Memperhatikan asupan makanan tidak hanya soal berapa banyak kalori yang dikonsumsi setiap hari. Komposisi nutrisi dalam makanan juga penting, terutama ketika ingin menjaga pola makan yang lebih seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Salah satu hal yang perlu dipahami adalah makronutrien, yaitu nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah cukup besar setiap harinya.
Makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak yang masing-masing memiliki fungsi berbeda bagi tubuh. Memahami apa itu makronutrien dapat membantu Mom & Dad menentukan pilihan makanan sehari-hari agar asupan nutrisi tidak hanya cukup, tetapi juga lebih seimbang. Lantas, apa saja jenis makronutrien, apa manfaatnya, dan dari makanan apa saja bisa mendapatkannya?
Baca juga: Jenis Karbohidrat Kompleks dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Apa itu makronutrien?
Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah cukup besar untuk mendukung berbagai fungsi penting, mulai dari menyediakan energi hingga membantu menjaga dan membangun jaringan tubuh. Makronutrien sebagai nutrisi utama yang ditemukan dalam makanan dan terdiri dari tiga jenis utama, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.
Asupan makronutrien umumnya dihitung dalam satuan gram. Memahami jumlah dan jenis makronutrien dalam makanan dapat membantu Mom & Dad lebih memperhatikan keseimbangan pola makan, terutama ketika ingin memastikan kebutuhan protein, karbohidrat, dan lemak terpenuhi sesuai kebutuhan. Cara ini dapat membantu seseorang memahami komposisi makanan yang dikonsumsi dan membuat pilihan makanan yang lebih beragam serta seimbang.
Jenis-Jenis Makronutrien
Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, tubuh membutuhkan makronutrien dari berbagai jenis makanan. Setiap jenisnya memiliki peran dan sumber yang berbeda, sehingga penting untuk mengenalinya agar lebih mudah memperhatikan komposisi makanan yang dikonsumsi.
1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh. Setelah dikonsumsi, karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang kemudian dapat digunakan sebagai energi untuk menjalankan berbagai aktivitas. Contoh makanan yang mengandung makronutrien karbohidrat cukup beragam dan mudah ditemukan dalam menu sehari-hari, seperti:
- Nasi dan beras merah
- Kentang dan ubi
- Jagung
- Roti dan pasta
- Oat
- Buah-buahan
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
Pilihan makanan tersebut dapat menjadi bagian dari asupan karbohidrat sehari-hari. Namun, kebutuhan setiap orang dapat berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikan jumlah dan jenis karbohidrat dengan kebutuhan tubuh serta pola makan secara keseluruhan.
2. Protein
Protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot dan organ. Selain itu, protein juga dibutuhkan dalam pembentukan hormon, enzim, serta berbagai zat penting lainnya di dalam tubuh. Protein dapat diperoleh dari berbagai makanan, baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan. Beberapa sumber protein yang dapat dikonsumsi sehari-hari antara lain:
- Telur
- Ikan
- Daging ayam dan sapi
- Susu dan produk olahannya
- Tahu dan tempe
- Kacang-kacangan
Beragam sumber protein tersebut dapat dikombinasikan dalam menu sehari-hari untuk membantu memenuhi kebutuhan protein sekaligus melengkapi asupan makronutrien lainnya.
3. Lemak
Lemak merupakan salah satu makronutrien yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Selain itu, lemak membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak, yaitu vitamin A, D, E, dan K, serta menjadi bagian penting dari struktur sel tubuh. Lemak dapat diperoleh dari berbagai makanan, baik dari sumber nabati maupun hewani. Beberapa contoh makanan yang mengandung lemak antara lain:
- Alpukat
- Kacang-kacangan dan biji-bijian
- Ikan berlemak
- Minyak nabati
- Telur
- Mentega dan keju
Tidak semua jenis lemak memiliki karakteristik yang sama. Lemak tidak jenuh yang banyak ditemukan pada ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Sementara itu, asupan lemak jenuh sebaiknya tetap diperhatikan agar tidak berlebihan.
Apa manfaat makronutrien bagi tubuh?
Makronutrien memiliki fungsi yang saling melengkapi. Karbohidrat terutama berperan sebagai sumber energi, protein mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan, sedangkan lemak membantu menyediakan energi sekaligus mendukung fungsi sel dan penyerapan vitamin tertentu. Jika dikonsumsi dalam jumlah dan jenis yang sesuai, makronutrien dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian sekaligus mendukung berbagai proses tubuh.
Bagaimana memenuhi kebutuhan makronutrien?
Memenuhi kebutuhan makronutrien bukan berarti harus menghitung setiap gram karbohidrat, protein, dan lemak yang dikonsumsi. Hal yang lebih penting adalah memahami peran masing-masing nutrisi dan memilih sumber makanan yang beragam agar asupan sehari-hari tetap seimbang.
Kebutuhan makronutrien setiap orang juga dapat berbeda, karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, berat badan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, serta kebutuhan tubuh pada kondisi tertentu. Karena itu, tidak ada satu komposisi makanan yang dapat diterapkan untuk semua orang. Pola makan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dengan tetap mengkombinasikan sumber karbohidrat, protein, dan lemak, serta melengkapinya dengan sayur dan buah.
Bagi Mom & Dad yang ingin memastikan kebutuhan nutrisi keluarga terpenuhi dengan baik, konsultasi dengan ahli gizi dapat membantu menentukan pola makan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh. Mom & Dad dapat berkonsultasi dengan ahli gizi di KS Women and Children Clinic untuk mendapatkan arahan terkait kebutuhan nutrisi yang optimal untuk keluarga.
Sumber Referensi:
Cleveland Clinic. What Are Macronutrients and Micronutrients?
Scripps Health. What Are Macronutrients? Why Balance Matters in Your Diet.
Summa Health. What are Macros?









0 Comments