disampaikan kepada dokter agar dapat dievaluasi dan ditangani sesuai kondisi. Mom dapat melakukan konsultasi dengan dokter untuk memantau proses pemulihan setelah melahirkan serta mendapatkan arahan mengenai menyusui, kontrasepsi, dan kesehatan setelah persalinan di KS Women and Children Clinic. Rutin melakukan pemeriksaan membantu Mom tetap sehat dan lebih siap mendampingi tumbuh kembang si Kecil.

 

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

08/19/2026

Kategori

Penulis

sribulogin

Tanggal

08/19/2026

0 Comments

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Bermanfaat Lainnya

Shares
Share This

Share This

Share this post with your friends!

Shares